Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Model SIR (Susceptible-Infected-Recovered) pada Kasus Kecanduan Game Online Uron Hurit, Roberta; Suban Kung, Alandi; Marta Towe, Mariana
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v6i1.3127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan model SIR kasus kecanduan game online menggunakan metode Euler dan metode Heun, di mana model persamaannya berupa persamaan diferensial nonlinier. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis numerik atau komputasi numerik. Grafik simulasi diperoleh dari bahasa Pemograman MATLAB yang telah direduksi menggunakan Metode Heun dan metode Euler. Secara teori, metode Heun memiliki ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode Euler. Dari hasil simulasi, kedua metode tersebut menghasilkan solusi dengan perilaku yang mirip yaitu semua gambar grafik pada setiap simulasi mempunyai bentuk pola yang sama, hal ini menunjukkan ada kesesuaian dari semua metode dalam simulasi MATLAB.
Desain Lintasan Belajar dengan Menggunakan Problem Based Learning pada Materi Luas Permukaan dan Volume Prisma Marta Towe, Mariana
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i2.7957

Abstract

This type of research is design research, namely research that focuses on developing theories and learning activities. This research aims to design a learning trajectory on the surface area and volume of prism using PBL and its applicationin learning using PBL. The research was carried out at SMP Negeri 2 Larantuka in 2023 on 12 students in class VIIIb and was 16 students in class VIIIa. This research was carried out in accordance with the stages proposed by Gravemeijer & Cobb, namely the preparation stage (preparing for the experiment), the research stage (design experiment) and the retrospective analysis. The result obtained are that the design of a learning trajectory for surface area and prism volume material using the PBL model is theoretically able to facilitate the discorvery of the concepts of surface area and prism volume for class VIII SMP students. The learning process also contains PBL steps, namely orientation, organization, guiding individual and group investigations, developing and presenting work result, analysis and evaluating. Keywords: Learning Trajectory, Problem Based Learning, Prism
PENGEMBANGAN PERMAINAN MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI BARISAN DAN DERET Perada Holo, Odilia; Marta Towe, Mariana
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 5 No 01 (2023): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2023 - November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v5i01.2821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendekripsikan pembelajaran pada materi barisan dan deret aritmatika dengan menggunakan permainan rusuk berbasis PBL dan (2) mendeskripsikan pemahaman konsep siswa pada materi barisan dan deret aritmatika. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Adonara pada bulan Mei 2023. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X1 MIA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dekriptif kualitatif, dimana peneliti mendeskripsikan praktik pembelajaran menggunakan model PBL dan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah dilakukan proses pembelajaran. Metode pengumpulan data adalah tes tertulis, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran materi barisan dan deret aritmatika dengan model PBL adalah: (a) orientasi siswa pada masalah; (b) mengorganisasi siswa untuk meneliti; (c) membantu invetigasi mandiri dan kelompok; (d) mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya; (e) menganalisis dan mengevaluasi; (2) Kemampuan pemahaman konsep siswa yaitu untuk masalah 1, 7 siswa dari 8 siswa dapat mencapai indikator 1-4 kemampuan pemahaman konsep, 1 siswa dari 8 siswa tidak dapat mencapai indikator 4 kemampuan pemahaman konsep. Untuk masalah 2, 6 siswa dari 8 siswa dapat mencapai indikator 1-4 kemampuan pemahaman konsep siswa, dan 2 siswa dari 8 siswa tidak dapat mencapai indikator 3 dan 4 kemampuan pemahaman konsep
ETNOMATEMATIKA PADA PASAR BARTER BANIONA DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Mince Lagadon, Mariana; Marta Towe, Mariana; Bin Frans Resi, Bernadus
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 5 No 01 (2023): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2023 - November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v5i01.2826

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan aspek- aspek matematis yang terkandung dalam pasar barter Baniona di desa Klukengnuking, dan menerapkan aspek-aspek matematika yang terdapat pada Pasar Barter Baniona dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini melibatkan pelaku barter dan siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Adonara Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, lembar kerja peserta didik, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh (1) aspek–aspek matematis yang terkandung dalam Pasar Barter Baniona diantaranya: perbandingan senilai, pola bilangan, geometri, dan himpunan; (2) penerapan aspek - aspek matematika yang terdapat pada Pasar Barter Baniona dalam pembelajaran matematika menggunakan sintaks PBL yaitu orientasi, organisasi, investigasi, mengembangkan dan mempersentasikan hasil.
KAJIAN ETNOMATEMATIKA PADA RITUAL ADAT KEMATIAN NEBO MASYARAKAT LEWOLERE Marta Towe, Mariana; Kelen, Wilminche M.D.E.L.
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6936

