Bamualim, Mubarak
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS MEDIA KOTAK POS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB PADA SISWI KELAS 3 SDIT DARUS SUNNAH SUMBAWA Bamualim, Mubarak; Santoso, Nurcholis Agus; Muchtar, Nufail Ibnu
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 12 No 1 (2022): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol12.Iss1.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media permainan kotak pos dalam meningkatan keterampilan berbicara bahasa Arab pada siswi SDIT Darus Sunnah Sumbawa. Metode peneltian kuantitatif digunakan dengan desain pre-experimental one-group pretest dan postest yang mana peneliti menguji coba efektivitas media permainan dengan membandikan keterampilan berbicara sebelum dan sesudah diberi tindakan. Subjek penelitian adalah siswi kelas III-B SDIT Darus Sunnah Sumbawa, sampel penelitian berjumlah 16 siswi yang diambil dari populasi yang berjumlah 2 kelas sebanyak 63 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu tes lisan dengan jumlah 5 soal. Teknik analisis data yang digunakan yaitu paired sample t test dengan hipotesis
Analisis Kesalahan Penerapan Kaidah Khaṭ Naskh dalam Tugas Mata Kuliah Khath di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya Rohhani, Imam; Hermawan; Bamualim, Mubarak
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 13 No 2 (2023): September
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol13.Iss2.539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan penerapan kaidah Khaṭ Naskh yang dilakukan mahasiswa STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya dalam tugas mata kuliah Khath, serta menganalisis faktor-faktor penyebab dari kesalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori analisis kesalahan. Setelah melakukan pengamatan terhadap tugas-tugas yang dikerjakan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya pada mata kuliah Khath maka peneliti menemukan berbagai kesalahan dalam kaidah Khaṭ Naskh. Kesalahan-kesalahan tersebut sering terjadi dan terus berulang dari satu generasi ke generasi. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui pola-pola kesalahan yang sama sehingga dapat menjadi poin perhatian baik bagi dosen pengampu mata kuliah Khath, maupun mahasiswa yang akan mempelajari mata kuliah tersebut. Sehingga kesalahan-kesalahan tersebut dapat diminimalisir atau bahkan tidak terulang di kemudian hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesalahan kaidah mencakup 4 hal: a) huruf-huruf yang seharusnya di atas garis namun ditulis di bawah garis, b) huruf-huruf yang seharusnya memotong garis namun ditulis di atas garis, c) kesalahan dalam membentuk huruf sesuai kaidah, dan d) kesalahan dalam penulisan harakat yang semestinya. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut adalah a) kurangnya praktik dan latihan, b) kesalahan dalam memegang pena, c) kurangnya perhatian mahasiswa saat pembelajaran, dan d) kurangnya perhatian mahasiswa terkait garis patokan penulisan.
Ma’ānī Harf al-Waw wa Fawāiduhā fī Ṣūraṭi al-Kahf (Dirāsah Taḥlīliyyah Naḥwiyyah Lughawiyyah) Farid, Farid; Bamualim, Mubarak; Fahamsyah, Fadlan
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 15 No 1 (2025): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol15.Iss1.826

Abstract

This study aims to understand the meanings of the letter waw in Surah Al-Kahf and to explore the benefits of these meanings in comprehending the stylistic aspects of the Noble Quran. Regarding the methodology of this humble research, the researcher employed a qualitative approach. The study is classified as library research, with data collection tools consisting of documents and observations. As for data analysis, the researcher utilized a qualitative analysis method by referring to both classical and contemporary references and sources related to the Arabic language and its grammatical rules.One of the findings of this research is that the researcher identified four types of meanings associated with the letter waw in Surah Al-Kahf: circumstantial (ḥāliyyah), coordinating (‘āṭifah), resuming (isti’nāfiyyah), and parenthetical (i‘tirāḍiyyah). The opinions of esteemed grammarians show slight differences regarding the parsing of certain words in the Noble Quran. An example of this can be seen in the verse: {الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَـمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا}, where the phrase {وَلَـمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا}  demonstrates that the letter waw has multiple possible grammatical interpretations: some classify it as coordinating (‘āṭifah), others as parenthetical (i‘tirāḍiyyah), and others as circumstantial (ḥāliyyah).The reason for these variations lies in the nature of the Arabic language, which allows for multiple syntactic interpretations, as well as in the different perspectives from which expert grammarians analyze context and meaning. This highlights the richness of the eloquent Arabic language and the depth of grammatical thought that has been dedicated to serving the Quranic text with the highest level of precision and care.
Strategi Integrasi Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab dan Dakwah di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya Bamualim, Mubarak; Bimantara, Angger; Gogari, Iqbal
Thalaqah : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3 No 2 (2025): October
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab of STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/thalaqah.Vol3.Iss2.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi integrasi kurikulum Pendidikan Bahasa Arab dan Dakwah di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sebagai upaya menyatukan kompetensi kebahasaan dan nilai-nilai dakwah dalam pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kurikulum, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum dilakukan melalui empat strategi utama: (1) penetapan landasan filosofis yang menempatkan bahasa Arab sebagai instrumen dakwah; (2) perumusan profil lulusan dan capaian pembelajaran yang menggabungkan kompetensi linguistik dan dakwah; (3) penyusunan struktur kurikulum berjenjang yang saling terkait menggunakan model connected curriculum; dan (4) pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta materi ajar oleh dosen bahasa dan keislaman. Strategi ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan bahasa Arab. Mahasiswa serta memperkuat sensitivitas dakwah melalui praktik pembelajaran yang integratif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mengembangkan kurikulum integrasi dan membantu memperbaiki strategi pengajaran agar lebih efektif dalam membentuk lulusan yang kompeten berbahasa Arab dan memiliki orientasi dakwah sesuai kebutuhan masyarakat.
Curriculum Integration’s Model in Arabic Language Education and Da’wah: A Case Study at STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya Bamualim, Mubarak; Bimantara, Angger; Gogari, Iqbal
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.995

Abstract

This research aims to describe the implementation and challenges of integrating the Arabic Language Education and Da’wah curricula at STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, with the expectation that graduates will possess both linguistic competence and the ability to perform missionary work in a scholarly and communicative manner. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through in-depth interviews, academic observations, and a review of curriculum documents and Semester Learning Plans (RPS). The findings reveal that curriculum integration is applied thematically across linguistic and Islamic fields, where Arabic is taught not only as a linguistic discipline but also as a medium to strengthen students' syar’i values. However, challenges such as limited human resources, a lack of faculty training in integrative curriculum design, and a shortage of innovative learning media persist. This study contributes to the discourse on curriculum integration in Arabic language and da’wah, also offers a practical reference for designing curricula that integrate Arabic language and da’wah skills. Consequently, this study recommends strengthening faculty capacity through specialized training, developing teaching materials that blend language and da’wah aspects, and optimizing internal academic coordination to ensure the sustainable application of this integrative curriculum. This study reveals that the integration of the Arabic Language Education and Da’wah curriculum at STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya has been implemented through a thematic approach employing a connected curriculum model that facilitates inter-course linkage. The findings indicate that this model is effective in enhancing students’ linguistic and da’wah competencies, despite challenges related to the heavy credit load and the need for further development of lecturers’ professional capacities.