Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN UJI TOURNIQUET TERHADAP KETERAMPILAN KADER KESEHATAN UNTUK DETEKSI DINI DEMAM BERDARAH Pramestirini, Rizky Asta; Ekawati, Heny; Gumelar, Wahyu Retno
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19851

Abstract

Abstrak: Penyakit demam berdarah Dengue (DBD) masih merupakan masalah penyakit infeksi yang perlu adanya tindakan untuk penyelesaian. Meskipun penyuluhan dan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit menular demam berdarah Dengue telah sering dilakukan, namun penyakit ini masih merupakan penyakit yang ditakuti masyarakat karena dapat berakibat fatal yaitu kematian. Kematian akibat penyakit demam berdarah Dengue seringkali terjadi karena keterlambatan masyarakat dalam mengetahui diagnosis penyakit, sehingga penderita terlambat dibawa ke tempat pelayanan kesehatan (Rumah Sakit). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan kader kesehatan tentang demam berdarah Dengue serta memberikan pelatihan uji tourniquet kepada kader kesehatan. Metode kegiatan berupa ceramah, penyuluhan serta simulasi dan pelatihan. Peserta yang hadir sebanyak 20 orang, yang terdiri dari kader kesehatan yang di dukung oleh Kepala Desa Plosowahyu, dan Bidan Desa. Hasil evaluasi awal (pre-test) menunjukkan bahwa terdapat 80% peserta pengetahuannya buruk dan 60 % pengetahuan baik setelah postes dalam memahami tanda dan gejala awal penyakit demam berdarah Dengue. Hasil ini menunjukkan penyuluhan dan simulasi yang diberikan meningkatkan pengetahuan kader sebesar 55%.Abstract: Dengue hemorrhagic fever (DHF) is still an infectious disease problem that requires action to be resolved. Even though counseling and information about the prevention and eradication of the infectious disease Dengue hemorrhagic fever has been frequently carried out, this disease is still a disease that is feared by the public because it can have fatal consequences, namely death. Deaths due to Dengue hemorrhagic fever often occur due to public delays in finding out the diagnosis of the disease, so that sufferers are taken to health services (hospitals) too late. This research aims to determine health cadres' knowledge about Dengue hemorrhagic fever and provide tourniquet test training to health cadres. Activity methods include lectures, counseling as well as simulations and training. There were 20 participants who attended, consisting of health cadres supported by the Head of Plosowahyu Village, and the Village Midwife. The results of the initial evaluation (pre-test) showed that 80% of participants had poor knowledge and 60% had good knowledge after the post-test in understanding the early signs and symptoms of Dengue hemorrhagic fever. Apart from that, most participants did not know how to carry out a tourniquet test. After being given counseling and tourniquet test simulations, there was a significant change where the cadres came to know and understand about Dengue hemorrhagic fever and simple early detection methods that can be done before referring sufferers to health services.
Pengaruh GENSMART berbasis teman sebaya terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi : The effect of peer-based gensmart on adolescents knowledge and attitudes about reproductive health Shofiyanti, Dina Ayu; Ekawati, Heny; Gumelar, Wahyu Retno
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2956

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi remaja masih menjadi isu penting di Indonesia. Kurangnya informasi dan metode penyampaian yang kurang menarik bagi remaja menambah urgensi untuk melakukan pendekatan edukatif yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GENSMART berbasis teman sebaya terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas bina prestasi (BINPRES) kelas 7 dan 8 di SMP Negeri 1 Paciran sebanyak 107 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap, yang telah diadopsi dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan kurang dan hampir seluruhnya memiliki sikap baik. Namun setelah intervensi, hampir seluruhnya siswa memiliki pengetahuan cukup dan seluruh siswa menunjukkan sikap baik. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan adanya pengaruh intervensi pelatihan GENSMART terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa tentang kesehatan reproduksi. Upaya seperti pelatihan GENSMART dapat direkomendasikan sebagai program berkelanjutan yang melibatkan tenaga kesehatan dan pendidik untuk mendorong peningkatan literasi kesehatan reproduksi sejak dini.