Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN PT. TAKAFUL DALAM MENSYIARKAN ASURANSI MURNI SYARIAH DI KOTA LUBUKLINGGAU Patawari, Bedu; Artiyanto; Putri, Depi; Mukmin, Agus
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2021): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.645 KB) | DOI: 10.53888/alidaroh.v1i1.291

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran PT. Takaful dalam mensyiarkan Asuransi Murni Syariah di Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis PT. Takaful dalam mensyiarkan Asuransi Syariah di Kota Lubuklinggau. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian bahwa PT. Takaful di Kota Lubuklinggau telah memberikan pengaruh yang positif kepada masyarakat kota Lubuklinggau terlihat dari meningkatnya minat nasabah dalam memilih PT. Asuransi Takaful yang murni syariah di Kota Lubuklinggau. Adapun peran tersebut meliputi sebagai Lembaga Dakwah, Sebagai Basis Ekonomi Syariah, dan Sebagai Penyelamat Ekonomi Umat. Hasil penelitian diperoleh bahwa faktor pelayanan, promosi dan syariah berpengaruh positif terhadap minat nasabah dalam memilih PT. Asuransi Takaful Keluarga Cabang Palembang. Oleh karena itu, pertama, diharapkan PT.Asuransi Takaful Keluarga Kota Lubuklinggau dapat meningkatkan pelayanan, promosi dan mempertahankan sistem syariah agar dapat meningkatkan minat nasabah dalam memilih PT.Asuransi Takaful Keluarga Kota Lubuklinggau. Kedua, Memberikan pendidikan tentang ekonomi syariah kepada masyarakat Kota Lubuklinggau melalui seminar atau diskusi panel yang diselenggarakan setiap bulan atau pertahun minimal satu kali. Ketiga, Kepada seluruh agen Takaful agar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang Asuransi syariah dan selalu melatih diri untuk menjadi leader dalam menegakan ekonomi syariah di Kota Lubuklinggau. Abstract: The purpose of this research was to determine the role of PT. Takaful in broadcasting sharia Pure Insurance in Lubuklinggau City. This research uses a qualitative descriptive method to analyze PT. Takaful in broadcasting Sharia Insurance in Lubuklinggau City. The data collection technique used interviews. The results showed that PT. Takaful in Lubuklinggau City has had a positive influence on the people of Lubuklinggau City as seen from the increasing interest of customers in choosing PT. Takaful insurance which is purely sharia in the Lubuklinggau city. The role includes as a Da'wah Institution, As a Basis for Sharia Economics, and As a Savior of the Ummah's Economy. The results showed that service, promotion and sharia factors have a positive effect on customer interest in choosing PT. Family Takaful Insurance, Palembang Branch. Therefore, firstly, it is hoped that PT. Asuransi Takaful Keluarga Kota Lubuklinggau can improve service, promotion and maintain the sharia system in order to increase customer interest in choosing PT. Asuransi Takaful Keluarga Kota Lubuklinggau. Second, providing education about sharia economics to the people of Lubuklinggau City through seminars or panel discussions which are held every month or annually at least once. Third, to all Takaful agents in order to increase their insight and knowledge about Islamic insurance and always train themselves to become leaders in upholding the sharia economy in Lubuklinggau City.
STRATEGI DAKWAH PENGHULU DALAM MEMBENTUK KELUARGA BERKUALITAS BAGI CALON PENGANTIN DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN JAYALOKA Kholifatul, Septi; zuhri; Mukmin, Agus; Prasetyo, Heru
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 2 (2021): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.781 KB)

