Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : e-Dinamis

PENYELIDIKAN PERILAKU MEKANIK BOLA GOLF POLYMERIC FOAM YANG DIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) DAN NILONAKIBAT BEBAN TEKAN STATIK DAN IMPAK Dede Setyawan; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 3, No 3
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.588 KB)

Abstract

ABSTRAKPengujian bola golf polymeric foam perlu dilakukan untuk mengukur seberapa besarkemampuan bola golf polymeric foam. Pengujian dilakukan terhadap dua komposisi polymericfoam untuk membandingkan kekuatan material dua komposisi sebagai bahan penyusun lapisanluar bola golf. Pembebanan yang terjadi pada bola golf dapat berupa pembebanan statik tekandan pembebanan impak. Pembebanan statik dapat terjadi pada saat penyimpanan bola golf,sedangkan pembebanan impak terjadi saat pemukulan bola golf. Penelitian ini dilakukan untukmenyelidiki perilaku mekanik yang terjadi pada bola golf polymeric foam akibat pembebananstatik dan impak. Variabel pengujian statik yang diukur dalam penelitian ini adalah tekananmaksimum, tegangan maksimum, dan modulus elastisitas material penyusun bola golfpolymeric foam. Pengujian impak pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuanbola golf polymeric foam dalam menerima beban impak. Dari hasil pengujian tekan statikdiperoleh nilai tekanan maksimum sebesar 9,23 KN, tegangan maksimum sebesar 24,31 MPa,Modulus elastisitas sebesar 27,31 MPa untuk komposisi polymeric foam 1, sedangkan untukkomposisi polymeric foam 2 memiliki nilai tekanan maksimum sebesar 6,59 KN, teganganmaksimum sebesar 17,36 MPa, dan modulus elastisitas sebesar 23,45 MPa. Hasil pengujianimpak menunjukan perbedaan jarak lintasan bola antara bola golf pabrikan dengan bola golfpolymeric foam.Kata Kunci: Bola golf polymeric foam, Beban tekan statik, Modulus elastisitas tekan, Bebanimpak.
SIMULASI DAN PEMBUATAN BOLA GOLF POLYMERICFOAM YANG DIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) DAN SERAT NILON Adnan Ghazali Zain Hsb; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 4, No 4 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.785 KB)

Abstract

ABSTRAKBanyak bola golf bekas yang masih bisa di daur ulang. Pada penelitian ini dilakukan risetuntuk mendaur ulang bola golf, dimana bola golf yang terbuat dari polymeric foam yangdiperkuat tandan kosong kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan teknikpembuatan dan komposisi dari material komposit tersebut, membandingkan hasil simulasiaerodinamis bola golf dimple dengan bola golf tanpa dimple. Penelitian ini dilakukan dalambeberapa tahap kegiatan atau pengerjaan seperti pembuatan spesimen melakukan pemodelandengan software Solid work dan simulasi menggunakan software Ansys 14 . Dari hasilpenelitian ini didapat teknik pembuatan spesimen yang terbaik dengan metode tuang tekandengan komposisi 1: Resin 9%, serat TKKS 3%, serat nilon 2%, polyurethane 5%, Silikon 78%,Katalis Silikon 1% dan Katalis Resin 1%. Untuk komposisi 2: Resin 19%, serat TKKS 3%, seratnilon 2%, polyurethane 5%, silikon 68%, katalis silikon 1% dan katalis resin 1%. Hasil simulasiaerodinamis bola golf dimple memiliki gaya gesek lebih kecil sehingga terjadi turbulensidibelakang bola sedangkan bola golf tanpa dimple memiliki gaya gesek yang lebih besarsehingga tidak terjadi turbulensi dibelakang bola akan tetapi sering terjadi slip.Kata kunci: Bola golf, polymeric foam, Ansys 14.ABSTRACTA lot of used golf balls can still be recycled. In this research study to recycle golf balls, golf ballswhich are made of a polymeric foam reinforced palm empty fruit bunches. The purpose of thisstudy was to obtain engineering manufacture and composition of the composite material,comparing the simulation results aerodynamic dimple golf ball with a golf ball without a dimple.The research was carried out in several stages or construction activities such as themanufacture of specimens perform with software Solid modeling and simulation work usingAnsys software 14. From these results obtained specimens of the best manufacturingtechniques with methods of casting press with the composition 1: Resin 9%, 3% TKKS fiber,nylon fiber 2%, 5% polyurethane, 78% Silicon, Silicon Catalyst Resin Catalyst 1% and 1%. Forcomposition 2: Resin 19%, fiber TKKS 3%, 2% nylon fiber, polyurethane 5%, 68% silicon,silicon catalyst 1% and 1% resin catalyst. Simulation results aerodynamic dimple golf ball hasless friction resulting in turbulence behind the ball while the ball dimple golf without having largerfrictional forces so that no turbulence behind the ball but often slip.Keywords: Golf balls, polymeric foam, Ansys 14
ANALISA RESPON PARKING BUMPER REDISAIN DARI BAHAN POLYMERIC FOAM DIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) AKIBAT BEBAN TEKAN STATIK Fernando Binsar Siagian; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 5, No 1 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.834 KB)

