Sarmin .
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PROMOSI DAN PAYLATER TERHADAP IMPULSE BUYING PADA MARKETPLACE SHOPEE (STUDI KASUS PENGGUNA APLIKASI SHOPEE DI CIKARANG) ., Sarmin; Jullisi, Jullisi; Zulkifli, Suripto Moh
JUBISMA Vol 5 No 1 (2023): Jubisma Vol. 5 No. 1 Tahun 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jubisma.v5i1.76

Abstract

Impulse buying menjadi sebuah fenomena ditengah masyarakat dalam melakukan pembelian, baik disadari atau tidak fenomena ini sering terjadi saat seseorang memutuskan membeli namun tanpa adanya rencana sebelumnya. Promosi dan paylater menjadi beberapa faktor dalam mempengaruhi perilaku pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh promosi dan paylater terhadap impulse buying baik secara parsial atau simultan. Peneliti menggunakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar pada sampel pengguna aplikasi shopee di Cikarang. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak 100 responden yang aktif membeli produk dan layanan paylater pada marketplace shopee. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan alat bantu IBM SPSS Versi 26.0. Hasil penelitian didapatkan tiga hasil sesuai dengan hipotesis yang diajukan, yaitu: 1)Promosi berpengaruh signifikan terhadap impulse buying, 2)Paylater berpengaruh signifikan terhadap impulse buying, 3)Promosi dan paylater secara simultan berpengaruh terhadap impulse buying. Dapat disimpulkan untuk meningkatkan impulse buying pada konsumen, disarankan agar meningkatkan promosi dan mengoptimalkan layanan paylater guna meningkatkan penjualan melalui pembelian impulsif.
Efek Suplementasi L-cysteine, Selenium, dan Kombinasinya Terhadap Kualitas Spermatozoa Pada Kriopreservasi Semen Sapi Peranakan Ongole Syarifuddin, Ahmad; Kusumawati, Asmarani; ., Sarmin
Jurnal Sain Veteriner Vol 44, No 1 (2026): April
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.85254

Abstract

 Dampak penurunan kualiatas spermatozoa selama kriopreservasi semen akibat adanya reactive oxygen species (ROS) dapat diantisipasi dengan antioksidan. Antioksidan yang bisa digunakan adalah l-cysteine, selenium, dan kombinasinya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan antioksidan l-cysteine, selenium dan kombinasinya terhadap kualitas spermatozoa selama proses kriopreservasi semen sapi PO. Penelitian ini menggunakan 5 ekor sapi PO (5-10) tahun yang dipelihara di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. Semen dikoleksi dari 5 ekor sapi tersebut masing-masingn diambil 1 ejakulat dengan menggunakan vagina buatan. Setiap ejakulat dibagi menjadi empat bagian, masing-masing bagian diencerkan dengan kuning telur dan susu skim (pengencer A), dilanjutkan dengan pengencer B (gliserol, susu skim, glukosa, dan kuning telur) pada suhu 37oC. Bagian 1 (kontrol), bagian 2 (1 mM l-cysteine), bagian 3 (0,05 mM selenium), dan bagian 4 (kombinasi 1 mM l-cystein + 0,05 mM selenium), selanjutnya dimasukkan ke dalam cool top untuk  di equilibrasi pada suhu 4oC selama 2-3 jam dan dilakukan pemeriksaan motilitas. Semen dimasukkan ke dalam straw dan dibekukan dalam container yang mengandung nitrogen cair. Thawing semen beku pada suhu 37oC elama 30 detik dilanjutkan dengan pemeriksaan motilitas spermatozoa, viabilitas spermatozoa, dan recovery rate. Hasil menunjukkan persentase motilitas, recovery rate, dan viabilitas spermatozoa yang paling tinggi adalah semen dengan penambahan l-cysteine (1mM) dan selenium (0,05 mM) berturut-turut pada nilai (48,00 ± 2,73), (67,60 ± 3,85), (67,88 ± 3,88) dan (46,00 ± 2,23), (64,78 ± 3,14), (65,10 ± 4,02). Simpulan menunjukkan bahwa antioksidan l-cysteine dan selenium dapat meningkatkan motilitas, recovery rate, dan viabilitas spermatozoa post thawing pada sapi PO.