Articles
Hubungan Antara Minat Belajar Fisika Dan Hasil Belajar dengan Menerapkan Model Pembelajaran Number Heads Together (NHT) Siswa SMP Kelas VIII
Eduard Laratmase;
Supardi U S
Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol 4, No 1 (2022): Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol. 4 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/npjpe.v4i1.1113
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi pada siswa kelas VIII SMP Xaverius Passo. Sampel penelitian sebanyak 36 siswa. Analisis data menggunakan teknik korelasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh deskripsi kemampuan awal siswa tanpa ada perlakuan di kategorikan siswa gagal, rata-rata skor siswa diperoleh 27,59. Selanjutnya ada tes formatif siswa yang menunjukan hasil belajar siswa terhadap materi energi dijelaskan bahwa 1 (2,78%) siswa berada pada kualifikasi sangat baik dan 18 (50%) siswa berada pada kualifikasi baik, serta 17 (47,22) siswa berada pada kualifikasi cukup, rata-rata skor pencapaian siswa pada tes formatif diperoleh 84,09. Pencapain siswa pada aspek kognitif dengan rata-rata skor pencapaian yang diperoleh adalah 86,42, pencapaian siswa pada aspek afektif dengan rata-rata skor pencapaian yang diperoleh adalah 89,36, serta pencapaian siswa pada aspek psikomotor dengan rata-rata skor pencapaian 88,27. Pada hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang siginifikan antara minat belajar dan hasil belajar siswa.
Meta- Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
Lukman Hakim;
Supardi US
Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol 4, No 1 (2022): Navigation Physics : Journal of Physics Education Vol. 4 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/npjpe.v4i1.1039
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kembali penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta - analisis. Penenlitian ini diawali dengan merumuskan masalah penelitian kemudian menelusuri jurnal penelitian yang sudah ada melalui Google Scholar maupun Garuda dengan kata kunci “model student facilitator and explaining” dan keterampilan yang mendukung keterampilan berpikir kritis yaitu “keterampilan abad 21, komunikasi, aktivitas, dan keterampilan berpikir kritis”. Dari penelusuran itu diperoleh 28 Jurnal dan diambil 6 Jurnal yang relevan. Data analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis model pembelajaran student facilitator and explaining dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mulai dari yang terendah 0,12%. Sampai yang tertinggi 1,47% dengan rata – rata 0,89 %.
Persepsi Guru Biologi terhadap Mobile Learning dalam Pembelajaran Biologi
Dina Hizhwati;
Susilo Susilo;
Gufron Amirullah;
Supardi Supardi
EduBiologia: Biological Science and Education Journal Vol 2, No 2 (2022): EduBiologia: Biological Science and Education Journal
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/edubiologia.v2i2.12973
Teknologi mobile learning berperan dalam merubah cara berkomunikasi, berinteraksi, juga berperilaku siswa dan guru. Penelitian ini dilakukan untuk menguji reliabilitas instrumen penerapan mobile learning dalam pembelajaran biologi berdasrkan pandangan guru. Desain mix-method diadopsi dalam pelaksanannya. Data kualitas item dan responden, reliabilitas item dan responden, pengelompokan item dan responden, konsistensi, dan perbedaan persepsi responden berdasarkan data demografi dianalisis menggunakan Rasch Model melalui perangkat lunak Winstep 4.4.4. Sejumlah 62 guru biologi dari 46 sekolah menengah di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bengkulu, dan Sulawesi Selatan digunakan sebagai sampel yang diperoleh melalui purposive sampling. Instrumen persepsi berupa kuesioner atas 65 butir pernyataan dan dua butir pertanyaan mengenai pengetahuan, pemanfaatan, dan pengaruh mobile learning dalam pembelajaran biologi untuk mengumpulkan informasi. Temuan mengungkap bahwa instrumen persepsi guru terhadap mobile learning berada pada kategori baik sampai sangat baik. 32 item kuesioner memiliki nilai di bawah nilai rata-rata logit +0.00 yang berarti item relatif mudah disetujui responden dan 49 responden sangat konsisten dalam menjawab (logit + 1.35). Hambatan penerapan mobile learning yang sering terjadi adalah siswa menyalahgunakan smartphone dalam proses pembelajaran. Instrumen persepsi ini diharapkan mampu menjadi media evaluasi mobile learing yang efektif dan efisien, sehingga hambatan-hambatan dalam pembelajaran tersebut dapat teratasi dengan baik.
