Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Dampak Pemindahan Ibukota Negara Baru terhadap Ekonomi dan Sosial di Provinsi Kalimantan Timur Aji, Gunawan; Arfani , Zidni; Sari, Ayu Mila; Seprtiani, Rahma
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 1 No. 5 (2023): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v1i5.474

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur didorong oleh ketimpangan sosial ekonomi dan kependudukan. Tujuan pemindahan Ibu Kota Negara ke luar jawa adalah untuk mengurangi beban ekologis seperti kemacetan yang parah, serta peningkatan polusi udara dan air. Pemindahan Ibu Kota Negara tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan berbagai masalah di bidang sosial, ekonomi, dan politik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemindahan Ibukota Negara Baru terhadap ekonomi dan sosial di Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif menggunakan metode kepustakaan. Pemindahan IKN sangat berdampak pada peningkatan perekonomian karena adanya kontribusi dari kegiatan pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota terkait IKN. Bidang usaha jasa dan perhotelan di Balikpapan mendapat banyak pengaruh positif. Perpindahan ibu kota diharapkan dapat mengurangi kesenjangan dan mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Pemindahan Ibu Kota Negara akan berdampak besar bagi struktur masyarakat, cara hidup, serta aspek sosial budaya. Pemindahan Ibu Kota Negara baru ke Kalimantan memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap sektor ekonomi dan social bagi provinsi Kalimantan Timur. Pemerataan ekonomi dan peningkatan lapangan kerja merupakan dampak di sektor ekonomi. Pengaruh di bidang social adalah dengan adanya perubahan struktur, pola hidup dan budaya masyarakat.
Praktik Arisan (Barang) di Desa Karangtengah Kecamatan Ampelgading Pemalang Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah Aji, Gunawan; Utami, Lutfi Ayu Fadhilah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/acm.v2i2.3119

Abstract

The research aims to find out the law of arisan goods in terms of Islamic economic law. The way of thinking of this research is inductive thinking, namely drawing conclusions from various facts and references. The analysis technique is carried out by collecting data, selecting data and simplifying, presenting data and drawing conclusions based on the facts and references sought. From the research it can be concluded that there are two views between the permissibility and prohibition of arisan goods seen from an Islamic perspective, namely the opinion of scholars based on the Koran, as sunnah and sharia economic law. However, the weak opinion that forbids arisan causes arisan goods to be allowed with conditions. The conditions are that there must be an agreement contract, prioritizing justice and honesty.  
DAMPAK PENYALURAN DISTRIBUSI ZAKAT TERHADAP INKLUSI KEUANGAN DAN PENGENTASAN KEMISKINAN Sugiarti, Erika; Aji, Gunawan
Jurnal Akuntansi Vol 3, No 1 (2023): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/ajaki.v3i1.4189

Abstract

Ketidakmerataan distribusi zakat merupakan salah satu permasalahan utama yang dapat melanggengkan ketidakadilan dan meningkatkan kemiskinan dalam masyarakat. Hal ini dapat menyebabkan konflik dan ketidakstabilan serta menghambat kemajuan dan kesejahteraan sosial. Namun, zakat memiliki peran penting dalam memobilisasi dan mendistribusikan kekayaan secara adil untuk mengatasi masalah tersebut. Melalui pengelolaan dan tanggung jawab yang tepat, lembaga zakat dapat mengurangi disparitas sosial dan ekonomi dengan mengumpulkan dan membagikan zakat kepada orang-orang yang membutuhkan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan menjelaskan dampak dari penyaluran distribusi zakat yang berkenaan dengan inklusi keuangan dan pengentasan kemiskinan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini menggunakan data sekunder dengan menggunakan studi literatur  dari berbagai sumber buku, jurnal. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Zakat adalah instrumen penting dalam Islam untuk mengentaskan kemiskinan, dengan fokus utama pada kelompok fakir dan miskin. Meskipun kemiskinan masih menjadi masalah serius di Indonesia, terutama di pedesaan, upaya untuk mengatasinya melibatkan sistem distribusi yang adil, peningkatan kesadaran, dan optimalisasi penggunaan dana zakat dan shadaqah. Pengelolaan zakat yang efektif, termasuk peran pemerintah atau Badan Amil Zakat, bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar diberikan kepada yang membutuhkan dengan cara yang efisien dan berkelanjutan. Selain itu, zakat juga dapat diinvestasikan secara produktif sebagai modal usaha untuk membantu mustahik keluar dari pola konsumtif yang tidak berkelanjutan, menjadikan zakat sebagai instrumen yang mendukung kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan umat.Unequal distribution of zakat is one of the main problems that can perpetuate injustice and increase poverty in society. This can cause conflict and instability and hinder social progress and prosperity. However, zakat has an important role in mobilizing and distributing wealth fairly to overcome these problems. Through proper management and responsibility, zakat institutions can reduce social and economic disparities by collecting and distributing zakat to people in need in accordance with sharia principles. This research aims to explain the impact of zakat distribution regarding financial inclusion and poverty alleviation. This research is a type of qualitative research. The data source for this research uses secondary data from literature studies from various book and journal sources. It can be concluded from this research from this research that Zakat is an important instrument in Islam to alleviate poverty, with a main focus on the needy and poor groups. Although poverty is still a serious problem in Indonesia, especially in rural areas, efforts to overcome it involve a fair distribution system, increasing awareness, and optimizing the use of zakat and shadaqah funds. Effective zakat management, including the role of the government or the Zakat Amil Agency, aims to ensure that assistance is actually provided to those in need in an efficient and sustainable manner. Apart from that, zakat can also be invested productively as business capital to help Mustahik get out of unsustainable consumption patterns, making zakat an instrument that supports economic activities and improves the welfare of the peopple
Risiko Keamanan Siber dalam Sistem Akuntansi Digital: Tinjauan Literatur Sistematik Azzahra, Nur Fatimah; Tsuroya, Navis; Aji, Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4796

