Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Uji Iritasi Krim Ekstrak Rumput Laut Merah (Eucheuma cottonii) pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) dengan Variasi Konsentrasi Emulgator Trietanolamin dan Asam Stearat Azzahra, Rifqa Nurga; Zam Zam, Andi Nur; Irafayanti, Nur Alfiah
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 3 (2024): volume 3 Issue 3 2024
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i3.1281

Abstract

Rumput laut mengandung banyak manfaat, salah satunya jenis rumput laut merah (Eucheuma cottonii) merupakan jenis rumput laut penghasil karagenan. Karagenan merupakan bahan kosmetik yang dapat digunakan dalam produk krim di wajah. Evaluasi keamanan kosmetik, salah satunya yaitu uji iritasi. Tujuan penelitian ini untuk mengtahui efek iritasi dari krim dengan variasi konsentrasi emulgator TEA dan asam stearat pada kulit kelinci (Oryctolagus cuniculus). Metode penelitian ini diawali dengan mengekstraksi sampel dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 96% hingga diperoleh ekstrak yang dilanjutkan formulasi krim dengan variasi konsentrasi emulgator TEA dan asam stearat yaitu pada F1 (1:3); F2 (2:2); F3 (3:1) menghasilkan krim dengan tipe M/A, dilakukan uji iritasi menggunakan metode Drize test dengan mengamati eritema dan edema pada jam ke 24, 48 dan 72. Hasil penelitian dari metode uji Drize test pada F1, F2 dan F3 diperoleh nilai indeks iritasi primer yaitu 0, hal ini menunjukkan bahwa sediaan krim ekstrak rumput laut merah dengan variasi konsentrasi TEA dan asam stearat tidak menyebabkan reaksi eritema dan edema pada kulit kelinci sehingga tergolong ke dalam ketogeri tidak mengiritasi.
Uji Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheucma cottonii) Asal Kabupaten Polewali Mandar Hanisa, Nur; Pakki, Ermina; Zam Zam, Andi Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 3 (2024): volume 3 Issue 3 2024
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i3.1371

Abstract

Rumput Laut Merah (Eucheuma cottonii) merupakan salah satu rumput laut merah yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Antioksidan merupakan suatu senyawa yang dapat menyerap atau menetralisir radikal bebas sehingga mampu mencegah penyakit. Senyawa di dalam rumput laut merah yang dapat bersifat sebagai antioksidan adalah flavonoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan skrining fitokimia dan menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% dan 90% rumput laut merah (Eucheuma cottonii). Yang diperoleh dari perairan Desa Ujung, Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Metode Penelitian meliputi ekstraksi dengan metode maserasi, dilanjutkan skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang visible 505 nm. Hasil uji skrining fitokimia menggunakan pelarut etanol 70% dan 90% positif mengandung golongan senyawa alkaloid, flavanoid, fenolik, saponin, dan triterpenoid diperoleh hasil rendemen ekstrak etanol 70 yaitu 10,45% dan 90 yaitu 11,68%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak sampel masing-masing didapatkan nilai IC50 yaitu 11,553 ppm dan 9,045 ppm dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Kemampuan aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottonii) dengan konsentrasi 90%.
Uji Aktivitas Antibakteri Esktrak Biji Lada Hitam (Piper nigrum L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Dan Shigella Disentri Nur Afika, Nur Afika; Zam Zam, Andi Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1535

Abstract

Daun Nangka memiliki potensi antibakteri sehingga dapat diformulasikan menjadi sediaan obat kumur. Tujuan penelitian ini yaitu utuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan Obat Kumur ekstrak etanol Daun Nangka (Arthocarpus heterphyllus L.) terhadap Streptococcus mutans. Daun Nangka diekstraksi mengguakan metode maserasi dengan cairan penyari etanol 70%. Hasil penelitian diperoleh nilai Konsentrasi Hambat Minimum yaitu 0,8%. Formulasi sediaan Obat Kumur ekstrak daun Nangka dibuat dengan empat variasi konsentrasi F1: 2%, F2: 3%, F3: 4%. Uji daya hambat mengguakan media MHA dengan metode difusi agar. Hasil uji aktivitas menunjukkan sediaan Obat Kumur ekstrak etanol daun Nangka dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan rata-rata diameter zona hambat yaitu F1: 1,04 mm, F2: 1,02 mm, F3: 0,90 mm K(+): 2,22 mm dan K(-): 0. Uji pH diperoleh 9,0 pH. Sediaan obat kumur yang memiliki efektivitas daya hambat paling tiggi terhadap bakteri streptococcus mutans adalah konsentrasi 2% yang terdapat pada formula 1
Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Buah Sawo Manila (Manilkara zapota L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri Penyebab Jerawat Hasan, Helmi; Jasmiadi, Jasmiadi; Zam Zam, Andi Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1734

Abstract

Sawo manila (Manilkara zapota L.) adalah tanaman buah yang termasuk dalam keluarga Sapotaceae. Buahnya mengandung senyawa aktif yang dapat menghentikan dan membunuh berbagai jenis bakteri seperti tanin. Tujuan Penelitian ini yaitu memformulasi gel dari ekstrak etanol buah sawo manila (Manilkara zapota L.) yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus serta memenuhi uji mutu fisik dan stabilitas sediaan gel yang baik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, diperoleh ekstrak kental sebanyak 15,36%. Dilakukan uji KHM dengan konsentrasi 0,625%, 1,25%, 2,5%, 5%, 10% dan 20%, kemudian diuji aktivitas antibakteri dan dibuat formulasi sediaan gel menggunakan variasi konsentrasi buah sawo manila F1 (1,25%), F2 (2,5%), F3 (5%). Dilakukan pengujian uji mutu fisik meliputi organoleptik, homogenitas, uji pH, viskositas, daya sebar, daya lekat dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah sawo manila dapat diformulasi dalam bentuk sediaan gel dan memenuhi syarat uji mutu fisik dan stabilitas serta memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acne berturut-turut 8,574%, 9,552% dan 11,116% dan terhadap bakteri Staphylococcus aureus berturut-turut 10,672%, 11,339 %, 12,628%
Pengaruh Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Terhadap pH Sediaan Spray Gel Sari Buah Lemon Cui (Citrus microcarpha Bunge) Adi, Abdul Vashar; Arifin, Arfiani; Zam Zam, Andi Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1795

Abstract

ABSTRAK Lemon cui (Citrus microcarpha Bunge) merupakan salah satu tanaman yang mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi dan berperan sebagai antioksidan. Kandungan ini menjadikannya berpotensi sebagai bahan alami dalam pengembangan sediaan farmasi, termasuk dalam bentuk spray gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh variasi konsentrasi carbopol 940 sebagai gelling agent terhadap tingkat pH dari sediaan spray gel. Sari buah lemon cui dikeringkan menggunakan metode pembekuan dan pengeringan (freeze drying) untuk menghasilkan liofilisat. Formulasi spray gel dibuat dalam tiga variasi konsentrasi carbopol 940, yaitu F1 (0,3%), F2 (0,4%), dan F3 (0,5%). Sediaan kemudian dievaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, dan pH. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan Carbopol 940 memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai pH sediaan spray gel sari buah lemon cui (Citrus microcarpha Bunge), semakin tinggi konsentrasi Carbopol 940 yang digunakan dalam formula, maka pH sediaan cenderung menurun. Kata Kunci: Carbopol 940, Gelling Agent, Lemon Cui (Citrus microcarpa Bunge), Uji pH.