Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Wahab, A.

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/studi arab.v6i2.61

Abstract

Problema yang terjadi di madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh Pidie ini, seperti yang peneliti dapati di tempat penelitian bahwa, para siswa mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran bahasa Arab. Hal ini terjadi, mungkin karena metode yang digunakan guru selama ini dalam proses belajar mengajar belum tepat ?, karena itu penulis ingin mengetahui metode apa yang digunakan dalam proses pembelajarannya.Setelah peneliti turun ke lapangan untuk melihat dan mewawancarai guru-guru bidang studi bahasa Arab yang mengajar di madrasah tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa metode yang dilaksanakan dalam pembelajaran bahasa Arab selama ini adalah metode eklektik ( metode campuran ), dimana guru dari tahun ke tahun selalu menggunakan metode yang sama. Sedangkan problema yang umum yang dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen adalah dalam bidang linguistik dan non linguistik. Dalam penelitian ini peneliti menganalisis metode pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh Pidie dengan analisis SWOT. Sedangkan pembahasan tesis ini dilakukan dengan analisis deskriptif yang memfokuskan pada analisis terhadap metode (analysis metodologis) dengan pendekatan metodologis. Hasil yang dicapai dari penelitian deskriptif ini adalah bahwa secara garis besar pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh sudah berjalan dengan baik, metode yang digunakan selama ini sudah tepat dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dengan buku panduannya karangan D. Hidayat. Sedangkan upaya yang ditempuh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh Pidie yaitu dengan cara : Pertama, Mengadakan Les, Kedua. Memberikan pemahaman tentang pentingnya bahasa Arab, ketiga. Memperbanyak latihan rumah, Keempat. Menempelkan kosakata (mufradat) di lingkungan madrasah, Kelima. Memberikan nilai tambah kepada siswa yang dapat menghafal mufradat (sebagai memotivasi), Keenam. Membuat atau mengadakan majalah dinding
METODE PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Wahab, A.
STUDI ARAB Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/studi arab.v6i2.61

Abstract

Problema yang terjadi di madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh Pidie ini, seperti yang peneliti dapati di tempat penelitian bahwa, para siswa mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran bahasa Arab. Hal ini terjadi, mungkin karena metode yang digunakan guru selama ini dalam proses belajar mengajar belum tepat ?, karena itu penulis ingin mengetahui metode apa yang digunakan dalam proses pembelajarannya.Setelah peneliti turun ke lapangan untuk melihat dan mewawancarai guru-guru bidang studi bahasa Arab yang mengajar di madrasah tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa metode yang dilaksanakan dalam pembelajaran bahasa Arab selama ini adalah metode eklektik ( metode campuran ), dimana guru dari tahun ke tahun selalu menggunakan metode yang sama. Sedangkan problema yang umum yang dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen adalah dalam bidang linguistik dan non linguistik. Dalam penelitian ini peneliti menganalisis metode pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh Pidie dengan analisis SWOT. Sedangkan pembahasan tesis ini dilakukan dengan analisis deskriptif yang memfokuskan pada analisis terhadap metode (analysis metodologis) dengan pendekatan metodologis. Hasil yang dicapai dari penelitian deskriptif ini adalah bahwa secara garis besar pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh sudah berjalan dengan baik, metode yang digunakan selama ini sudah tepat dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dengan buku panduannya karangan D. Hidayat. Sedangkan upaya yang ditempuh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri Beureunuen Aceh Pidie yaitu dengan cara : Pertama, Mengadakan Les, Kedua. Memberikan pemahaman tentang pentingnya bahasa Arab, ketiga. Memperbanyak latihan rumah, Keempat. Menempelkan kosakata (mufradat) di lingkungan madrasah, Kelima. Memberikan nilai tambah kepada siswa yang dapat menghafal mufradat (sebagai memotivasi), Keenam. Membuat atau mengadakan majalah dinding
Strategi Pendidikan Karakter di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Aulad Nanggewer Fadilah, Muhammad Fiqri; Wahab, A.; Nurhasan, Nurhasan; Kaimudin, Kaimudin
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Aulad Nanggewer yang menunjukkan perilaku sopan, ramah, dan responsif dalam interaksi sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas. Kondisi tersebut menarik untuk dikaji secara mendalam guna memahami strategi pendidikan karakter yang diterapkan secara nyata di lingkungan madrasah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pendidikan karakter yang dilaksanakan melalui pembiasaan sehari-hari sebagai bagian dari proses pembelajaran dan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis, yang berfokus pada pemahaman pengalaman dan praktik subjek penelitian. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi semi-terstruktur, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di madrasah ini dilaksanakan melalui keteladanan guru, penanaman kedisiplinan, pembiasaan positif, penciptaan suasana belajar yang kondusif, serta integrasi dan internalisasi nilai karakter dalam proses pembelajaran. Strategi tersebut terbukti mampu membentuk karakter siswa secara konsisten dan berkelanjutan, serta memperkuat budaya sekolah yang positif.