Abstract

Transformasi digital dalam sistem akuntansi melalui pemanfaatan cloud computing, artificial intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) terbukti meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pencatatan, serta kecepatan pengambilan keputusan. Namun, di sisi lain, transformasi ini juga mengekspos Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terhadap berbagai ancaman siber, seperti ransomware, phishing, dan distributed denial of service (DDoS), yang berpotensi mengganggu integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data akuntansi, terutama di tengah keterbatasan sumber daya teknologi dan SDM UKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediktif berbasis machine learning (ML) dalam mendeteksi ancaman siber serta merancang Cyber Accounting Readiness Index (CARI) sebagai kerangka evaluatif untuk mengukur dan meningkatkan kesiapan keamanan siber UKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR) berbasis pedoman PRISMA. Populasi penelitian mencakup artikel internasional bereputasi terkait keamanan siber dalam akuntansi digital yang diterbitkan pada periode 2021–2025, dengan sampel purposif sebanyak 10 artikel yang diseleksi dari 1.850 catatan awal. Instrumen penelitian meliputi protokol PRISMA, teknik ekstraksi tematik, sintesis naratif, dan analisis bibliometrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Random Forest dengan tingkat akurasi 92% serta pendekatan LSTM efektif dalam mendeteksi anomali siber. Selain itu, CARI yang dibangun berdasarkan enam dimensi dari kerangka COSO ERM dan NIST mengungkapkan bahwa tingkat kesiapan keamanan siber UKM masih rendah, ditunjukkan oleh hanya 30% UKM yang memiliki kebijakan keamanan siber formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara ML prediktif dan CARI mampu membangun ketahanan akuntansi siber yang adaptif serta mengisi kesenjangan riset terkait keamanan siber pada UKM.
Tantangan Keamanan Siber dalam Penerapan Sistem Akuntansi Digital: Tinjauan Literatur Sistematik Khasanah, Uswatun; Azzahra, Najwa Savira; Aji, Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5008

Abstract

Perkembangan transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem akuntansi modern, terutama melalui adopsi teknologi berbasis internet, komputasi awan, dan otomatisasi proses. Perubahan ini meningkatkan kecepatan, akurasi, serta efisiensi pengelolaan data keuangan, namun pada saat yang sama memunculkan risiko keamanan siber yang semakin beragam dan sulit dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola risiko keamanan siber serta pendekatan mitigasi yang dibahas dalam literatur ilmiah terkait sistem akuntansi digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan yang terstruktur. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci relevan dengan rentang publikasi tahun 2020 hingga 2025. Proses seleksi menghasilkan 25 artikel jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan dominasi penelitian yang berfokus pada wilayah Indonesia dengan metode kualitatif sebagai pendekatan utama. Analisis tematik mengelompokkan temuan ke dalam empat area utama, meliputi pemanfaatan blockchain dan kecerdasan buatan, perlindungan data dan privasi informasi, peran kebijakan dan regulasi pemerintah, serta bentuk ancaman cybercrime beserta upaya penanggulangannya. Studi ini juga mengidentifikasi keterbatasan penelitian empiris yang mengevaluasi penerapan keamanan siber secara langsung pada organisasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penguatan sistem akuntansi digital memerlukan integrasi teknologi yang adaptif, kerangka regulasi yang konsisten, serta peningkatan literasi keamanan siber bagi pelaku organisasi. Pendekatan terpadu tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan dan keandalan sistem akuntansi digital di masa depan.
Peran Artificial Intelligence dan Otomatisasi Sebagai Solusi Inovatif Untuk Meminimalkan Kesalahan Akuntansi Liani, Ani; Definta, Khusnul; Aji, Gunawan
Ekonosfera: Jurnal Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknik Global Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/ekonosfera.v2i1.468

