Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceedings Series on Physical

Pertumbuhan Tanaman Pokok Sengon Umur 30 Bulan pada Agroforestry Sederhana di Widodomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta Prijono, Agus; Rawana; Woesono, Hastanto Bowo; Saputro, Setiaji Heri
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1483

Abstract

Masyarakat widodomartani sebagian mengusahakan lahannya untuk tanaman hutan. Tanaman sengon disenangi masyarakat karena cepat tumbuh dan cepat menghasilkan. Umumnya pola tanam yang digunakan adalah agroforestry sederhana terutama awal pertumbuhan sebagai wujud usaha optimalisasi lahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan sengon umur 30 bulan dengan pola agroforestry dan komponen tanamannya. Data pertumbuhan yang diambil berupa tinggi, diameter dan komponen tanamannya. Data pertumbuhan yang diperoleh diuji T. Hasil penelitian uji T menunjukkan pola agroforestry lebih baik dibandingkan monokultur untuk tinggi rata-rata 1238,09cm sedangkan diameter rata-rata 10,9167cm. Komponen tanamannya tahun pertama meliputi Tanaman Pokok Sengon dengan tanaman tumpangsari ubikayu, Lombok, Kimpul, tomat, Jagung, Pepaya dan tahun kedua,ketiga sengon, kimpul, pepaya.
Peningkatan Kualitas Ketahanan Air Kayu Lapis dengan Perlakuan Pelapisan Permukaan Sushardi; Woesono, Hastanto Bowo; Hadi, Didik Surya; Suwadji, Siman; Damayanty, Dhewy; Wardana, Wisnu
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1492

Abstract

Kayu lapis memiliki banyak keunggulan, seperti kekuatan struktural yang baik dan harga yang relatif terjangkau. Namun, salah satu kelemahan utamanya adalah kemampuan menyerap air yang dapat menyebabkan pengembangan ketebalan yang tinggi. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan perlakuan pelapisan permukaan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas kayu lapis dengan perlakuan pelapisan permukaan terhadap ketahanan air. Penelitian menggunakan rancangan acak lenkap dengan uji lanjut Tukey. Faktor yang digunakan terdiri kayu lapis 3, 5 dan 7 lapis dan perlakuan pelapisan permukaan dengan cat. Parameter yang diamati adalah kadar air, kerapatan, absorbsi dan pengembangan tebal. Hasil penelitian menunjukkan kayu lapis 3, 5 dan 7 lapis dengan perlakuan pelapisan permukaan berbeda nyata terhadap absorpsi air dan pengembangan tebal. Jenis produk dan perlakuan pelapisan permukaan pengembangan tebal yang optimal pada kayu lapis 3 lapis perlakuan pelapisan permukaan 1,45%, sedangkan absorbsi yang optimal 40,66% kayu lapis 5 lapis. Nilai rata-rata kadar air 11,24%-12,07%, kerapatan 0,35%-0,41%, absorbsi 52,14 - 84,93 % dan pengembangan tebal 2,18%-5,56%.