Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Bullying Pada Anak Sekolah Dasar Dalam Pendidikan Multikultural Hasibuan, Vivi Uvaira; Lestari, Wiwik; Yani, Fitri; Lova, Stelly Martha
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.430

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi bullying pada anak dalam pendidikan multikultural yang menerapkan sikap peduli, menghargai, dan menghormati setiap perbedaan anak di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang dihadapi diantaranya mengenai bullying dan strategi penerapan pendidikan multikulturalisme pada anak Sekolah Dasar. Solusi untuk mengatasi permasalahan kegiatan PKM di antaranya: (1) Melaksanakan penyuluhan terkait pendidikan multikultural dengan cara demontrasi kegiatan mendongeng; (2) Anak diminta melakukan pengamatan dan menyimak kegiatan mendongeng; (3) Mengadakan sesi diskusi dan curah pendapat dengan anak-anak tentang apa yang mereka amati: dan (4) Memberikan motivasi tentang pentingnya kesadaran mengenai lingkungan yang multikultural dan menolak Tindakan bullying. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lingkungan, diskusi permasalahan, dan penetapan solusi permasalahan, melaksanakan program pendampingan, monitoring dan evaluasi, tindak lanjut mengembangkan program pendampingan pada aspek yang lain dan skala yang lebih luas. Hasil kegiatan PKM yaitu rata-rata keberhasilan pemahaman siswa secara keseluruhan dari 10 pertanyaan yang diajukan ada 71,81% dengan kategori Baik artinya dapat dipahami dengan baik oleh siswa isi dongeng secara keseluruhan, jadi melalui kegiatan PKM ini edukasi tindakan bullying di SDN No. 066650 Medan Kota dalam Pendidikan multikultural diyakini dapat menurunkan tindakan bullying pada anak.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Motivasi dan Kemampuan Literasi Sains Untuk Peserta didik Yani, Fitri; Hasibuan, Vivi Uvaira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap motivasi dan kemampuan literasi sains, Adapun jenis penelitian yaitu quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Desain penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Rancangan penelitian ini ada dua kelompok objek yaitu kelas eksperiman dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan pendekatan CTL, sedangkan untuk kelas kontrol diajar tanpa menggunakan pendekatan CTL. Poulasi dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMPN 1 Kabanjahe, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik, di mana kelas VIII-B yang berjumlah 18 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-A yang berjumlah 18 peserta didik sebagai kelas kontrol. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan teknik Sampling Jenuh, yang dilakukan dengan cara menggunakan populasi sebagai sampel dengan alasan karena jumlah populasi kecil. Hasil dari angket motivasi sebelum perlakuan pada kelas eksperimen yang diajar menggunakan pendekatan CTL menunjukkan bahwa skor tertinggi yaitu 44 dan skor terendah yaitu 30, dari skor ideal 60 dan total skor rata-rata yaitu 40,83 dengan standar deviasi 3,39 dan varians 11,52. Sedangkan hasil dari angket motivasi setelah perlakuan menunjukkan bahwa skor tertinggi yaitu 56 dan skor terendah yaitu 43, dari skor ideal 60 dan total skor rata-rata yaitu 47,44 dengan standar deviasi 3,93 dan varians 15,44. Hasil dari angket motivasi sebelum perlakuan pada kelas kontrol yang diajar menggunakan pendekatan saintifik menunjukkan bahwa skor tertinggi yaitu 49 dan skor terendah yaitu 34, dari skor ideal 60 dan total skor rata-rata yaitu 40,72 dengan standar deviasi 4,58 dan varians 20,80. Sedangkan hasil dari angket motivasi setelah perlakuan menunjukkan bahwa skor tertinggi yaitu 48 dan skor terendah yaitu 30, dari skor ideal 60 dan total skor rata-rata yaitu 40,61 dengan standar deviasi 5,07 dan varians 25,66. Berdasarkan pengujian prasyarat analisis data, kelas eksperimen dinyatakan terdistrubusi normal. Sehingga uji hipotesis dilakukan dengan uji-????. Adapun kriteria pengujiannya adalah jika thitung > ttabel pada taraf signifikan α = 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima dan sebaliknya thitung < ttabel pada taraf signifikan α = 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan CTL terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 4 Tobadak pada materi Usaha dan Pesawat Sederhana dan Hubungannya dengan Kerja otot pada Manusia Selanjutnya pada kemampuan literasi sains diperoleh hasil analisis yaitu thitung = 9,78 > ttabel = 1,69. Hal ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan CTL terhadap kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Kabanjahe pada materi Usaha dan Pesawat Sederhana dan Hubungannya dengan Kerja otot pada Manusia.
Analisis Keterampilan Proses Sains Berbasis Praktikum di Universitas Haji Sumatera Utara Hasibuan, Vivi Uvaira; Yani, Fitri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12837