Abstract

ABSTRAKKomposit diperkuat serat adalah material non-logam yang mempunyai banyakkeuntungan karena sifat fisis dan mekanis yang baik. Pemakaian blowing agent membuatmaterial ini menjadi lebih ringan lagi yang dikenal dengan istilah material komposit polymericfoam (PF). Sebagai penguat penelitian ini menggunakan serat alam yang didapat daripengolahan serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Tujuan penelitian ini adalah untukmemperoleh tegangan tekan maksimum, dan gaya maksimum yang terjadi akibat beban tekanstatiki. Pengujian yang dilakukan terhadap bahan ini yaitu: uji tekan statik. Hasilnya, untukparking bumper diperoleh gaya tekan maksimum sebesar 38934.615 N, dan kekuatan tekansebesar 502.174 MPa.Key words: Parking Bumper, polymeric foam, Uji tekan statik, Sifat mekanik, seratTKKS, komposit
ANALISA TEGANGAN PIPA PADA SISTEM PERPIPAAN HEAVY FUEL OIL DARI DAILY TANK UNIT 1 DAN UNIT 2 MENUJU HEAT EXCHANGERDI PLTU BELAWAN Peter manurung; Bustami syam
e-Dinamis Vol 5, No 1 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.022 KB)

Abstract

AbstrakDalam merancang suatu plant, tidak terlepas dari sistem perpipaan. Maka dalam hal iniperancangan perpipaan harus benar-benar aman dan memiliki fleksibilitas yang cukup. Dalamhal ini dibutuhkan suatu analisa tegangan pada perpipaan untuk menentukan ada atau tidaknyategangan yang berlebih (overstress) dan analisa gaya dan momen yang berlebih padasambungan (nozzle), agar tidak terjadi kebocoran yang diakibatkan oleh beban yang berlebih(overload) pada sambungan equipment dengan sistem perpipaan. Jika ditemukan kegagalanatau tegangan yang berlebih maka perlu dilakukan perancangan ulang untuk mempastikanbahwa sistem perpipaan ini dapat beroperasi dengan aman. Hasil dari tegangan, gaya danmomen harus sesuai dengan standar dan kode yang ditetapkan.Kata kunci: analisa tegangan pipa, gaya dan momen sambungan, sistem perpipaan
ANALISIS SIMULASI STRUKTUR CHASSISMOBIL MESIN USU BERBAHAN BESI STRUKTUR TERHADAP BEBAN STATIK DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ANSYS 14.5 Ary Fadila; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 6, No 2 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.77 KB)

Abstract

Abstrak Merancang chassis perlu dilakukan analisis simulasielemen hingga untuk mengetahui kekuatan chassis pada mobil Mesin USU pada saat driver berada di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan hasil simulasi chassis pada mobil Mesin USU I dan mobil Mesin USU II apabila mengalami pembebanan dengan menggunakan perangkat lunak Ansys 14.5. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap pengerjaan yaitu: pemodelan chassis dengan perangkat lunak SolidWorks Premium 2011 dan simulasi elemen hingga menggunakan perangkat lunak Ansys 14.5. Setelah melakukan simulasi dengan beban700 N terhadap chassis Mesin USU I didapat defleksi maksimum = 0,96 mm, defleksi ground clearence = 0,6415 mm, tegangan maksimum = 22,563 Mpa, regangan maksimum = 11,65e-5mm/mm. Dengan beban 700 N terhadap chassis Mesin USU II didapat defleksi maksimum = 3,29 mm, defleksi ground clearence = 2,236 mm, tegangan maksimum = 53,217 Mpa, regangan maksimum = 26,71e-5mm/mm. Dengan beban 25 kN terhadap chassis Mesin USU I didapat defleksi maksimum = 31,542 mm, defleksi ground clearence = 21,682 mm, tegangan maksimum = 741,59 MPa, regangan maksimum = 371,12e-5mm/mm. Dengan beban 3,8 kN terhadap chassis Mesin USU II didapat defleksi maksimum = 17,074 mm, defleksi  ground clearence = 11,582 mm, tegangan maksimum = 277,64 MPa, regangan maksimum = 139,39e-5mm/mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah efek dari pembebanan chassis  dapat diketahui melalui simulasi dengan perangkat lunak Ansys dengan pemodelan geometry gambar yang benar. Kata kunci: Analisis Simulasi, defleksi maksimum, defleksi ground clearence,tegangan maksimum, regangan maksimum, ANSYS
PENGEMBANGAN MODEL DAN ANALISA RESPON PARKING BUMPERDARI BAHAN POLYMERIC FOAMDIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) TERHADAP BEBAN IMPAK JATUH BEBAS Zulfadhli Zulfadhli; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 6, No 2 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.294 KB)