Abstract

This study aims to systematically examine the role of Artificial Intelligence (AI) and automation in minimizing accounting errors while emphasizing its theoretical contribution to the growing body of AI-based accounting literature. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, twenty academic articles published between 2022 and 2025 were analyzed and categorized into three core themes: AI in error detection and correction, automation for reducing human error, and AI-based internal control and auditing. The findings reveal that AI technologies such as machine learning and anomaly detection are effective in identifying and correcting common accounting errors, including data entry mistakes, account misclassification, and fictitious transactions. Moreover, automation enhances operational efficiency, reduces manual workloads, supports real-time monitoring, and enables continuous auditing processes. Theoretically, this study strengthens the conceptualization of AI as a mechanism for accounting error mitigation rather than solely as an efficiency tool. The study concludes with a recommendation for future empirical research across industries to explore ethical integration and sustainable implementation of AI within accounting systems.
Otomatisasi Proses Robotik (RPA) dalam Akuntansi: Tinjauan Literatur Sitematik Berbasis PRISMA Salsabila, Ainaya; Khomsatun, Khoerirozak; Aji, Gunawan
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah Vol. 5 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/txk9kn32

Abstract

Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengevaluasi literatur ilmiah tentang penerapan Robotic Process Automation (RPA) dalam akuntansi. Metode – Penelitian ini menggunakan metode penelitian Systematic Literature Review (SLR). Tahapan PRISMA memungkinkan peneliti memilih 10 artikel relevan dari periode 2020–2025 yang dapat diakses secara terbuka sesuai dengan kategori pemilihan. Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi RPA terus mengalami peningkatan dalam berbagai fungsi akuntansi dan audit. Penerapan RPA terbukti mampu meningkatkan efisiensi proses, akurasi pengolahan data, serta transparansi pelaporan. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi dua hambatan utama dalam implementasi RPA, yaitu keterbatasan sumber daya dan kekurangan keterampilan sumber daya manusia, khususnya dalam aspek kemampuan pemrograman dan pemahaman teknologi digital. Implikasi - Penelitian ini menggunakan literatur ilmiah terkait penerapan RPA dalam akuntansi pada periode 2020–2025 sebagai dasar analisis. Orisinalitas - Makalah ini mengkaji penerapan RPA dalam akuntansi dengan mengidentifikasi manfaat, tantangan, serta celah penelitian yang masih terbatas dibahas. Penelitian ini menyoroti kurangnya kajian mengenai dampak strategis RPA dan kecerdasan buatan terhadap kinerja keberlanjutan dan strategi CSR, sehingga memberikan kontribusi baru bagi pengembangan penelitian di bidang akuntansi digital. Kata kunci: Otomatisasi Proses Robotik (RPA), Akuntansi, Tinjauan Literatur Sistematik (SLR)
Artificial Intelligence dalam Administrasi Pajak: Tinjauan Literatur Mengenai Efisiensi, Transparansi, dan Akuntabilitas Lailatul Fadhilah; Salsabila, Savira; Aji, Gunawan
Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Wahana.20.0210

Abstract

Artificial Intelligence (AI) plays an increasingly important role in the modernization of tax administration in Indonesia. The application of AI is a key strategy for improving the efficiency, transparency, and accuracy of data management, especially amid the increasing complexity of transactions and the demand for fast and responsive tax services. Traditional tax administration faces challenges such as the limitations of manual analysis, potential recording errors, and weak detection of non-compliance. This study aims to analyze the role of AI in improving the quality of tax administration as well as examine the challenges that emerge during its implementation. This study adopts a literature review method supported by a descriptive qualitative approach. The results show that AI can strengthen process automation, improve data analysis accuracy, support risk-based audits, and improve overall taxation system oversight. However, AI implementation still faces challenges in the form of data security, algorithmic bias risks, and limitations in digital infrastructure that must be improved for its optimal utilization.
Tinjauan Sistematik tentang Teknologi Digital dalam Akuntansi Sektor Publik Muslimah; Ulya, Kaela Najwa Himatul; Aji, Gunawan
Akuntansi dan Manajemen Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jam.v20i2.373

Abstract

Digital transformation has rapidly reshaped the landscape of public sector accounting, yet a comprehensive understanding of its impact remains limited. This study aims to conduct a Systematic Literature Review (SLR) on the implementation of digital technologies in public sector accounting practices. Utilizing the PRISMA protocol, this review analyzes 25 academic articles sourced from Google Scholar, published between 2021 and 2025. Selection criteria included peer-reviewed status, topical relevance, and focus on technologies such as Artificial Intelligence, Blockchain, IoT, and e-budgeting. Findings reveal that digitalization enhances efficiency, transparency, and accountability through faster data processing and automation of internal controls. However, challenges such as digital infrastructure gaps, low digital literacy, and cybersecurity concerns persist. This study contributes by synthesizing a thematic framework outlining key trends and research gaps, offering strategic guidance for policymakers and educators in developing digitally integrated governance and curriculum models. Its practical implications include the need for human resource upskilling, robust digital auditing mechanisms, and quantitative evaluations of technology's impact on public financial management.