Game Edukasi Petualangan Matematika: Media Pembelajaran Digital Matematika pada Materi SD Kelas V
Astin Yuliani;
Supardi Uki Sajiman;
Yogi Wiratomo
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 8, No 1 (2022): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jkpm.v8i1.14320
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berupa game edukasi “Petualangan Matematika” berbasis komputer pada materi operasi hitung pecahan kelas V. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengunakan model pengembangan berupa ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Namun penelitian ini hanya sampai pada tahap ketiga yaitu development, dikarenakan pada penelitian ini belum terdapat RPP dan silabus untuk tahap selanjutnya. Pada penelitian ini dilakukan uji formatif untuk produk yaitu uji validasi dan uji kelas kecil. Uji validasi ahli dilakukan oleh 3 dosen ahli yaitu ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media. Sedangkan uji kelas kecil dilakukan oleh 1 guru dan 25 peserta didik kelas V SD Negeri Cikahuripan 01. Berdasarkan hasil uji formatif dapat disimpulkan aplikasi game edukasi “Petualangan Matematika” berbasis komputer pada materi operasi hitung pecahan merupakan aplikasi yang praktis dan efektif untuk digunakan sebagai media belajar mandiri.
Online or Blended Learning: Any Differences in Chemistry Learning Outcomes?
Toyib Febri Kisdiono;
U.S. Supardi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 11, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/hjkk.v11i1.4561
The world of education continues to evolve with changes in time and circumstances. Currently, the education sector faces a challenge due to the Covid-19 pandemic, which has resulted in a shift towards distance learning and online education. With the improvement in the situation, limited in-person learning has been resumed with blended learning. This shift in learning methods and models may impact student learning outcomes. The study aimed to investigate the difference in learning outcomes between online and blended learning, as well as identify any obstacles encountered. A survey-based ex post facto method was used for the study. The population consisted of 43 tenth-grade students (from the Social Science department of State Senior High School 1 Panggarangan) were selected using simple random sampling. Data was collected through documentation and interviews. A nonparametric Wilcoxon test was used for data analysis, and interview results were analyzed descriptively. The results of the Wilcoxon test showed a significant difference in learning outcomes (sig 0.000, p<0.05) between online and blended learning, with the latter producing better results. Network constraints, difficulty in comprehending material, excessive assignments, and lack of parental support were identified as obstacles in online learning. The study highlights that online learning may not be appropriate for high school students, particularly in schools facing internet access constraints and low motivation.