Abstract

Abstrak Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) memiliki nilai untuk direkayasa menjadi material alternatif yang dapat dimanfaatkan dengan alasan masih berlimpahnya bahan baku, umur pakai dapat lebih lama, mudah di desain, dapat didaur ulang, bebas korosi, tahan dan mampu menyerap suhu panas, serta ekonomis, seperti untuk pembuatanpapan partikel. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan proses pembuatan dan menganalisa  respon parking bumper terhadap beban impak jatuh bebas setelah parking bumper dirubah bentuk. Spesimen yang diuji dilakukan dengan permodelan langsung bentuk parkingbumper yaitu berdimensi 75×200×130 mm untuk pengujian Impak beban jatuh bebas dan 250×200×130 mm untuk contoh spesimen untuk dilapangan. Pembuatan parking bumper dilakukan dengan cara menggunakan cetakan yang berukuran 1000×400×210 mm, posisi cetakan sewaktu pembuatan vertikal dan rasio cetakan 3:1 dari volume cetakan dan bagian dalam cetakan dilapisi kaca setebal 5 mm. Hasil pembuatan parking bumper adalah bentuk trapesium dan pada bagian permukaan yang mengenai objek dibentuk radius untuk menyesuaikan bentuk objek serta pada bagian bawah parking bumper disisipkan beton yang berfungsi sebagai pemberat.. Hasil uji karakteristik mekanik diperoleh dari tiga spesimen sama untuk masing-masing ketinggian yang bervariasi yaitu pada ketinggian 0,5 m serta 1 m. Untuk tinggi0,5 meter gaya maksimum terjadi 238,5792 N , tegangan rata-rata = 2.8692 MPa dan pada ketinggian 1 meter gaya maksimum = 256,3353 N, tegangan rata-rata = 2,9836 MPa . Kata kunci : Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS), Pengembangan model parking bumper perubahan, beban impak jatuh bebas.
SIMULASI DINAMIK STIK GOLF REDESAIN MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS 14.0 Zulfriend Irwanto Manru; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 8, No 4 (2014): Jurnal e-Dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.644 KB)

Abstract

AbstrakStik golf standar (Wilson) selalu mengalami kerusakan pada batang stik. Setelah disimulasikanmenggunakan ansys 14.0, ternyata terjadi tegangan yang besar pada batang stik. Untukmengurangi tegangan besar pada batang stik, peneliti meredesain bentuk permukaan kepalastik menjadi rata menggunakan autodesk inventor. Penelitian ini bertujuan mensimulasikan stikgolf redesain dengan menggunakan software ansys 14.0. Simulai dinamik dilakukan untukmengetahui distribusi tegangan (respon) pada stik golf setelah terjadi pengimpakan danmembandingkan nilai tegangan stik golf wilson dengan stik golf redesain berdasarkan hasilsimulasi. Metode yang dilakukan adalah setelah dilakukan simulasi dengan ansys 14.0,dilakukan pengambilan beberapa sampel elemen pada stik golf, kemudian dibandingkandengan stik golf wilson pada daerah sampel elemen yang sama. Dari hasil simulasi diperolehbahwa tegangan terbesar terjadi pada bagian permukaan pemukul. sebesar 1.5579 GPa. Padaelemen yang sama nilai tegangan stik golf standar wilson, sebesar 1,5866 GPa, lebih besardaripada nilai tegangan stik golf redesain.Kata kunci: stik golf redesain,simulasi dinamik, tegangan, dan ansys 14,0.
SIMULASI DINAMIK STIK GOLF WILSON MENGGUNAKAN SOFTWARE ANSYS 14 Ahmad Faiz Ramadhan Hasibuan; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 9, No 1 (2014): jurnal e-Dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.422 KB)

