Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Melalui Inovasi Rasa, Pengemasan Serta Pemasaran Guna Meningkatkan Daya Saing "Kripik Singkong" Desa Langko di Era Industry 4.0 Lalu Zulkifli; Lala Dwi Sasmitha; Atika Qomaria; Dinda Nurhandayani; Fadilla Dwi Pangestuti; Ahliah Ghurfah; Lalu Ramas Arya; Dyah Rahayu; Lalu Habib; Nita Setiawati; Nurmasita; Muhammad Rainaldy Juliansyah; Fitrianingsih; Rani Musmiawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.223 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1384

Abstract

Desa Langko merupakan salah satu desa yang dikenal dengan produksi berbagai makanan ringan seperti kripik singkong, kripik ubi, kue kering, kue basah, dan gula aren. Berdasarkan survei yang telah dilakukan, pengemasan kripik singkong masih terbilang sederhana dan belum memenuhi standar BPOM. Selain itu, rasa kripik singkong kurang bervariasi. Sehingga kami melakukan pendampingan UMKM ini bertujuan untuk memberikan solusi, evaluasi serta perbaikan terhadap permasalahan yang ada di UMKM diantaranya cara pengemasan, pemasaran, serta inovasi rasa. Adapun prosedur dalam kegiatan ini adalah 1) Pendekatan dan berkoordinasi dengan pemilik dan karyawan Kripik Singkong Najmul Khair. 2) Berdiskusi mengenai permasalahan yang dihadapi mitra, sekaligus merencanakan kegiatan yang menunjukkan langkah-langkah solusi atas persoalan yang dihadapi. 3) Mahasiswa memberikan solusi sekaligus melakukan pengemasan, pemasaran dan inovasi rasa. 4) Mahasiswa melakukan survey melalui pengisian kuisioner kepuasan terhadap inovasi rasa, kemasan terbaru, dan system pemasaran. 5) Pelatihan pengemasan, dan pemasaran produk melalui digital marketing kepada UMKM. 6) Penyerahan peralatan dan hasil pemasaran yang disumbangkan kepada mitra yang terkait untuk mendukung pembuatan produk yang akan dilaksanakan kedepan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode deskriptif dengan menggunakan 2 cara pengambilan data yaitu observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa inovasi rasa, pengemasan serta pemasaran yang dikembangkan sangat baik. Selanjutnya, UMKM yang terkait telah menggunakan kemasan yang sesuai dengan standar hasil dari kegiatan pengabdian melalui KKN ini.
Analisis In Silico Interaksi antara Interferon Beta dengan Senyawa Turunan Flavonoid dan Terpenoid dari Bunga Carthamus tinctorius Lismayana Hansur; Nurmasita; Paisal; Sandy Vitria Kurniawan
MEDICINUS Vol. 38 No. 6 (2025): MEDICINUS
Publisher : PT Dexa Medica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56951/nej0dw97

Abstract

Background: Kasumba turatea (Carthamus tinctorius) has long been empirically used by the people of South Sulawesi as a traditional medicine for diseases caused by viral infections. This plant is known to contain compounds such as thymol, carvacrol, carthamon, chalcone, and linalool, which have potential immunomodulatory activity, including relevance to multiple sclerosis. One of the immune mechanisms which play a role is interferon beta (IFN-β), whose function is influenced by β-glucan, which can enhance IFN-β expression. Objective: This study aims to explore the interaction between thymol, carvacrol, carthamon, chalcone, and linalool — compounds with immunomodulatory— and IFN-β through acomputational (in silico) approach. Methods: The method used in this study is molecular docking using AutoDock Tools, AutoDock Vina, and Discovery Studio applications. The 3D structure of interferon beta was obtained from the Protein Data Bank (PDB) with PDB ID 1AU1. Beta-D-glucan (BDG) was used as the control compound. The ligands examined included carthamon, carvacrol, chalcone, linalool, and thymol. Results: Docking results showed that carthamon exhibitedthe highest binding affinity among the ligands. Key residues involved in ligand interaction at the active site of IFN-β were glutamic acid 42, arginine 28, serine 13, asparagine 90, and leucine 9, which interacted via hydrogen bonds. Conclusion:This study provides preliminary evidence that active compounds from kasumba turatea, particularly carthamon, have the potential to interact wit IFN-β. These findings can serve as a foundation for further research to examine the interaction of carthamon with IFN-β, which could enhance immunomodulatory capabilities.