Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Pencitraan Politik (Reification) dalam Institusionalisasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tasikmalaya tahun 2014-2020 Agung, Subhan; Ramdhani, Hilal
Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Vol 10, No 1 (2024): (Mei) Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jipp.v10i1.10163

Abstract

Citra publik dibangun untuk melahirkan kesukaan konstituen Tasikmalaya yang melahirkan penyebutan sebagai partai kyai, partai pesantren, partai gerakan/dakwah. Citra ini memiliki pertautan dengan sosio-kultural masyarakat Tasikmalaya yang nota bene kental dengan kultur ke-Islaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang menyelidiki fenomena kontemporer dalam konteks kehidupan nyata, dalam penelitian ini fokus pada penelitian pencitraan politik dalam institusionalisasi Partai Persatuan Pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan model pencitraan yang mengembangkan model pencitraan empat sel utama kekuatan politik Tasikmalaya, yakni mencitrakan sebagainya partainya Ulama Kharismatik, Partai Nahdiyyin, Partai Ormas dan Partai Dakwah. Diantara keempat pencitraan tersebut yang sangat diandalkan adalah PPP merupakan partai yang didukung kuat oleh para Ulama Kharismatik, dimana dalam konteks Tasikmalaya ulama kharisatik memiliki kekuatan politik sebagai aktor politik yang disukai dan diikuti oleh masyarakat. Dengan mengembangkan model pencitraan Kharisma Ulama Mainded sebagai aktor orang kuat dan berpengaruh di Tasikmalaya, maka PPP dapat berkembang dengan pesat dan karena mampu menjadi leaderdalam lembaga eksekutif dan legislatif PPP, maka menjadi tolok ukur survivalitas partai politik di Tasikmalaya.
Sekolah Politik Silihwangi dan Pembangunan Kesadaran Politik Pemuda Kota Tasikmalaya Muchariman, Randi; Gunawan, Hendra; Agung, Subhan
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 5 No 1 (2023): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v5i1.4462

Abstract

Pemuda adalah salah satu pemilih pemula dengan jumlah yang cukup besar di Indonesia. Penting bagi pemuda memiliki kesadaran politik yang dapat mendorong partisipasi politik yang baik. Untuk tujuan tersebut, Sekolah Politik Silihwangi (SPS) sebagai program pengabdian telah melakukan kolaborasi dengan Pelajar Islam Indonesia (PII) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Tasikmalaya sehingga mampu mendeklarasikan Milenial Political Prosperous Peaceful (MP3) sebagai komunitas taktis yang menaungi gerakan pelajar untuk kesadaran dan partisipasi politik. Kolaborasi tersebut dapat terlaksana melalui SPS tingkat menengah,yakni sebuah sekolah politik yang disusun berdasarkan kesepakatan bersama sesuai keperluan kedua belah pihak, yakni penyelenggara SPS dan pesertanya. Program ini telah menunjukan bahwa usaha untuk membangun sebuah kolaborasi memungkinkan bagi sebuah gerakan untuk membangun kesadaran dan partisipasi politik. Tentu masih banyak proses yang harus dilakukan, namuan deklarasi MP3 merupakan awal bagi perkembangan selanjutnya.
Pengembangan Desa Wisata Melalui Pelatihan Literasi Digital bagi Kelompok Sadar Wisata Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya Yuliawati, Fitriyani; Widiastuti, Wiwi; Agung, Subhan; Muchariman, Randi; Riswandi, Budi; Sarofah, Riska
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/twbcr267

Abstract

Program pengabdian masyarakat Universitas Siliwangi di Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, bertujuan meningkatkan literasi digital pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk memaksimalkan potensi wisata religi Makam Syekh Abdul Muhyi dan keindahan alam sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital memperluas wawasan Pokdarwis mengenai pemasaran digital, pengelolaan informasi dan interaksi dengan wisatawan. Pre-test memperlihatkan rendahnya pemahaman awal; sebagian besar peserta belum memanfaatkan media digital untuk branding desa, dan akses internet terbatas. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman tentang pentingnya platform digital, kemampuan membuat konten promosi, dan pengelolaan media sosial. Peserta juga mulai terbuka terhadap jaringan dan kolaborasi eksternal. Tantangan utama meliputi terbatasnya konektivitas, minimnya pengetahuan digital, belum adanya akun media sosial resmi, serta kurangnya kemitraan dengan pihak luar. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan internet desa, pelatihan lanjutan, pembuatan akun media sosial resmi, dan penguatan kerja sama dengan agen perjalanan serta influencer. Program ini memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal dan branding Desa Pamijahan sebagai destinasi wisata religi dan alam.