Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CEGAH STUNTING DAN GIZI BURUK PADA BALITA DENGAN EDUKASI GIZI BAGI TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA BANYUMULEK KABUPATEN LOMBOK BARAT Asmawati, Asmawati; Sari, Desy Ambar; Ihromi, Syirril; Nurhayati, Nurhayati; Pacitra, Silda; Lutfiah, Tasya Danela; Rizal, Hairul
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.736 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v2i2.5989

Abstract

Ibu merupakan pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya dalam sebuah keluarga. Oleh karena itu, seorang ibu perlu dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup untuk mendampingi tumbuh kembang anaknya. Salah satu ilmu yang harus dimiliki adalah ilmu tentang manfaat makanan dan zat gizi bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan tambahan pengetahuan kepada ibu-ibu peserta tentang tumbuh kembang anak dan upaya mencegah stunting. Pengabdiam ini dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan yang disertai dengan diskusi dan tanya jawab sekitar tumbuh kembang anak, stunting, gizi buruk dan makanan bergizi. Sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan dilakukan pre dan post test untuk mengukur dan mengetahui tingkat pengetahuan peserta dan daya serapnya terhadap materi yang yang disampaikan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta sebesar 60,8%, dari skor nilai awal (sebelum penyampaian materi) hanya sebesar 35,4% meningkat menjadi 96,2% (setelah penyampaian materi). Hasil penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan tambahan bagi ibu-ibu peserta dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan mencegah kejadian stunting. Mothers are the primary and first educators for their children in a family. Therefore, a mother needs to be equipped with sufficient knowledge to accompany her child's growth and development. One of the sciences that must know is the knowledge of the benefits of food and nutrients for health. This service activity aims to provide education and additional knowledge about child growth and development and prevent stunting to participants. This activity is conducted in counseling accompanied by discussions and questions and answers about child growth and development, stunting, malnutrition, and nutritious food. Before and after the counseling, pre and post-tests were carried out to measure and determine participants' level of knowledge and their absorption of the material presented. The results of the counseling showed that there was an increase in the knowledge of the participants' mothers by 60.8%. Before the material delivery by 35.4% increased to 96.2% after the delivery of the material. The results of this counseling are expected to provide additional knowledge for participating mothers in assisting children's growth and development and preventing stunting.
PENGELOLAAN LIMBAH VAKSINASI DI PUSKESMAS DEPOK 3 Maulana, Muchsin; Saptadi, Julian Dwi; Rahma, Fika Widya; Lutfiah, Tasya Danela; Sulistyawati, Sulistyawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.25811

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) adalah salah satu jenis fasilitas pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah medis dan non medis. Limbah B3 medis adalah limbah yang berpotensi terkontaminasi zat infeksius yang berasal dari aktivitas pelayanan di fasilitas kesehatan, seperti sisa makanan dan barang-barang hasil penanganan medis. Limbah medis padat yang berasal dari fasilitas kesehatan memengaruhi kesehatan dan lingkungan, sehingga pengelolaan limbah medis padat di fasilitas kesehatan harus diperhatikan dengan cermat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengelolaan limbah mulai dari pemilahan, pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan di Puskesmas Depok 3 disesuaikan dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/537/2020. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengamatan langsung (observasi) dan wawancara mendalam. Penelitian ini melibatkan empat informan: kepala puskesmas, kepala unit sanitasi, petugas pengelola limbah, dan cleaning service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengelolaan yang tidak sesuai standar, seperti penggunaan alat pelindung diri yang tidak digunakan sepenuhnya, pembuangan sampah, penyimpanan sementara, dan pembuangan akhir yang membutuhkan waktu lebih dari 48 jam. Sebagai hasil dari penelitian ini, pengelolaan sampah Covid-19 di Puskesmas Depok 3 belum memenuhi standar Kepmenkes. Disarankan agar Puskesmas Depok 3 mengikuti pelatihan dan sosialisasi tentang Pengendalian limbah Covid-19 dan pengendalian limbah medis padat B3 yang lebih ketat.