SELF EFFICACY SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN APLIKASI MICROSOFT MATHEMATICS
Nur'Afianti;
Supardi U.S.;
Juariah;
Hamdan Sugilar
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2819
Penelitian ini membahas mengenai self-efficay siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan aplikasi Microsoft Mathematics. Rendahnya self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika merupakan masalah yang melatarbelakangi penulisan artikel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan aplikasi Microsoft Mathematics terhadap self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP yang terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket self-efficacy dan tes prestasi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara self-efficacy siswa pada kelompok eksperimen dan kontrol. Siswa yang menggunakan aplikasi Microsoft Mathematics menunjukkan peningkatan self-efficacy yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Artinya siswa cenderung memiliki self-efficacy atau keyakinan diri yang cukup tinggi dalam pembelajaran matematika menggunakan Microsoft Mathematics. Oleh karena itu, penggunaan aplikasi Microsoft Mathematics dapat meningkatkan self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika. Studi ini memberikan implikasi praktis yang dapat membantu guru dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Pengembangan Butir Soal Matematika Berdasarkan Standar Hots Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Dina Rodiah;
Supardi U. S
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v4i6.1878
Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Luragung dengan jumlah subjek sebanyak 34 siswa yang diambil dari kelas X IPA 2 bertujuan untuk mengembangkan butir soal matematika berdasarkan standar HOTS pada pokok bahasan SPLDV. Butir soal yang dikembangkan untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Developmen (RnD) model ADDIE (Analysis, Design, Developmen, Implementasi and Evaluasi). Analisis yang digunakan yaitu analisis kinerja dan analisis kebutuhan. Instrumen yang diperlukan berupa kisi-kisi soal, kartu soal, lembar soal dan telaah soal. Validasi instrument menggunakan validasi ahli. Penelitian ini menghasilkan 5 butir soal uraian. Berdasarkan hasil yang di dapatkan, bahwa butir soal tanpa melakukan perbaikan berjumlah 4 soal yang telah valid 100% secara materi, kontruksi dan bahasa. Butir soal yang perlu perbaikan berjumlah 1 butir soal setelah tahap validasi ahli, karena pada soal tersebut belum ada stimulus (gambar, grafik, diagram dan lain-lain) yang akan membuat siswa berpikir kritis dan kreatif, sehingga peneliti melakukan perbaikan pada butir soal tersebut. Soal yang dibuat guru tidak membangun siswa memiliki keteramplan berpikir tingkat tinggi dan dilihat dari hasil evaluasi belajar, siswa memiliki nilai rata-rata cukup baik, sedangkan pada penerapan hasil pengembangan butir soal yang dilakukan oleh peneliti ternyata siswa memiliki nilai rata-rata kurang baik. Dengan demikian pengembangan butir soal yang dilakukan pada penelitian ini memiliki hasil yang akurat dengan diterapkannya di sekolah tersebut.
DEVELOPMENT OF FLASHCARD MEDIA IN INTRODUCING MEDICINE PLANT BIODIVERSITY
Aviaska Azizah;
Fakhri Fakhri;
Supardi Uki Sajiman
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Vol. 8 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v8n1.p16-26
The development of interesting learning media needs to be done because of the very rapid development of technology and coupled with the Covid-19 pandemic which requires the availability of attractive media so that it can help students in learning both face-to-face and virtual. The purpose of this research is to determine the level of success of the flashcard media provided as support for the learning process. The research used the ADDIE development approach. This method leads researcher in producing a product in the form of a flashcard to be tested and measured to assess its feasibility. The trial was conducted on 44 students at SMAN 1 Tangerang Selatan. Affective assessment shows very good criteria with an average of 84. The highest score is shown in a proactive attitude of 90 and the low score is shown in a polite attitude of 80. The process assessment has the lowest score obtained by students in the form of a playing score of 30 while the highest playing score is 75, in the learning process, the lowest score is with two types of assessment, namely the pre-test is 17 and the post-test is 36, the highest pre-test score is 45 while the post-test value is 98. Through the assessment, the percentage score obtained is N-Gain of 0.83. Learning during the Covid-19 pandemic must be accompanied by fun learning so that it is not boring and fosters enthusiasm for learning. Through flashcards students can learn and can become peer tutors for their friends.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOMPETISI ANTAR KELOMPOK (KAK) DENGAN STRATEGI KONFLIK KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY
Asry Erma Yunita;
Siti Nurjanah;
Supardi U.S.
