Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penanaman Sikap Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolah Dewi, Larasati; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.85 KB)

Abstract

Peran pendidikan dalam penanaman sikap toleransi antar umat adalah untuk mendeskripsikan sikap toleransi kehidupan beragama di kalakangan peserta didik. Keberagaman agama sering kali di asumsikan memicu timbulnya konflik dalam suatu kelompok mayoritas terhadap minoritas. Akan tetapi keberagaman agama yang di temukan di sekolah mayoritas tidak menimbulkan konflik karena perbedaan latar belakang agama.bertujuan untuk mengindenfikasi bentuk-bentuk sikap toleransi beragama di sekolah dan menganalisis strategi guru dalam pembinaan sikap toleransi beragama peserta didik. Implementasi kegiatan keagamaan dalam rangka pembentukan karekter toleransi antar umat keberagamaan karakter toleransi antar umat keberagamaan di terapkan dalam praktek-praktek kegiatan keagamaan yang lainnya di rasakan efektif.karena selain memberikan dasar ajaran agama, perserta didik/siswa juga secara langsung di biasakan dengan praktek nyata dalam membangun relasi komunikasi dengan sesamanya dengan agama lain.
Penanaman Sikap Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolah Dewi, Larasati; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2299

Abstract

Peran pendidikan dalam penanaman sikap toleransi antar umat adalah untuk mendeskripsikan sikap toleransi kehidupan beragama di kalakangan peserta didik. Keberagaman agama sering kali di asumsikan memicu timbulnya konflik dalam suatu kelompok mayoritas terhadap minoritas. Akan tetapi keberagaman agama yang di temukan di sekolah mayoritas tidak menimbulkan konflik karena perbedaan latar belakang agama.bertujuan untuk mengindenfikasi bentuk-bentuk sikap toleransi beragama di sekolah dan menganalisis strategi guru dalam pembinaan sikap toleransi beragama peserta didik. Implementasi kegiatan keagamaan dalam rangka pembentukan karekter toleransi antar umat keberagamaan karakter toleransi antar umat keberagamaan di terapkan dalam praktek-praktek kegiatan keagamaan yang lainnya di rasakan efektif.karena selain memberikan dasar ajaran agama, perserta didik/siswa juga secara langsung di biasakan dengan praktek nyata dalam membangun relasi komunikasi dengan sesamanya dengan agama lain.
Impementasi Nilai–Nilai Pancasila terhadap Kehidupan di Era Globalisasi Dewi, Larasati; Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3973

Abstract

Pancasila yaitu merupakan ideologi bangsa Indonesia yang di jadikan sebagai pedoman hidup dalam bangsa dan Negara Indonesia. Serta pancasila sebagai titik sentral,titik sentral adalah kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Pada era di tengah globalisasi yang terjadi saat ini adanya penyimpangan terhadap karakter bangsa dan yang terbilang belum mencerminkan suatu bangsa. Globalisasi yaitu membawa perubahan – perubahan yang terjadi dalam tatanan dunia internasional yang pengaruhnya langsung pada adanya perubahan – perubahan di berbagai Negara. Tujuan dari adanya penelitian ini yaitu untuk memberikan pemahaman mengenai implementasi nilai-nilai pancasila terhadap kehidupan di era globalisasi. Dimna masyarakatnya terbawa oleh arus globalisasi dan banyak yang sudah melupakan nilai – nilai dari pancasila. Dalam kehidupan sehari – hari masyarakat Indonesia kerap tidak menerapkan nilai – nilai pancasila di tengah era globalisasi ini dan sudah lupa akan kandungan dari pancasila padahal pancasila merupakan suatu sistem nilai yang merupakan satu kesatuan dan tidak dapat di pisahkan dalam kehidupan berbangsa san serta bernegara.
Peningkatan Kemampuan Bersosialisasi Kelas Satu Sekolah Dasar melalui Buku Tema 1 Ghina, Hikmatul; Dewi, Larasati; Rustini, Tin; Arifin, Muh Husen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4033

Abstract

Anak-anak pada usia tertentu harus mulai memasuki jenjang pendidikan. Sekolah ibarat rumah kedua bagi anak, di rumah kedua ini anak bisa belajar, bermain, dan melakukan serta menemukan banyak hal baru tentunya dengan banyak teman baru. Tidak mudah bagi seorang anak untuk dapat berinteraksi dan bersosialisasi, oleh karena itu perlu adanya stimulus agar anak dapat melakukannya. Penerapan materi pada buku Tematik kelas 1 tema 2 merupakan salah satu rencana dalam menumbuhkan sikap sosial yang baik pada siswa.
Eksplorasi Motif dan Kepuasan Pengguna dalam Mengonsumsi Konten Edukasi Kesehatan: Studi Uses and Gratifications pada Akun TikTok @dr.incognito_99 Herfriady, Herfriady; Dewi, Larasati; Saladin, Diany Putri Pratiwi; Pahalmas, Juniior Zamrud
Jurnal Publisitas Vol 12 No 2 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STISIPOL Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/publisitas.v12i2.694

Abstract

This research explores the phenomenon of skincare educational content consumption behavior on new media, specifically the TikTok account @dr.incognito_99, which serves as a primary reference for audiences amidst the surge of beauty trends and the risks of digital misinformation. The objective of this study is to describe the phenomenological experiences of the audience, analyze their interpretation of messages, and uncover the impact of such content on consumptive behavior and skincare routines. Utilizing a qualitative method with a phenomenological approach and the Uses and Gratifications Theory framework, this study involved five active Gen Z informants through in-depth interviews and observations. The findings indicate that the audience acts as active agents who consciously select content to satisfy cognitive (medical information) and affective (entertainment) gratifications. Dr. Abelina’s professional credibility as a medical practitioner serves as the primary pillar triggering a transformation in digital health literacy, where audiences deconstruct viral marketing narratives. Key results reveal a shift from impulsive, trend-based consumption to rational decision-making grounded in the analysis of active ingredients and product functionality. The study concludes that the @dr.incognito_99 account has successfully reconfigured TikTok from an entertainment-centric platform into a credible medical education space, significantly impacting the audience's self-care routines in accordance with health standards. These implications underscore the necessity of professional medical presence on social media as knowledge mediators to foster a more literate and responsible digital society.