Abstract

Marriage is often considered a not-so-sacred thing by some people in Jayaloka, as a result of which there are often problems in the household. There is even a dispute between husband and wife can cause hostility, the emergence of hatred between both parties even to the extended family, so that it can lead to divorce. The purpose of this study is to find out the implementation of the da'wah penghulu strategy applied in KUA Jayaloka. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Data collection with observations, interviews, and documentation. The results of the study can be concluded that the strategy of da'wah preachers in forming a quality family is by advising the bride and groom, the provision of sakinah family coaching materials and marriage sermons, and counseling strategies on reproductive health. The dawah strategy used by the ruler has been done well. Pernikahan seringkali dianggap hal yang tidak begitu sakral oleh sebagian masyarakat di Jayaloka, akibatnya sering timbul permasalahan didalam rumah tangga. Bahkan terdapat perselisihan antara suami dan istri tersebut dapat menimbulkan permusuhan, timbulnya kebencian antara kedua belah pihak bahkan sampai keluarga besar, sehingga dapat mengakibatkan perceraian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan strategi dakwah penghulu yang diterapkan di KUA Jayaloka. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi dakwah penghulu dalam membentuk keluarga berkualitas yakni dengan menasihati calon pengantin, pemberian materi pembinaan keluarga sakinah dan khutbah nikah, dan strategi penyuluhan tentang kesehatan reproduksi. strategi dakwah yang digunakan oleh penghulu sudah dilakukan dengan baik.
Konsep Nasionalisme M. Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah Mukmin, Agus
IQTISHADUNA Vol. 4 No. 1 (2021): Juni, Jurnal Iqtishaduna: Economic Doctrine
Publisher : Lembaga Pengembangan Keilmuan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.004 KB) | DOI: 10.53888/iqtishaduna.v6i1.427

Abstract

Indonesia merupakan Negara besar yang majemuk baik suku, agama, ras, bahasa maupun budaya. Sehingga sangat rentan terhadap konflik dan perpecahan yang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut penulis ada dua faktor yang dapat membahayakan sikap nasionalisme masyarakat Indonesia. Pertama factor internal, diantara contohnya adalah banyaknya kelompok separatis yang berusaha untuk memisahkan dari wilayah NKRI dan adanya aliran atau pemahamn yang tidak sepakat dan ingin merubah ideology Negara. Kedua, factor Eksternal, yakni perubahan tatanan dunia melalui arus globalisasi yang begitu pesat saat ini. Agama Islam adalah agama yang ka<mil yang mengajarkan kepada umat manusia berbagai macam aspek kehidupan. Oleh karenanya, Islam tidak hanya mengajarkan pokok-pokok moral saja, tetapi juga mengajarkan masalah-masalah yang rinci tentang bagaimana manusia harus bertindak, baik dalam konteks hubungannya dengan Tuhan maupun dengan sesama, termasuk di dalamnya tata cara mengatur kehidupan masyarakat dalam sebuah negara. Berangkat dari pernyataan ini, penulis tertarik melakukan penelitian terhadap konsep nasionalisme M. Quraish Shihab dalam tafsirnya al-Mishbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksploitasi penafsiran M. Quraish Shihab tentang ayat-ayat yang memiliki spirit kebangsaan dan nasionalisme yang terdapat dalam tafsirnya. Pemilihan karya tafsir tersebut dikarenakan al-Mishbah merupakan sebuah tafsir yang popular dan banyak menjadi rujukan bagi masyarakat di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode tafsir maudu’i (tematik) dengan pendekatan historis-sosiologis. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pertama, konsep-konsep nasionalisme M.Quraish Shihab meliputi, mencintai negara, kesadaran adanya otoritas kepemimpinan, persatuan bangsa, menjaga stabilitas keamanan Negara, syuro, adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dengan rakyatnya, menghargai dan menghormati perbedaan, dan adanya hukuman bagi perusuh dan pengacau negara.
Ahl al-Kitab perspektif M. Quraish Shihab dan Implikasi Hukumnya dalam Bermuamalah Mukmin, Agus
IQTISHADUNA Vol. 4 No. 2 (2021): Desember, Jurnal Iqtishaduna: Economic Doctrine
Publisher : Lembaga Pengembangan Keilmuan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/iqtishaduna.v4i2.475

