Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TANTANGAN DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA SIFILIS MATERNAL DENGAN KOMPLIKASI MIKROSEFALI, OLIGOHIDRAMNION, & ANCAMAN PERSALINAN PREMATUR Pratama, Muhammad Difa; Anggoro, Ardian Suryo; Septina, Selly; Rafiyandi, Rafiyandi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51651

Abstract

Sifilis maternal merupakan masalah kesehatan global dengan jutaan kasus baru setiap tahun. Diagnosis sering terkendala oleh gejala yang tidak khas serta keterlambatan penatalaksanaan akibat keterbatasan benzathine penicillin. Penelitian ini merupakan laporan kasus deskriptif pada seorang pasien hamil dengan sifilis yang dirawat di salah satu RSUD Jakarta Timur. Data diperoleh melalui telaah rekam medis, wawancara, serta hasil pemeriksaan laboratorium dan ultrasonografi. Perempuan berusia 39 tahun, G3P2A0, hamil 28 minggu, memiliki riwayat obstetri buruk dan didiagnosis sifilis berdasarkan hasil VDRL dan TPHA reaktif. Pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan oligohidramnion dan dugaan mikrosefali. Terapi tidak segera diberikan karena stok benzathine penicillin tidak tersedia, sehingga terjadi persalinan prematur dengan bayi menunjukkan tanda sifilis kongenital dan meninggal dalam 24 jam pertama. Keterlambatan diagnosis dan pengobatan sifilis maternal dapat menimbulkan komplikasi serius pada kehamilan. Skrining antenatal yang rutin, edukasi pasangan, serta ketersediaan terapi yang merata menjadi langkah penting dalam pencegahan sifilis kongenital.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP PERAN PERAWAT DALAM KOMUNIKASI ETIK PROFESI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BRANDING RUMAH SAKIT BUNDA Septina, Selly; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.3.2025.302-310

Abstract

This study aims to analyze the influence of transformational leadership on nurses' roles in professional ethical communication and its implications for hospital branding at Bunda Margonda General Hospital, Depok. A mixed methods approach was applied, combining quantitative surveys using MLQ, NELQ, and Aaker & Keller's brand equity scales, and qualitative semi-structured interviews with head nurses, staff nurses, marketing managers, and returning patients. A total of 114 staff nurses were included using total sampling. Path analysis revealed that transformational leadership significantly affects nurses’ ethical communication (β = 0.278; p = 0.003), and ethical communication significantly impacts hospital branding (β = 0.424; p = 0.000). However, transformational leadership does not directly influence branding (p > 0.05), but rather through the mediating role of ethical communication. Qualitative triangulation supports this finding, highlighting that the leadership of head nurses in cultivating ethical culture greatly influences hospital image. The study recommends routine training in transformational leadership and ethical communication for nurses as a strategy to improve service quality and institutional image.
Distribusi Faktor Risiko Kejadian Abortus Pada Ibu Hamil di RS YARSI Tahun 2023 Anggraini, Wiwik; Arif, Ahmad; Septina, Selly
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i6.4970

Abstract

Abortus merupakan salah satu masalah kesehatan global yang signifikan, dengan 20 juta kasus terjadi setiap tahun, menyebabkan sekitar 70.000 kematian ibu. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa angka kematian ibu (AKI) Indonesia pada tahun 2017 mencapai 177 kematian per 100.000 kelahiran hidup, meskipun ada penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus, seperti kelainan kromosom pada janin, usia ibu, riwayat abortus sebelumnya, infeksi, serta penyakit kronis pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor risiko yang mempengaruhi kejadian abortus pada ibu hamil di Rumah Sakit Yarsi pada tahun 2023, guna membantu pencegahan dan penanganan abortus serta menurunkan angka kematian ibu di Indonesia. jenis penelitian adalah observasi analitik dengan desain pendekatan cross sectional, subjek penelitian adalah ibu hamil dengan sampel 105 orang dari total populasi 1847 orang. Teknik pengambilan sampel teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan pengecekan dokumen berupa rekam medik. Analisis data dilakukan 3 tahap, analisis univariat, bivariate dan multivariate. Hasil penelitian didapatkan 69 orang (65,7%) yang mengalami abortus, umur yang berisiko 60 orang (57,1%), dan 60 orang (57,1%) dengan multipara, serta 56 orang (53,3 %) yang memiliki riwayat abortus. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antar semua variabel baik umur, paritas dan riwayat abortus dengan kejadian abortus. Analisis multivariat menunjukan variabel usia adalah faktor yang paling dominan terhadap kejadian abortus yaitu sebesar 8,500. KEYWORDS: Umur Ibu, Paritas, Riwayat Abortus, Kejadian abortus.