Berajah Journal Vol. 3 No. 2 (2023): May
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47353/bj.v3i2.250
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keyakinan siswa untuk menyelesaikan permasalahan ketika maupun diluar pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan self-efficacy siswa melalui pembelajaran Kompetisi Antar Kelompok (KAK) dengan strategi konflik kognitif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Data diperoleh melalui instrumen tes dan non-tes diberikan kepada 73 siswa SMA kelas X yang terdiri dari 25 siswa pada kelas eksperimen pertama, 24 siswa pada kelas eksperimen kedua dan 24 siswa pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penolahan data, diperoleh bahwa self-efficacy siswa kelas Kompetisi Antar Kelas dengan strategi konflik kognitif (KAK SKK) lebih baik dibandingkan dengan siswa kelas Kompetisi Antar Kelas (KAK) dan kelas konvensional. Pembelajaran KAK adalah kombinasi antara pembelajaran MURDER dan TGT.
PEMBUATAN KONSENTRAT JERUK SIAM PONTIANAK SKALA PILOT PLANT DENGAN PENAMBAHAN FLAVOR EKSTRAKSI MINYAK KULIT JERUK
SITI ROCHILAH;
SUPARDI UK
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51878/knowledge.v3i2.2346
The purpose of this study was to compare the extraction of cold pressed orange peel oil with a hydraulic press and an expeller, and to make Siam Pontianak orange juice concentrate on a pilot plant scale with a vacuum evaporator with the addition of Pontianak orange peel essential oil. This research was divided into two research stages, namely a comparison of the method of extracting orange peel oil with a hydraulic press and expeller and making Pontianak orange concentrate. The cold pressing method produces orange peel oil with an aroma resembling that of fresh oranges. The average yield of oil on Pontianak fruit with a hydraulic press was 0.56%, with an expeller press of 0.49% The average yield of oil on the skin with a hydraulic press was 2.92%, with an expeller press of 2.60%. The physical and chemical properties of the hydraulic cold pressing and expeller methods are almost the same in terms of specific gravity, refractive index, and evaporation residue. The aroma of hydraulic pressed Pontianak orange peel oil is preferred over the expeller. The solubility in alcohol of hydraulic cold pressed and expeller oil is the same because the component content of Pontianak orange juice concentrate with 70% total dissolved solids is the same. 80°Brix was produced during an evaporation time of 90 minutes with an evaporator temperature of 50°C and a pressure of 0.75 cm/kg. Siam Pontianak orange juice has a reddish orange color that the panelists like. The aroma is quite liked, while the taste is somewhat less preferred because of the bitter taste. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan ekstraksi minyak kulik jeruk cold press dengan pres hidrolik dan expeller, dan membuat konsentrat sari buah jeruk siam pontianak skala pilot plant dengan evaporator vakum dengan penambahan minyak astiri kulik jeruk pontianak. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap penelitian yaitu perbandingan metode ekstraksi minyak kulit jeruk dengan pres hidrolik press dan expeller dan pembuatan konsentrat jeruk Pontianak. Metode pres dingin menghasilkan minyak kulit jeruk dengan aroma menyerupai aroma jeruk segar. Rendemen rata-rata minyak terhadap buah jenuk Pontianak dengan pres hidrolik sebesar 0,56%, pres expeller sebesar 0.49% Rendemen rata-rata minyak terhadap kulit dengan pres hidrolik sebesar 2.92%, pres expeller sebesar 2.60%. Sifat fisik dan kimia metode pres dingin hidrolik pres dan expeller hampir sama baik dari berat jenis, indeks bias, maupun residu penguapan . Aroma minyak kulit jeruk Pontianak hidrolik pres lebih disukai daripada expeller. Kelarutan dalam alkohol minyak pres dingin hidrolik dan expeller sama karena kandungan komponen Konsentrat sari buah jeruk Pontianak dengan total padatan terlarut 70-utamanya sama. 80°Brix dihasilkan selama waktu evaporasi 90 menit dengan kondisi evaporator suhu 50°C dengan tekanan 0.75 cm/kg. Sari buah jeruk siam pontianak mempunyai warna oranye kemerahan yang disukai panelis. Aromanya cukup disukai, sedangkan untuk rasa agak kurang disukai karena adanya rasa pahit.