Abstract

AbstrakStik golf Wilson selalu mengalami kerusakan pada batang stik. Kerusakan yang terjadi adalah deformasi  (perubahan  bentuk)  dan  patah.  Untuk  itu  peneliti  ingin  mengetahui  penyebab  dari kerusakan  yang  terjadi,  dengan  cara  mensimulasikan  menggunakan  software  ansys  14.0.Tujuan  penelitian  ini  adalah  mensimulasikan  stik  golf wood  Wilson  yang  mengalami  beban dinamik  dengan  menggunakan  software  ansys 14.0  untuk  mengetahui  distribusi  tegangan (respon) pada stik golf setelah terjadi pengimpakandan mengetahui penyebab kerusakan yang terjadi  pada  stik  golf.  Metode  yang  dilakukan  adalah  setelah  melakukan  simulasi  dengan menggunakan  software  ansys  14.0,  diambil  beberapa  sampel  untuk  mengetahui  distribusi teganan.  Dari  hasil  simulasi  pada  permukaan  pemukul stik  golf  wood diperoleh  tegangan maksimum  terletak  pada  bagian  atas  sambungan  antara pemukul  stik  dengan  batang. Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh nilai tegangan terbesar, 1,5866 Gpa, terjadi pada batang stik, tegangan besar inilah yang menyebabkan kerusakan yang terjadi pada stik, bila tegangan ini terjadi berulang-ulamg. Kata kunci: stik golf wilson, tegangan, dan ansys 14.0.ABSTRACTWilson golf clubs have always suffered damage to the stem sticks. The damage is deformation (change in shape) and broken. The researchers wanted to find out the cause of the damage, by simulating using ansys 14.0 software. The purpose of this study is to simulate wood golf club Wilson  is  experiencing  dynamic  loads  using  ansys  14.0  software  to  determine  the  stress distribution (response) at a golf club after impactand determine the cause of damage to the golf club.  The  method  is  performed  after  performing  simulations  using  ansys  14.0  software,  a sample was taken to determine the distribution of tension was. From the simulation results on the club face golf club wood obtained maximum stress is located at the top of the connection between  the  rod  sticks  bat.  Based  on  simulation  results,  obtained  the  largest  stress  value, 1.5866  Gpa,  occur  on  the  trunk  sticks,  large  stress that  causes  damage  to  the  sticks,  if  this voltage occurs repeatedly. Keywords: wilson golf club, stress, and ansys 14.0.
PENGARUH PEMBEBANAN IMPAK JATUH BEBAS PADA CONCRETE FOAM DENGAN VARIASI KOMPOSISI POLIURETAN YANG DIPERKUAT SERAT TKKS Neil Leo Kaban; Bustami Syam
e-Dinamis Vol 10, No 2 (2014): jurnal e-dinamis (2014)
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.856 KB)

Abstract

ABSTRAKDalam  membuat  bangunan,  seperti  perumahan,  apartemen,  supermarket,  dan  jembatan  hal yang perlu diperhatikan adalah kekuatan dan daya tahan dari bangunan tersebut. Beton yang kuat  dan  ringan  sangat  diharapkan  sehingga  memperkuat  daya  tahan,  serta  mempermudah saat  proses  pembangunan.  Sudah  banyak  bangunan  yang menggunakan  bahan  material concrete  foam  dengan  menambahkan  material  yang  berbeda-beda,  sehingga  diperlukan pengujian  lebih  dalam,  mengenai  bahan  concrete  foam ini.  Objek  penelitian  adalah  beton concrete foam dengan variasi komposisi poliuretan yang diperkuat serat tandan kosong kelapa sawit.  Persentasi  variasi  concrete  foam  dan  TKKS  dibuat  dengan  3  variasi  komposisi  yaitu: komposisi 1 bahan mortar 90% - BA+TKKS 10% dengan semen 23,7%, pasir 47,4%, air 18,9%, poliol 4,5%, isosiana 3,5%, TKKS 2 %, komposisi 2 bahan mortar 85% - BA+TKKS 15% dengan semen 22,4%, pasir 44,7%, air 17,9%, poliol 6,7%, isosiana 5,2%, TKKS 3%, dan komposisi 3 bahan  mortar  80%  -  BA+TKKS  20%  dengan  semen  21%,  pasir  42,1%,  air  16,8%,  poliol  9%, isosiana 7%, TKKS 4%. Pembuatan spesimen beton dilakukan selama satu bulan, dimulai dari spesimen  dimasukkan  kedalam  cetakan  sampai  spesimen kering  dan  siap  diuji.  Setelah spesimen beton dibuat, diuji menggunakan alat uji Impak Jatuh Bebas dengan load cell sebagai sensor pengambil data. Pengujian dilakukan dengan 3jenis ketinggian yaitu 1 m, 2 m, dan 3 m. Dari hasil pengujian diketahui kekuatan impak maksimum terjadi pada komposis 1 ketinggian 3 m dengan kekuatan harga impak 0,51305 J/mm2. Kata Kunci: Concrete Foam, TKKS, Beton, Impak JatuhBebas, Load Cell