Mbuilima, Ayub Abner Martinus
Indonesia Fukuin Kyokai

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Human Trafficking di Tinjau dari Perspektif Teologi Perjanjian Lama Ayub Abner Martinus Mbuilima
Jurnal Teologi Injili Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v2i2.32

Abstract

Abstrak Perbuatan kejahatan human trafficking merupakan masalah yang penting dan serius untuk terus menerus disuarakan dan dicari solusinya, sebab tindakan ini adalah dosa yang besar, baik dihadapan Tuhan maupun manusia. Perbuatan ini telah menurunkan nilai manusia menjadi barang yang dapat diperdagangkan dan tindakan ini secara langsung melawan Tuhan. Tujuan dari penelitian agar dapat membukakan fakta bahwa tindakan human trafficking sudah memiliki spirit yang ada dalam Perjanjian Lama, serta melihat perkembangan sampai saat ini dan memberikan solusi untuk mengatasi tindakan kejahatan human Trafficking. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif  dengan cara riset kepustakaan yaitu menyelidiki dokumen-dokumen, buku teologi, artikel, berita-berita yang terkait dari majalah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa, perlu untuk memahami manusia secara teologis guna mencegah dan mengatasi kasus human trafficking dalam beberapa hal, yaitu: manusia sebagai gambar dan rupa Allah, manusia dicipta sebagai makhluk sosial, manusia dicipta bukan sebagai barang tetapi pribadi. Sebagai tindak lanjut, penelitian ini direkomendasikan pemerintah, gereja, masyarakat, dan pengusaha untuk menghentikan praktek human trafficking yang terus berkembang.
Keseimbangan Kerja dan Ibadah, serta Peran Penggembalaan: Studi terhadap Tenaga Kerja Indonesia di Wilayah Osaka-Jepang Leniwan Darmawati Gea; Ayub Abner Martinus Mbuilima; Sherly Mudak
Jurnal Teologi Injili Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v3i1.48

Abstract

Penelitian ini dilakukan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Osaka-Jepang dengan pokok masalah yang penting, yaitu mengenai keseimbangan antara kerja dan ibadah yang sering terhambat oleh intensitas kerja yang terlalu tinggi. Mengenai itu, tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman kepada para TKI tentang pentingnya ibadah serta kerja sesuai porsinya masing-masing, agar keduanya tidak saling mengorbankan. Menurut penelitian, para TKI yang diwawancarai lebih berorientasi pada kerja dan cenderung mengorbankan waktu ibadah, oleh karena itu diperlukan peran penggembalaan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma fenomenologi melalui pengamatan dan wawancara secara langsung untuk menemukan pokok masalah yang diteliti. Sesuai dengan hasil penelitian, maka penulis menawarkan beberapa pola penggembalaan, yaitu: memperlengkapi pemahaman para TKI tentang vitalitas ibadah; penjangkauan melalui ibadah online; membimbing para TKI kepada terapi rohani secara mandiri; mengadakan konseling online.
Penerapan Karya Inkarnasi Kristus Dalam Gereja Multikultural Sebagai Etik Gereja di Indonesia Mbuilima, Ayub Abner Martinus
Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.084 KB) | DOI: 10.55649/skenoo.v1i2.13

Abstract

Gereja adalah tubuh Kristus yang telah ditebus oleh-Nya. Karya penebusan dikerjakan  dimulai dari inkarnasi Kristus. Inkarnasi Kristus tidak hanya memberikan kepastian keselamatan bagi yang percaya kepada-Nya. Akan tetapi prinsip-prinsip penerapan inkarnasi dapat menjadi teladan bagi gereja-Nya yang multikultural untuk menjaga kebersamaan agar menjadi berkat bagi dunia melalui kesaksian kehidupan dan pemberitaan  gereja. Metode penelitian yang digunakan adalah  penelitian yang bersumber dari kepustakaan melalui  dokumen-dokumen yang berkaitan, buku-buku Tafsiran Alkitab  buku-buku teologi, artikel ataupun berita-berita yang terkait. Dalam karya inkarnasi Kristus terdapat beberapa prinsip yang perlu diterapkan dalam gereja yang multikultural yaitu prinsip pelayanan kasih, solidaritas, transformasi dan  soteriologis. Dengan adanya penerapan prinsip-prinsip ini dapat mencegah pertikaian gereja dan menjaga kebersamaan dan kerjasama untuk mewujudkan misi Tuhan di tengah dunia ini. Prinsip-prinsip yang terdapat dalam karya inkarnasi Kristus yang saya sebut dengan etik gereja di Indonesia.