Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK BULLYING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES PADANG Munthe, Sorpiyani; Anhar, Ibnu; Amos, John
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45671

Abstract

Pendahuluan: Bullying merupakan perilaku agresif yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi psikologis individu, terutama kepercayaan diri. Kepercayaan diri sangat penting dalam menunjang keberhasilan akademik dan sosial mahasiswa. Pengalaman bullying pada masa sekolah yang tidak tertangani dengan baik berpotensi membawa dampak psikologis hingga jenjang pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak bullying terhadap kepercayaan diri mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Penelitian dilakukan di Poltekkes Kemenkes Padang pada bulan Januari hingga Maret 2025. Jumlah responden sebanyak 13 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria pernah mengalami bullying. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pedoman semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik yang mencakup transkripsi, coding, identifikasi tema, dan interpretasi makna. Hasil: Mayoritas responden adalah perempuan (76,9%), dan fase paling banyak terjadinya bullying adalah saat SMP dan SMA (masing-masing 30,8%). Bentuk bullying yang paling dominan adalah verbal (53,8%). Sebanyak 69,2% responden mengalami penurunan kepercayaan diri, yang ditandai dengan rasa cemas, menarik diri dari lingkungan sosial, dan merasa tidak mampu secara akademik. Simpulan: Bullying memiliki dampak psikologis jangka panjang terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Diperlukan intervensi sistematis dari institusi pendidikan dan keluarga untuk menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi perkembangan mahasiswa.
EFEKTIVITAS MODUL PRAKTIKUM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PADA IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN DI KEMENKES POLTEKKES PADANG Munthe, Sorpiyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37910

Abstract

Efektivitas Modul Praktikum Dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Pada Implementasi Promosi Kesehatan Di Kemenkes Poltekkes Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas modul praktikum dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa tingkat tiga Prodi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan di Poltekkes Kemenkes Padang. Modul praktikum ini dirancang berdasarkan pendekatan Taksonomi Bloom yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, serta diselaraskan dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa dengan update program kesehatan yang diselenggarakan oleh Kemenkes RI. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya integrasi teori dan praktik dalam pembelajaran promosi kesehatan, sehingga diperlukan modul praktikum yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa secara holistik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan melibatkan 30 mahasiswa sebagai subjek penelitian. Proses pengembangan modul meliputi analisis kebutuhan, desain modul, uji coba, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan tes evaluasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul praktikum ini efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pada ketiga aspek pembelajaran. Pemahaman konsep mahasiswa (kognitif) meningkat signifikan dengan rata-rata peningkatan nilai evaluasi sebesar 25% setelah penggunaan modul. Sikap positif terhadap pembelajaran (afektif) juga mengalami peningkatan, dengan 87% responden memberikan umpan balik positif terkait struktur dan konten modul. Selain itu, keterampilan praktis mahasiswa (psikomotor) dalam penyuluhan dan komunikasi kesehatan meningkat secara signifikan, sebagaimana diobservasi melalui simulasi praktik. Kesimpulannya, modul praktikum implementasi promosi kesehatan terbukti efektif dalam mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA TENTANG PENCEGAHAN HIPERTENSI MELALUI MEDIA ALAT PERAGA PAKSA DI KELURAHAN PARAK GADANG TIMUR KOTA PADANG Marisa Putri, Yolla; Sidiq, Rapitos; Munthe, Sorpiyani; Fitra Hayati, Neni; Maria Silaban, Evi
Jurnal Promosi Kesehatan Poltekkes Bengkulu Vol 5 No 2 (2025): Kemitraan dalam promkes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Hypertension is a disease characterized by blood pressure exceeding 140/90 mmHg. Data from Parak Karakah Community Health Center, Padang City, in 2024 recorded 241 hypertension cases. Purpose: This study aimed to analyze the improvement of mothers’ knowledge and attitudes regarding the prevention of hypertension risk using the PAKSA visual aid in the working area of Parak Karakah Community Health Center, Parak Gadang Timur Subdistrict, Padang City. Methods: This study applied a mixed-method approach conducted from January to May 2025. The qualitative data were obtained through source triangulation using in-depth interviews with housewives, non-communicable disease program holders, a linguist, and a design expert. The quantitative approach employed a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test, using total sampling of 30 housewives. Data were analyzed univariately to describe variable distribution and bivariately using the Wilcoxon test to examine differences before and after intervention. Results: Qualitative findings revealed that the Paksa visual aid was developed according to the target group’s needs, presenting illustrations of the effects of cigarette smoke on blood vessels and the heart. Quantitative results showed an increase in the median knowledge score from 12.00 to 17.00 and in attitudes from 33.00 to 48.00. The Wilcoxon test indicated a significant difference in knowledge (p=0.0001) and attitudes (p=0.0001) before and after the educational intervention. Conclusion: This study demonstrated an improvement in housewives’ knowledge and attitudes toward hypertension risk prevention. The PAKSA visual aid is expected to be further developed as a preventive health education medium for various diseases across other community groups. Keywords: hypertension, housewives, knowledge, attitude, visual aid