Supyadillah, Asep
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Akad Kafalah Bil Ujrah Pada Produk Wesel Ekspor: Sebuah Inovasi Produk Trade Financing Supyadillah, Asep
Emanasi : Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Emanasi Volume 5 Edisi 2 Tahun 2022
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang artikel ini didasarkan atas adanya kebutuhan pelaksanaan pengembangan dan inovasi produk. Artikel ini bertujuan untuk melakukan elaborasi inovasi produk wesel ekspor dengan menggunaan akad kafalah bil ujrah; dan mencari solusi atas permasalahan fikih mu’amalah maliyyah terkait penerapan akad kafalah bil ujrah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif, perbandingan literatur, dan pendekatan hukum. Sumber data diperoleh dari literatur dan praktik lapangan di salah satu perbankan syariah di Indonesia ketika menjalankan transaksi trade financing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk dibutuhkan oleh bank syariah dan penggunaan akad kafalah dalam produk wesel ekspor sebagai bagian dari trade financing menjadi alternatif produk yang bisa dijalankan oleh perbankan syariah.
The Constraints in Shariah-Compliant Asset-Backed Securities Issuance at Islamic Banking Industries in Indonesia Supyadillah, Asep; Maulana, Muhammad Al-Fayyadh; Fisabilillah Miswin, Nur Ilhamillaili
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v1i1.32287

Abstract

Abstract. The paper examines the responses of Islamic bank executives in Indonesia on constraints precluding the Sharia-compliant Asset-backed Securities (SABS) issuance, especially from sharia and legal perspectives. This research uses socio-legal and inductive approaches, analyzed with content analysis. The research f inds that, first, despite its necessity, the SABS concept brings risks and constraints in its implementation. Second, the constraints to SABS issuance include the difficulties in procuring assets. Third, the constraints in the legal aspect include the basis of bank authority to sell assets to SABS issuers, the types of assets, the transfer process to special purpose vehicles (SPV), the dubiety in the clauses managing bankruptcy remoteness and perfection of security interest, and the problems of accounting, asset bookkeeping, and taxation.Abstrak. Artikel ini menganalisis respon pelaku industry bank syariah di Indonesia terhadap kendala pada penerbitan Efek Beragun Aset Syariah (EBAS), dari perspektif syariah dan hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio-hukum dan induktif, dengan analisis konten. Penelitian menemukan, pertama, sekalipun secara konsep dibutuhkan dan bermanfaat, EBAS berhadapan dengan potensi risiko dan hambatan dalam implementasinya. Kedua, kendala penerbitan EBAS antara lain kesulitan pengadaan aset. Ketiga, kendala aspek hukum meliputi dasar kewenangan bank untuk menjual aset kepada penerbit EBAS, jenis aset yang menjadi dasar penerbitan EBAS, proses pengalihan aset ke Special Purpose Vehicle (SPV), ketidak jelasan ketentuan bankcruptcy remoteness and perfection of security interest, serta masalah akuntansi, pencatatan aset, dan perpajakan.