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran dari keterampilan proses sains berbasis praktikum dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretes-posttest. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan wawancara. Subjek penelitian teridiri dari 25 orang mahasiswa yang menempuh mata kuliah Ilmu Pengetahuan Alam di Universitas Haji Sumatera Utara. Berdasarkan hasil dari penelitian ini diperoleh presentase keterampilan proses sains pada setiap indikator, yaitu mengamati 67%, mengklasifikasi 57%, melakukan percobaan 75%, mengkomunikasikan 55%, menarik kesimpulan 54%, dan memprediksi 64%. Hal ini dapat dilihat bahwa metode praktikum dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dengan perolehan N-gain 0.31 yang menunjukkan praktikum dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dengan kategori sedang.
Analisis Penggunaan Teknologi Artifical Intelligence (AI) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Di SD Hasibuan, Vivi Uvaira; Surbakti, Fitri Yani; Erika, Erika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan Teknologi Artificial Intelligence (AI) terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Perkembangan teknologi digital, terutama AI, telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran IPA. Meskipun pembelajaran IPA di SD sering dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan media pembelajaran dan metode yang konvensional, penerapan AI menawarkan solusi yang potensial. Teknologi AI dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang adaptif, personal, dan interaktif, yang dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur menggunakan analisis kualitatif terhadap sepuluh artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam pembelajaran IPA, seperti melalui media pembelajaran berbasis AI, telah terbukti meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi IPA. AI juga memungkinkan pembuatan eksperimen virtual dan soal berbasis AI yang dapat mengasah keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, penggunaan AI dalam pembelajaran IPA di SD memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar, dengan menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan berbasis data, serta mendukung guru dalam memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.
Perencanaan Merdeka Belajar Berbasis Literasi dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Pancur Batu Yani, Fitri; Hasibuan, Vivi Uvaira
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 3 Oktober 2025 | In Press
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i3.916

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam serta menganalisis proses perencanaan dan berbagai hambatan yang muncul dalam penerapan program Merdeka Belajar berbasis literasi pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMP Negeri 2 Pancur Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh dari guru mata pelajaran IPA dan peserta didik sebagai informan utama, sedangkan data sekunder bersumber dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta berbagai dokumen yang relevan dengan fokus kajian penelitian ini. Keabsahan data diuji melalui penggunaan teknik triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perencanaan program Merdeka Belajar berbasis literasi di SMP Negeri 2 Pancur Batu dirancang melalui proses musyawarah yang melibatkan berbagai pihak terkait di lingkungan sekolah. Rencana kegiatan pembelajaran meliputi dua ranah utama, yakni pelaksanaan di dalam kelas dan di luar kelas. Perencanaan pembelajaran di dalam kelas mencakup penyusunan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan pembelajaran yang di dalamnya mencakup perumusan tujuan, pemilihan materi ajar, penetapan metode atau strategi pembelajaran yang sesuai, serta penentuan prosedur evaluasi guna menilai hasil belajar peserta didik. Sementara itu, perencanaan kegiatan di luar kelas difokuskan pada pelaksanaan program literasi sekolah melalui aktivitas membaca, menulis, dan belajar bersama yang dilaksanakan secara bertahap melalui proses pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Selain itu, kegiatan literasi dalam pembelajaran ini memiliki dua sasaran utama, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Perencanaan program Pembelajaran Mandiri berbasis literasi dalam mata pelajaran sains di sekolah ini terhambat oleh tiga faktor utama: (1) kurangnya personel yang memahami program literasi secara menyeluruh; (2) kurangnya waktu untuk melaksanakan kegiatan literasi di sekolah; dan (3) kondisi perpustakaan sekolah yang masih terbatas pada koleksi buku teks dan jumlah buku pelengkap yang relatif sedikit.