Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Mekanisme Koping dengan Beban Kerja Perawat Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tanjung Mulia Ritawan, Ritawan; Dedi, Dedi; Siregar, Maya Ardilla; Nisa, Widiya
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i2.6253

Abstract

Pendahuluan : Mekanisme koping adalah cara yang digunakan individu dalam menyelesaikan masalah, mengatasi perubahan yang terjadi, dalam situasi yang mengancam, baik kognitif maupun perilaku. Koping adalah proses dimana seseorang mencoba untuk mengatur perbedaan yang diterima antara keinginan (demans) dan pendapatan (resources) yang dinilai dalam suatu keadaan yang penuh tekan, koping dapat diarahkan untuk memperbaiki atau menguasai suatu masalah dapat juga membantu megubah persepsi atas ketidaksesuaian, menerima bahaya, melepaskan diri atau mengindari situasi stres. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan beban kerja perawat instalasi rawat inap di rumah sakit umum mitra medika tanjung mulia. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam pengambilan sampel ini adalah perawat instalasi rawat inap yang berjumlah 70 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil: Hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi- Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan probabilitas  (Asymp. Sign) Mekanisme koping 0,004 nilai sig α 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada hubungan mekanisme koping dengan beban kerja perawat instalasi rawat inap di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Tahun 2022. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan mekanisme koping dengan beban kerja perawat di Rumah Sakit Mitara Medika Medan Tahun 2022. untuk perawat disarankan agar dapat mempertahankan mekanisme koping untuk memproleh pelayanan kesehatan yang bermutu.
ANALISIS FAKTOR RUJUKAN ONLINE YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PADA PASIEN RAWAT JALAN BPJS Daulay, Cahya Aisyah; Nisa, Widiya; Marito, Lily Putri
Jurnal Mal el Hayat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Mal el Hayat : Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemahnya sistem rujukan berdampak pada penggunaan sumber daya manusia dan teknologi canggih tidak tepat guna berakibat pada penumpukan pasien yang terjadi di Rumah Sakit dan pada  akhirnya berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bersifat survey analitik. Jumlah sampel yaitu 96 orang  yang ditarik dengan metode purposive sampling. Instrumen data menggunakan kuesioner dengan item corrected correlation 0,361 dan cronbach alpha = 0,6. Analisa data dilakukan dengan X2 test pada uji bivariat dan regresi logstik untuk uji multivariat pada taraf nyata α =0,05. Hasil analisa menemukan bahwa terdapat hubungan kepastian waktu(p=0,005), kepastian rujukan (p=0,007), waktu tunggu (p=0,034), akses layanan kesehatan(p=0,011), mutu layanan kesehatan(p=0,001), proses layanan kesehatan(p=0,004) sistem layanan kesehatan(p=0,003) dengan kepuasan pasien rawat jalan BPJS dan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan pasien adalah kepastian rujukan (OR=8,886). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan kepastian waktu, kepastian rujukan, waktu tunggu, akses layanan kesehata, mutu layanan kesehatan, proses layanan kesehatan dan sistem layanan kesehatan dengan kepuasan pasien. Disarankan kepada dokter agar tepat waktu dalam pelayanan agar pelayanan lebih optimal.
PENERAPAN KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN SERTA PEREDARAN NARKOBA (P4GN) DI MASYARAKAT Damanik, Rina Anggraini; Nisa, Widiya
Jurnal Mal el Hayat Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Narkoba (P4GN) di Kota Medan memiliki peran yang sangat penting dalam menanggulangi masalah narkoba yang terus berkembang. Dalam upaya untuk mengurangi angka prevalensi penyalahgunaan narkoba, berbagai langkah telah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan kebijakan P4GN di Kota Medan, dengan fokus pada efektivitas implementasi, tantangan yang dihadapi, serta peran serta masyarakat dalam mendukung kebijakan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tiga informan utama yang terdiri dari Kabid/Petugas BNN Kota Medan, Staff BNN Kota Medan, dan Kelompok Teman Sebaya dari komunitas di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program P4GN telah dijalankan dengan berbagai kegiatan penyuluhan, seminar, dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba, tantangan yang dihadapi cukup signifikan. Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam program P4GN, kurangnya koordinasi antara lembaga terkait, dan terbatasnya fasilitas rehabilitasi menjadi hambatan utama dalam mencapai tujuan kebijakan ini. Selain itu, meskipun media sosial telah digunakan sebagai sarana penyuluhan, masih terdapat gap dalam efektivitas komunikasi yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar lebih banyak upaya dilakukan untuk memperkuat koordinasi antar lembaga, meningkatkan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat, serta memperbesar akses fasilitas rehabilitasi untuk pengguna narkoba. Dengan dukungan yang lebih kuat dari masyarakat dan pemerintah, kebijakan P4GN diharapkan dapat lebih efektif dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di Kota Medan.