Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LEBAH

From paper to pixels: transforming financial practices in community qur’anic early childhood education Agustina, Yumniati; Nurcahyo, Widyat; Ningsih, Sri Setia
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.359

Abstract

This community engagement initiative, conducted as a collaboration program of several lecturers from various universities, aimed to strengthen the financial management capacities of Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Sufaini, a grassroots religious education center in Ciputat, South Tangerang. The institution, which offers free Qur’anic instruction to underprivileged children, faced persistent challenges in maintaining accurate and transparent financial records due to the absence of standardized accounting practices and limited technological literacy among its administrators. In response, a structured training program was designed and implemented to provide foundational knowledge of accounting principles and to introduce mobile-based digital bookkeeping tools that could be directly integrated into the institution’s daily operations. The methodology of the program emphasized participatory learning, contextualized instruction, and hands-on practice using actual institutional data. Evaluation was conducted through qualitative methods such as observation and dialogue. Approximately 85% of participants demonstrated significant improvements in preparing standardized financial reports and greater awareness of transparency and accountability. The outcomes revealed both the potential and limitations of digital financial literacy interventions in low-resource educational settings. While the training effectively introduced essential skills, sustainability remains contingent on continued support, institutional commitment, and access to adequate technology. This initiative contributes to broader discourses on community-based capacity building and highlights the role of higher education institutions in facilitating inclusive development through practical, needs-driven knowledge transfer. The experience at TPA Sufaini serves as a model for replicable interventions in similar contexts, with implications for scaling and long-term policy integration within informal education systems.
Peningkatan Literasi Digital Guru TPA melalui Pelatihan Desain Sertifikat Berbasis Canva Nurcahyo, Widyat; Agustina, Yumniati
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.502

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital semakin menjadi tuntutan di berbagai lembaga pendidikan, namun literasi digital pada pendidik di lembaga nonformal seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) masih relatif rendah. Kesenjangan ini terlihat pada kebutuhan administrasi TPA yang semakin kompleks, termasuk penyediaan sertifikat kegiatan, sementara sebagian besar guru belum memiliki keterampilan dasar untuk menghasilkan dokumen digital secara mandiri. Pelatihan ini dirancang sebagai upaya mengatasi gap tersebut dengan membekali guru-guru TPA Sufaini di Tangerang Selatan kemampuan mendesain dan mencetak sertifikat digital menggunakan Canva, aplikasi desain berbasis web yang mudah digunakan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelatihan berbasis praktik langsung dalam kelompok kecil, serta evaluasi hasil melalui penugasan produksi sertifikat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis peserta, kemandirian dalam menghasilkan dokumen resmi, serta peningkatan kepercayaan diri dalam penggunaan teknologi. Implikasi dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi TPA, tetapi juga membuka peluang adopsi teknologi yang lebih luas dalam kegiatan pembelajaran dan manajemen lembaga. Program ini menegaskan bahwa intervensi sederhana namun kontekstual dapat menjadi katalis transformasi digital pada lembaga pendidikan nonformal.