Abstract

Pembahasan mengenai Ahl al-Kitab selalu hangat untuk diperbincangkan di semua kalangan, tak terkecuali dalam dunia akademik. Hal ini karena secara tersurat banyak ditemukan di dalam al-Qur;an. Dan ini memberikan pemahaman yang berbeda di kalangan mufasirin terlebih pernyataan al-Qur’an menyebutkan bahwa “ mereka semua tidak sama”. Dan pada akhirnya juga berimplikasi pada hukum bertaamul dengan Ahl al-Kitab di masyarakat. Berdasarkan hal di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian Ahl al-Kitab perspektif M. Qurais Shihab. Penelitian ini berusaha untuk mengeksploitasi pandangan beliau mengenai Ahl al Kitab. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode tafsir maudu’i (tematik) dengan pendekatan historis-sosiologis. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pertama, Ahl al-Kitab adalah mereka yang beragama Yahudi dan Nasrani. Kedua, dalam bermuamalah umat Islam dibenarkan untuk menjalin persaudaraan dan kerjasama dengan umat non-Muslim, selama hal itu tidak menyebabkan ekses pencemaran akidah.
The role of islamic business ethics in shaping the influence of punishment on discipline, performance, and motivation of lecturers and staff in higher education Saleh, Muhammad; Artiyanto, Artiyanto; Mukmin, Agus; Hidayatullah, A.; Syarifudin, Amir
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424676

Abstract

This study aims to examine the effect of punishment on the discipline, performance, and motivation of lecturers and staff at Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar within the framework of Islamic Business Ethics. This research employs a quantitative approach to investigate a specific population of 185 lecturers and staff, who also serve as the research sample. Data were collected using a questionnaire, and the analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS), focusing on two main stages: evaluating the Outer Model (measurement model) and the Inner Model (structural model). An associative approach was used to identify the relationships between variables. The study's findings reveal a significant positive effect of punishment on discipline, performance, and motivation. The research indicates that when punishment is applied fairly and in line with the principles of Islamic Business Ethics, it can enhance discipline and foster higher performance and motivation among individuals. However, the study also highlights that the success of punishment as a tool depends on its implementation, emphasizing the need for adherence to ethical and just guidelines. The results provide insights into the critical role of ethical considerations in applying punishment to foster a productive and disciplined organizational environment. The policies of punishment, discipline, performance, and motivation at Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar are carefully designed to be truly aligned with Islamic Business Ethics. The study also shows that the contribution of the punishment variable to discipline is 0.606, to performance is 0.719, and to motivation is 0.794, with the remaining 45.8% explained by other variables outside of this study.
The role of islamic business ethics in shaping the influence of punishment on discipline, performance, and motivation of lecturers and staff in higher education Saleh, Muhammad; Artiyanto, Artiyanto; Mukmin, Agus; Hidayatullah, A.; Syarifudin, Amir
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424676

Abstract

This study aims to examine the effect of punishment on the discipline, performance, and motivation of lecturers and staff at Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar within the framework of Islamic Business Ethics. This research employs a quantitative approach to investigate a specific population of 185 lecturers and staff, who also serve as the research sample. Data were collected using a questionnaire, and the analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS), focusing on two main stages: evaluating the Outer Model (measurement model) and the Inner Model (structural model). An associative approach was used to identify the relationships between variables. The study's findings reveal a significant positive effect of punishment on discipline, performance, and motivation. The research indicates that when punishment is applied fairly and in line with the principles of Islamic Business Ethics, it can enhance discipline and foster higher performance and motivation among individuals. However, the study also highlights that the success of punishment as a tool depends on its implementation, emphasizing the need for adherence to ethical and just guidelines. The results provide insights into the critical role of ethical considerations in applying punishment to foster a productive and disciplined organizational environment. The policies of punishment, discipline, performance, and motivation at Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar are carefully designed to be truly aligned with Islamic Business Ethics. The study also shows that the contribution of the punishment variable to discipline is 0.606, to performance is 0.719, and to motivation is 0.794, with the remaining 45.8% explained by other variables outside of this study.