Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prioritizing the Development of Indonesian Culinary Businesses Over the Legal Transition of International Food Businesses in Relation to Traditional Nusantara Cuisine Kusnedi, Rahmat; Arafah, Willy; Ingkadijaya, Rahmat; Oktadiana, Hera
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 12 No. 4 (2024): JIMKES Edisi Juli 2024
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v12i4.2682

Abstract

Traditional food from different parts of Indonesia is very diverse. However, the growth of Nusantara’s culinary business often faces problems, both in terms of legislation and competition with the growing foreign food business. Compared to food business laws in other countries that are more organized and supportive, Indonesian laws that regulate the protection and promotion of traditional foods are often uncompetitive. National food business law resistance to traditional Nusantara food is one of the obstacles to the growth of Nusantara's culinary business. More expert strategies are needed to improve the competitiveness of traditional food products as Indonesian traditional food trends continue to shift due to imported food. Behavioral theories that focus on perception, subjective norms, and behavioral control are used in this study to measure how millennials use Indonesian food. The results show that consumers have a good perception of local food. However, the lowest average value of all variables suggests that the perceptions of important people do not influence them dominantly in consuming local foods. Therefore, there is a need for efforts to raise public awareness and concern for traditional Nusantara food as well as to increase professionalism in the development of the Nusantara culinary business. Keywords: Nusantara's culinary business, food business law, traditional food, regulation, protection of intellectual property rights
Strategi Centra Tour Dalam Mempertahankan Eksistensi di Era Endemik Pinontoan, Nexen Alexandre; Kusnedi, Rahmat; Djati, Sundring Pantja; Rahmanita, Myrza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8333

Abstract

Komunikasi Pemasaran Pariwisata merupakan sebuah aktivitas komunikasi dimana sebuah organisasi atau perusahaan yang ada di industri pariwisata menawarkan atau menjelaskan kepada pelanggan mereka produk-produk pariwisata. Travel Agent merupakan salah satu bagian dari industri pariwisata yang secara aktif menawarkan berbagai produk pariwisata. Travel Agent atau agen perjalanan adalah pelayanan publik yang membantu menyediakan keperluan perjalanan seperti pembelian tiket pesawat, tiket kereta, penyewaan kendaraan, pengurusan dokumen perjalanan, penawaran paket wisata. Dalam proses menawarkan pelayanan yang disediakan oleh travel agent, dibutuhkan komunikasi pemasaran pariwisata, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dan juga menyampaikan nilai dari layanan-layanan yang disediakan. Namun, pada tahun 2019 akhir sampai dengan 2022 awal, dunia pariwisata Indonesia bahkan dunia mengalami mati suri, dimana pandemi Covid menyerang berbagai individu di seluruh dunia yang menyebabkan seluruh individu menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya dan tidak memungkinkan bagi seseorang untuk melakukan perjalanan baik perjalanan wisata maupun bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Travel Agent Centra Tour Pasca Covid 19 dengan menggunakan teori marketing mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process & Physical Evidence) serta penggunaan word of mouth marketing dalam mempromosikan layanan-layanan yang disediakan oleh Centra Tour kepada klien mereka. Paradigma penelitian ini adalah Konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran travel agent Centra Tour pasca covid 19 sudah cukup baik dikarenakan adanya dukungan dari existing client yang berperan penting dalam word of mouth marketing yang juga bagian dari marketing mix 7P yaitu unsur promosi serta unsur marketing mix 7P yang lain juga sudah diterapkan dengan baik, sehingga membawa dampak yang baik serta keuntungan sendiri dari Centra Tour dan berpotensi untuk mendapat klien-klien baru.