Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI DESA MERBOU DUA DAN ALUE GADENG GAMPONG KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2022 Kurnia, Wiwik; Sinaga, Martaulina; Ginting, Astaria; Sinurat, Oni Ulina
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 11, No 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v11i1.141

Abstract

Latar belakang: Salah satu usaha percepatan penurunan AKI dan AKB adalah dengan meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan KIA. Program KIA berdasar pada continuum of care sehingga perlu dilakukan penanganan yang tepat sepanjang siklus hidup manusia, penyediaan layanan, komponen upaya, continuum of care dalam program dan keterkaitan dan continuum of care di luar sektor Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan Buku KIA ditinjau persepsi dan dukungan keluarga di Desa Merbou Dua dan Alue Gadeng Gampong  Kabupaten Aceh Timur  Tahun 2022. Metode: jenis penelitian bersifat observasional korelatif dengan design cross sectional. Jumlah populasi 33 responden, tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel berjumlah 33 responden. Pengumpulan data melalui wawancara kepada keluarga menggunakan kuesioner dan jumlah ibu hamil yang ada didesa Merbou Dua dan Desa Alue Gadeng Gempong. Tehnik Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil: setelah dilakukan uji chi square diperoleh ada hubungan antara persepsi ibu hamil dengan pemanfaatan buku KIA dengan nilai p=0,006, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan nuku KIA dengan nilai p=0,026.  Kesimpulan: setelah dilakukan penelitian Analisis Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) di Desa Merbou Dua Dan Alue Gadeng Gampong Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022, ada hubungan antara Persepsi, dukungan keluarga dengan pemanfaatan buku KIA.Disarankan untuk memberikan memberikan edukasi kepada masyarakat, tetap memberikan dukungan dalam pemanfaatan buku KIA agar ibu hamil  terpantau kesehatannnya. Kata Kunci: Buku KIA, Dukungan Keluarga, Persepsi,  
EDUKASI TEKNIK DAN OPTIMALISASI POSISI MENERAN UNTUK MEMINIMALISIR RISIKO RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA MASROHANI PULUNGAN Simbolon, Marlina; Damayanti, Ika; Tarigan, Rismalia; Damanik, Nopalina Damanik; Simanjuntak, Parningotan; Ginting, Astaria; Hayati, Islamia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3576

Abstract

Latar Belakang: Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan yang sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan fisik serta psikologis ibu pascasalin. Salah satu faktor kunci pencegahan robekan jalan lahir adalah penggunaan posisi meneran yang ergonomis. Berdasarkan penelitian di Klinik Pratama Masrohani Pulungan tahun 2025, masih ditemukan tingginya angka kejadian ruptur perineum yang berkaitan dengan dominasi penggunaan posisi telentang. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai variasi posisi meneran guna meminimalisir risiko ruptur perineum. Metode: Sasaran pengabdian adalah ibu hamil trimester III (n=20). Metode yang digunakan meliputi edukasi dengan media lembar balik serta demonstrasi langsung menggunakan alat peraga panggul dan simulasi posisi (miring kiri dan setengah duduk). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi keterampilan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan kategori baik, dari 15% menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, 95% peserta mampu mendemonstrasikan posisi meneran yang benar selama sesi simulasi. Kesimpulan: Edukasi berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil untuk menghadapi persalinan yang aman dan minim trauma. Pihak klinik diharapkan dapat mengintegrasikan materi ini ke dalam asuhan antenatal rutin.