Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Bahasa Pemograman Python Berbasis Modul Sympy Untuk Memvisualisasi Konsep Fisika Matematika Bagi Mahasiswa Calon Guru Jannatin Ardhuha; I Wayan Sudiarta; Lalu Rudyat Telly Savalas; Ap’aluddin; Thufail Mujaddid Al-Qoyim; Putri Julia Maemum; Mega Safana; Ahmad Fadli; Nurjamilah; Muhamad Hendri Diarta; Chorina Ika Ristanti; Nanda Nabila Maharani; Siti Nurkhaliza; Ulfa Dwiyanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.149 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1238

Abstract

Basic programming skills are perceived to be increasingly important in this rapidly changing era. Mastery of programming languages is not only important for informatics and computer technology activists, but also becomes essential for science, science education, and pre-service science teachers. To deal with this matter, an outreach program has been carried out in by undertaking python language training with sympy module for prospective science teachers. The activity aims to give training to student teacher to have basic knowledge in python programming by using sympy module, to gain a deeper skill to visualize physical mathematics concepts and utilize the absorbed skills in mastering other physics concepts. The training includes introduction to python language, python-jupyter and sympy installation, script and module usage, introduction to google collab and application python-based sympy module to visualize concepts in physical mathematics. The two days training activities received good response from participants. A total of 95.5% of participants rated the training material as highly relevant and in line with expectations of participating in the training. In addition, the discussion and Q&A activities at the end of the activity also help participants to understand the material better. Students particularly learnt to solve problems in physical mathematics easily and quickly when using python-based programs sympy module. From the series of activities that have been carried out, it can be concluded that this outreach activity showed an obvious benefit for science student teachers, and hence it is advisable to do similar activities with broader participants in the future.
KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PEMBINAAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DI MAN 1 LANGKAT SUMATERA UTARA Siti Nurkhaliza; Sri Rahmi; Ainul Mardhiah
Intelektualita Vol 9, No 01 (2019): Jurnal Intelektualita
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gaya kepala madrasah dalam pembinaan kompetensi guru di MAN 1 Langkat. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang merupakan prosedur penelitian yag menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Subjek penelitian yang digunakan adalah kepala madrasah dan 4 orang guru. Analisis data menggunakan triangulasi dengan teori Miles dan Hubberman. Hasil penelitian di MAN 1 Langkat bahwa kepala madrasah menjalankan 4 gaya kepemimpinan dalam pembinaan kompetensi kepribadian guru. Pertama, gaya kepemimpinan demokratis, kepala madrasah selalu bermusyawarah jika ada suatu masalah yang terjadi. Kedua, gaya kepemimpinan permisif, kepala madrasah dalam melaksanakan suatu usaha, rencana yang begitu tegas dianggap tidak perlu dikarenakan akan mengekang kebebasan bagi setiap anggota dan akan mengurangi inisiatif mereka untuk program kedepannya. Jadi, kepala madrasah menerima usulan dari setiap anggota untuk program kedepannya. menerima usulan dan saran dari anggotanya untuk program kedepannya. Ketiga, Gaya Kepemimpinan Partisipatif, kepala madrasah dengan hati terbuka menerima kritikan dan saran yang membangun dari guru-guru. Ketiga, gaya kepemimpinan karismatik, kepala madrasah yang memiliki daya Tarik yang positif yang bisa mempengaruhi bawahannya. Keempat, Gaya Kepemimpinan Karismatik, kepala madrasah sangat berwibawa, datang tepat waktu, sopan santun, dan ramah tamah untuk sebagai contoh yang baik kepada guru-guru.
ANALISIS BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN DAN JUMLAHPEMBELIAN MANISAN HALUA DI KOTA STABAT KABUPATEN LANGKAT Siti Nurkhaliza; Thomson Sebayang; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bauran pemasaran merupakan strategi pemasaran yang meliputi produk, tempat, dan harga yang memiliki peranan yang sangat penting terhadap kepuasan konsumen dan dalam menentukan jumlah pembelian. Tujuan dari penelitianini adalah untuk menjelaskan tingkat kepuasan konsumen, menganalisis pengaruh komponen bauran pemasaran terhadap tingkat kepuasan, menganalisis pengaruh komponen bauran pemasaran terhadap jumlah pembelian Manisan Halua, dan menganalisis pengaruh tingkat kepuasan terhadap jumlah pembelian Manisan Halua.Penelitiandilakukan diKota Stabat KabupatenLangkatyang ditentukan secara purposive sampling.Besar sampel ditentukan dengan metode Slovin,dimana diperoleh sebanyak46 konsumen.Untuk pengambilan sampel digunakan metode accidental sampling.Metode analisisyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif untuk menjelaskan tingkat kepuasan konsumen dan metode analisis jalur (path analysis) model regresi berganda untuk menganalisispengaruhindikator komponen bauran pemasaran terhadap tingkat kepuasan konsumen dan jumlah pembelian Manisan Halua.Hasil penelitian menunjukkanbahwa posisi tingkat kepuasan konsumen manisan Halua beradapada tingkatan puas. Secara simultan, semua komponen indikator bauran  pemasaran  (produk, tempat, dan harga) berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan konsumen, namun secara parsial hanyavariabelwarna, kebersihan dan kenyamanan, dan kesesuaian harga yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan konsumen. Terhadap jumlah pembelian Manisan Halua, baik secara simultan maupun parsial, tidak ada komponen bauran pemasaran yang berpengaruh signifikan. Tingkat kepuasan konsumen tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah pembelian Manisan Halua.     Kata Kunci : Bauran Pemasaran, Tingkat Kepuasan Konsumen, dan Jumlah Pembelian Konsumen