Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cross-Sectional Survey : The Influence of Various Teacher Backgrounds on West Kalimantan Chemistry TPACK Teachers Permasari, Ninda; Nahadi, Nahadi; Hernani, Hernani
Jurnal Akademika Kimia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2023.v12.i1.pp1-12

Abstract

This study aims to examine teachers' perceptions of their Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) about age, gender, length of teaching, work location, teacher status, teacher education, and certification programs. This study used a cross-sectional survey method used in non-experimental quantitative research. The population in this study were all chemistry teachers in West Kalimantan using a purposive sampling technique obtain 70 to respondents from 14 districts. The survey consisted of 28 statement items and distributed questionnaires via Google form to chemistry teachers. Chemistry teachers rated themselves on a 5-point scale. All domains of the TPACK framework demonstrated valid and reliable instruments on Pearson's correlation values and Cronbach's Alpha Kruskal Wallis non-parametric test, Pearson's correlation was performed to analyze the data. Significant differences can be seen in the CK domain when viewed from gender differences with a p for CK of 0.044, so there is a significant difference between the gender of women (Mean = 4.08 SD = 0.416) and men (Mean = 4.32 SD = 0.470). Location of work affects the teacher's TCK and TPACK because there is a significant difference when viewed from the p namely the TCK and TPACK of 0.036 and 0.025. Perceptions of teachers' TPACK abilities were greater for teachers in cities than in villages in both the TCK domain (Mean = 3.58; 3.82 SD = 0.430; 0.466) and TPACK (Mean = 3.63; 3.91 SD = 0.483; 0.554).
Optimalisasi Penyusunan LKPD Berbasis ReCLif MGMP IPA Kabupaten Mempawah Darmawan, Handi; Trisianawati, Eka; Sari, Mustika; Nawawi; Herditiya, Herditiya; Manisa, Tesa; Nurmayanti, Novi; Permasari, Ninda
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.726

Abstract

Guru IPA di Kabupaten Mempawah menghadapi kendala dalam merancang LKPD yang menumbuhkan keterampilan abad ke-21 dan relevan dengan konteks lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat yang berfokus pada optimalisasi penyusunan LKPD berbasis model pembelajaran ReCLif bagi 15 guru IPA melalui pelatihan lima hari. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, praktik terarah, penugasan penyusunan LKPD, serta sesi klinik berbasis umpan balik sejawat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru, ditunjukkan oleh 60% peserta yang mampu menyusun kerangka LKPD secara mandiri pada tahap awal dan meningkat menjadi 73,3% guru yang menghasilkan draft LKPD layak setelah proses revisi. Uji coba awal LKPD di tiga sekolah mitra memperlihatkan respons positif siswa, peningkatan partisipasi bertanya, dan kemampuan mengaitkan konsep IPA dengan fenomena nyata. Selain itu, 86,7% guru menyatakan sangat puas terhadap praktik penyusunan LKPD dan 80% merasa terbantu oleh pendampingan fasilitator. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain LKPD berbasis ReCLif sekaligus memperkuat komunitas profesional MGMP. Namun, pendampingan lanjutan dan replikasi praktik masih diperlukan untuk memperluas dampak pembelajaran di daerah.