Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Writing “Jantur”: Art-based playwriting from Dadaha folklore using Greimas’s actantial model Riswandi, Budi; Sumiyadi, Sumiyadi; Sunendar, Dadang
TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts) Vol 9, No 1 (2025): TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts)
Publisher : Siliwangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/tlemc.v9i1.17931

Abstract

This study develops an operational playwriting framework by integrating Greimas’s actantial model into an Art-Based Research (ABR) process to transform the Dadaha folklore into a contemporary drama script, “Jantur.” Data were drawn from five oral informants, local archival sources, contextual socio-ecological materials, and an auditable trail of iterative script drafts. The ABR process was organized into a cyclical workflow comprising (1) narrative segmentation and motif indexing, (2) actantial mapping of functional relations and value oppositions, (3) canonical narrative schema alignment (manipulation–competence–performance–sanction), (4) semiotic – to - dramaturgical translation into scene objectives, obstacle systems, and escalation patterns, and (5) reflective revision supported by documented decision logs and expert feedback. Rather than treating narrative semiotics as post hoc interpretation, actantial mapping is positioned as a generative compositional logic that regulates character functions, conflict configuration, and ethical causality during drafting. The resulting script demonstrates how creative writing can operate as analytical inquiry, preserving the folklore’s ecological and ethical meanings while recontextualizing them for contemporary performance and learning contexts. Methodologically, the study contributes a replicable semiotic-to-dramaturgical workflow that makes the analysis-to-composition pathway transparent and reusable for folklore-to-drama adaptation and scriptwriting pedagogy. Keywords: Actantial mapping; Art-Based Research; Folklore-to-drama adaptation; Greimas’s actantial model; Playwriting
Pengembangan Desa Wisata Melalui Pelatihan Literasi Digital bagi Kelompok Sadar Wisata Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya Yuliawati, Fitriyani; Widiastuti, Wiwi; Agung, Subhan; Muchariman, Randi; Riswandi, Budi; Sarofah, Riska
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/twbcr267

Abstract

Program pengabdian masyarakat Universitas Siliwangi di Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, bertujuan meningkatkan literasi digital pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk memaksimalkan potensi wisata religi Makam Syekh Abdul Muhyi dan keindahan alam sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital memperluas wawasan Pokdarwis mengenai pemasaran digital, pengelolaan informasi dan interaksi dengan wisatawan. Pre-test memperlihatkan rendahnya pemahaman awal; sebagian besar peserta belum memanfaatkan media digital untuk branding desa, dan akses internet terbatas. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman tentang pentingnya platform digital, kemampuan membuat konten promosi, dan pengelolaan media sosial. Peserta juga mulai terbuka terhadap jaringan dan kolaborasi eksternal. Tantangan utama meliputi terbatasnya konektivitas, minimnya pengetahuan digital, belum adanya akun media sosial resmi, serta kurangnya kemitraan dengan pihak luar. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan internet desa, pelatihan lanjutan, pembuatan akun media sosial resmi, dan penguatan kerja sama dengan agen perjalanan serta influencer. Program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal dan branding Desa Pamijahan sebagai destinasi wisata religi dan alam.