Abstract

Budaya adalah tradisi yang diwariskan yang bersifat turun temurun. Ritual adat merupakan tradisi yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat tertentu dan diwariskan dari generasi ke generasi. Etnomatematika dapat diartikan sebagai matematika yang dipraktikkan oleh kelompok budaya. Masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa mereka telah menerapkan berbagai konsep matematika dalam pelaksanaan adat istiadat dan budaya mereka. Ritual adat kematian “Nebo” merupakan sebuah ritual adat dalam kebudayaan Lamaholot secara umum, namun dalam pelaksanaannya setiap daerah memiliki kekhasannya masing-masing, begitu juga dengan masyarakat Lewolere. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan aspek-aspek matematika dan aktivitas matematis yang terkandung dalam ritual adat kematian “Nebo” masyarakat Lewolere, Larantuka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskrptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah 4 orang tokoh adat dan 3 orang masyarakat yang pernah mengikuti ritual adat kematian tersebut. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ritual adat kematian “Nebo” masyarakat Lewolere mengandung unsur-unsur matematika seperti logika, peluang, geometri, barisan dan deret. Selain itu, aktivitas tersebut juga berkaitan dengan aktivitas fundamental matematis yaitu caunting, locating, measuring, explaining.
Desain Lintasan Belajar dengan Menggunakan Problem Based Learning pada Materi Luas Permukaan dan Volume Prisma Marta Towe, Mariana
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i2.7957

Abstract

This type of research is design research, namely research that focuses on developing theories and learning activities. This research aims to design a learning trajectory on the surface area and volume of prism using PBL and its applicationin learning using PBL. The research was carried out at SMP Negeri 2 Larantuka in 2023 on 12 students in class VIIIb and was 16 students in class VIIIa. This research was carried out in accordance with the stages proposed by Gravemeijer & Cobb, namely the preparation stage (preparing for the experiment), the research stage (design experiment) and the retrospective analysis. The result obtained are that the design of a learning trajectory for surface area and prism volume material using the PBL model is theoretically able to facilitate the discorvery of the concepts of surface area and prism volume for class VIII SMP students. The learning process also contains PBL steps, namely orientation, organization, guiding individual and group investigations, developing and presenting work result, analysis and evaluating. Keywords: Learning Trajectory, Problem Based Learning, Prism
The Role of Social Cohesion of the Beledan Koke Bale in Strengthening the Character of the Lewokluok Indigenous Community in East Flores Pande, Rikardus; Marta Towe, Mariana; Ene Lein, Elisabeth; Crispinus Lemba, Vinsensius
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2026): JURNAL KREDO VOL 9 NO 2 TAHUN 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i2.16847

Abstract

strengthening the character of the Lewokluok indigenous community in East Flores. Sociosemiotic theory as a scalpel for the meaning and social function of carved motifs on beledan koke bale. The research uses a qualitative descriptive method to examine the symbolic meaning of beledan in the lives of the Lewokluok indigenous community. Data was collected through in-depth interviews, participatory observation, and FGD with traditional leaders. The data was analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The study results show that there are 18 beledan on the koke bale, representing the identities of 16 indigenous tribes. Each beledan has carved motifs that contain symbolic meanings related to leadership and courage, struggle, fertility and love, religiosity, family ties, love, service, solidarity, as well as health and survival. Meanwhile, the social cohesion that is conveyed through the beledan koke bale plays a role in strengthening the character of the Lewokluok indigenous community in three main ways: (1) to be a symbol of collective identity that fosters a sense of togetherness, love for others, and respect for ancestral heritage; (2) strengthening social solidarity so as to form a character of mutual trust between ethnic groups, a tolerant attitude towards diversity; and (3) deepening spirituality that fosters a humble character, gratitude, inner peace, and empathy in community life.