Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN DAKWAH KEBANGSAAN IMAM MASJID RIJALI DI AMBON Tuanany, Ismail; Malawat, Mahdi; Syarifudin, Syarifudin
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1237

Abstract

Pengabdian ini mendeskripsikan rendahnya penghargaan masyarakat terhadap Imam masjid yang dilakukan pada masjid Imam Rijali IAIN Ambon. Metode pengabdian bentuk Community Based Research. Teknik Pengumpulan data menggunakan model FGD, dan Wawancara mendalam. Rumusan masalah terdiri dari dua aspek yakni; mendeskripsikan kondisi realitas tata kelola masjid Imam Rijali IAIN Ambon dan konsep pengkaderan imam masjid untuk mencegah penyuburan paham bermasalah di tengah masyarakat. Tujuan pengabdian ini untuk mendapatkan standarisasi model pengkaderan imam masjid sebagai solusi pencegahan paham radikalisme bermasalah yang ada di masjid. Kajian ini menemukan standarisasi pengkaderan dakwah kebangsaan pada Imam Masjid yang profesional dengan kualitas bacaan Al-Quran yang fasih sesuai dengan ilmu tajwid. Teknik analisis data menggunakan teori konstruksi sosial untuk menganalisis fakta sosial realitas rendahnya penghargaan profesi Imam masjid sebagai tokoh edukasi rohani kebangsaan pada masjid Imam Rijali IAIN Ambon. Kajian ini menunjukkan bahwa ada tiga aspek temuan antara lain; 1) Diduga kuat peran kolonial Belanda ikut campur terhadap tata kelola masjid yang terjadi pada tahun 1943 yang mengakibatkan dua tradisi pemahaman yakni pemahaman Imam masjid tak perlu digaji dan imam perlu dihargai sebagai tokoh spiritual di masjid desa adat dan masjid kota; 2) Adanya konstruksi sosial yang terbentuk di tengah masyarakat terkait profesi imam yang sudah disepakati  sebagai tradisi; 3) Peran masjid sebagai pusat edukasi rohani kebangsaan belum aktif secara baik. Perlu adanya akademi pengkaderan Imam di masjid sebagai pencetak sumber daya rohani dakwah kebangsaan di masjid sebagai solusi penyiapan kader dakwah kebangsaan. Bila pengkaderan imam masjid dibentuk secara profesional maka peran imam masjid sebagai bintang utama penguatan rohani kebangsaan mampu mencegah paham bermasalah di tengah masyarakat. Kajian ini memberikan dampak positif pada masjid untuk menemukan model pengkaderan imam masjid yang memiliki wawasan dakwah kebangsaan untuk menjaga stabilitas sosial persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat majemuk. 
Pentingnya Akses Keuangan Inklusif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Shalihah, Mar'atun; Yaman, Afdhal; Saimima, Salma; Tuanany, Ismail; Hamid, Musrifa; Afdhal Yaman
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 10 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i10.1639

Abstract

Seminar dengan tema “Sosialisasi Manfaat Perluasan Akses Keuangan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait literasi keuangan dan pentingnya akses ke layanan keuangan formal, khususnya di wilayah kepulauan. Masyarakat di daerah terpencil seperti Kepulauan Banda Besar sering kali menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan akses yang minim terhadap lembaga keuangan. Seminar ini membahas tiga sub tema utama: karakteristik sosial ekonomi masyarakat kepulauan, pentingnya peningkatan literasi keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah. Hasil dari seminar menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat membantu masyarakat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, terutama dalam memanfaatkan produk-produk keuangan yang tersedia untuk meningkatkan taraf hidup dan mendukung usaha kecil dan menengah. Selain itu, inklusi keuangan syariah juga dipandang sebagai solusi yang relevan bagi masyarakat yang menginginkan layanan keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Peserta seminar, yang terdiri dari mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat umum, memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan dan menegaskan pentingnya kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk memperluas akses layanan keuangan di wilayah Kepulauan Banda Besar. Seminar ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik dan inklusif, sekaligus menciptakan stabilitas finansial jangka panjang.
Analysis Of Sme Financing And Shock Variables At Indonesia's Sharia Rural Banks (Bprs) In Indonesia Yaman, Afdhal; Nihaya, Ina Uswatun; Shalihah, Mar'atun; Tuanany, Ismail; Manilet, Aisa; Hulihulis, Nur Sasma Sabila
At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Vol 11, No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tijaroh.v11i2.18061

Abstract

This study investigates the effects of macroeconomic shock variables, namely inflation, the BI rate, and the exchange rate, on SME financing in Indonesia’s Sharia Rural Banks (BPRS). This research employs a quantitative approach using time-series data from April 2016 to August 2023, comprising 89 observations, and is analyzed using EViews 10. The results show that inflation has a more stable and dominant effect on SME financing cycles, whereas the BI rate and exchange rate exhibit heterogeneous and time-varying influences. Moreover, the contribution of inflation to SME financing in BPRS tends to increase over time. This study contributes to the Islamic finance literature by demonstrating a distinctive transmission mechanism of macroeconomic shocks within Sharia-based rural banking, which operates under profit-and-loss sharing and asset-backed financing principles. From a policy perspective, the findings suggest that maintaining price stability is crucial for sustaining SME financing growth in the Islamic banking sector. Therefore, Bank Indonesia (BI) should prioritize inflation control, while the Financial Services Authority (OJK) needs to strengthen prudential supervision to enhance BPRS resilience against external volatility. In addition, BPRS management is encouraged to improve risk management and portfolio strategies to mitigate macroeconomic uncertainty and ensure financing sustainability.