Fadilah, Muhammad Fiqri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Multikultural dan Inklusi dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadis Nabi Studi Tafsir Maudhu’i Fadilah, Muhammad Fiqri; Syam, Muhammad Dika Fauzan; Misno, Misno
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai masyarakat multikultural menghadapi tantangan serius dalam mengelola keberagaman sosial, agama, dan budaya, khususnya dalam konteks pendidikan. Munculnya gejala intoleransi, diskriminasi, dan eksklusivisme menunjukkan bahwa sistem pendidikan belum sepenuhnya berhasil menanamkan nilai-nilai keberagaman dan keadilan sosial. Pendidikan multikultural dan inklusi dipandang sebagai pendekatan strategis untuk merespons realitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan multikultural dan inklusi dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis, serta merumuskan implikasi implementatifnya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Pendekatan filologis-fenomenologis diterapkan untuk menelaah teks-teks Al-Qur’an dan Hadis secara tematik serta mengaitkannya dengan realitas sosial dan praktik pendidikan kontemporer. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan sumber utama berupa Al-Qur’an, Hadis Nabi, kitab tafsir, serta literatur ilmiah relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan Hadis mengandung prinsip-prinsip fundamental pendidikan multikultural dan inklusi, seperti pengakuan terhadap keberagaman, persamaan derajat manusia, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap martabat kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam melalui pengembangan paradigma keberagamaan inklusif, penghargaan terhadap perbedaan bahasa, etnis, dan kemampuan, serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai keislaman dengan pendekatan pendidikan multikultural dan inklusi merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pendidikan yang humanis, adil, dan berkeadaban.
Tujuan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Al-Qur’an dan Hadis Studi Tafsir Maudhu’i Syam, Muhammad Dika Fauzan; Fadilah, Muhammad Fiqri; Bisri, Hasan
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam sering menjadi sorotan perdebatan, terutama mengenai relevansinya dengan tantangan modern. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam landasan utama tujuan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam, yaitu Al-Qur'an dan Hadis. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi pustaka atau library research dengan berbasis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah memilih topik dan mencari informasi dari berbagai sumber berupa buku, media massa, jurnal dan sumber data lainnya. Artikel ini menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi Muhammad ﷺ yang secara eksplisit maupun implisit membahas tujuan pendidikan. Kajian ini secara khusus menyoroti bahwa tujuan utama kurikulum Pendidikan Agama Islam yang bersumber dari wahyu adalah untuk melahirkan individu yang insan kamil, serta menjadi ummat terbaik (Khairu Ummah), dan memiliki akhlakul karimah sebagai wujud implementasi nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan kurikulum Pendidikan Agama Islam adalah merujuk kepada sumber asalnya agar tidak kehilangan identitas dan relevansinya yang berfungsi sebagai pembentuk peradaban yang didirikan di atas prinsip-prinsip moral dan spiritual. Temuan ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan Hadis menyediakan prinsip-prinsip universal yang sangat relevan untuk merancang kurikulum Pendidikan Agama Islam yang holistik, yaitu yang berorientasi pada pembentukan karakter mulia dan penguasaan ilmu pengetahuan keagamaan.