Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Relationship Between Knowledge Attitudes and Actions of Mother Who Have Babies 6-12 Months With Exclusive Breast Feeding in Tatan High Village Binjai Timur Sub-District in 2023 Vivi Santri, Yuni; Lumbantobing, Pratiwi; Beru Perangin-angin, Susi Amenta
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 4 No. 2 (2023): International Archives of Medical Sciences and Public Health
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v4i2.734

Abstract

Giving exclusive breastfeeding to babies also means giving big gifts in the form of the best immunization, complete nutrition, healthy drinks and life water to babies. In the process of exclusive breastfeeding, there are many disturbances which in principle are rooted in a lack of knowledge, self-confidence, family support and the surrounding environment. The low knowledge of mothers about the benefits of breastfeeding and lactation management from pregnancy to delivery will have a good impact on the mother's attitude which can influence behavior towards exclusive breastfeeding. Based on the results of the initial survey conducted by the researchers, it was shown that of the 7 mothers interviewed, there were 5 mothers who did not breastfeed their babies 6-12 months. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes and actions of mothers who have babies 6-12 months by giving exclusive breastfeeding in the Highland Village, East Binjai District in 2023. This research is an analytic study with a cross-sectional study design. The population in this study were all mothers who had babies over 6-12 months in the Highland Village, East Binjai District, totaling 37 people. The research sample is used as the total sampling. Research data processing consists of editing, coding, entry, cleaning, tabulating. Data analysis consisted of univariate and bivariate with the Chi Square test. The results showed that there was a relationship between mother's knowledge and exclusive breastfeeding (p = 0.002). There is a relationship between mother's actions and exclusive breastfeeding (p = 0.001). Therefore, it is important for mothers of babies to take the time to participate in counseling held by health workers at the Puskesmas about the benefits of exclusive breastfeeding for babies so that they can increase the knowledge and attitudes of baby mothers in giving exclusive breastfeeding to babies.
Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Bidang Dalam Pendokumentasian Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau Santri P, Yuni Vivi; Fithri, Nurhamida; Lumbantobing, Pratiwi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13102

Abstract

Kinerja bidan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Salah satu upaya menurunkan AKI dengan meningkatkan kinerja pelayanan kebidanan. Dokumentasi kebidanan mempunyai porsi besar dalam catatan klinis pasien yang menginformasikan situasi tertentu selama asuhan kebidanan. Buku KIA merupakan alat bukti pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh dan berkesinambungan yang dipegang oleh ibu. Studi pendahuluan yang dilakukan peneliti 10 buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau masih ada buku KIA yang pengisiannya belum lengkap. Tujuan penelitian mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau. Jenis penelitian deskriptif desain cross sectional. Populasi adalah berjumlah 20 orang, Sampel adalah total populasi. Variabel independen peneltian; pengetahuan, sikap, keterampilan, motivasi kerja, sistem kompensasi, beban kerja dan iklim kerja. Variabel dependen; kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik bidan sebagian besar umur 20-30 tahun 55%, masa kerja 1-10 tahun 80% dan pendidikan terakhir tamat D3 95%. Pengetahuan baik 65%, motivasi baik 65%, sikap positif 75%, beban kerja baik 85%, keterampilan baik 75%, sistem kompensasi baik 70%, iklim kerja baik 55% dan kinerja bidan baik 70%. Ada pengaruh pengetahuan (p value : 0,007), sikap (p value : 0,000), keterampilan (p value : 0,014), motivasi (p value : 0,007) dan beban kerja (p value : 0,018) terhadap kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA. Namun tidak ada pengaruh sistem kompensasi (p value : 0,613) dan iklim kerja (p value : 0,119) terhadap kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 0-12 Bulan di UPT Puskesmas Simalingkar Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Lumbantobing, Pratiwi; Santri, Yuni Vivi; Zebua, Mas Intan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13104

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen yang rancangannya menggunakan one group pretest - posttest design karena penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil kelompok intervensi. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil kelompok interfensi.populasi dalam penelitian ini bayi berusia 0-12 bulan sebanyak 36 orang yang berada di ruang lingkup kerja Upt Puskesmas Simalingkar Kecamatan Medan Tuntungan. Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Rumus Tabel Morjgan Dan Kreejie. Analisis data di lakukan secara univariate dan bivariate menggunakan uji Wilcoxon. Data di kumpulkan secara wawancara menggunakan lembar observasi. Hasil : Hasi penelitian menunjukkan bahwa 36 responden yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 27 responden (77,7%), sedangkan yang berat badannya tetap sebanyak 8 responden (22,2%), dan yang berat badannya turun sebanyak 1 responden (2,7%). Berat badan bayi sesudah di lakukan pijat bayi mengalami kenaikan sebesar 1.200 gram selama 4 minggu (6 kali pijatan). Kesimpulannya yaitu Ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi