Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pertumbuhan Organ Vegetatif Tomat Merah (Lycopersicum esculentum, L. var commune) dan Tomat Ungu (Lycopersicum esculentum, L. var indigo rose) Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA Kelas XII Risanti Dhaniaputri; Hani Irawati
BIOEDUSCIENCE Vol 2 No 1 (2018): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.738 KB) | DOI: 10.29405/j.bes/2187-941383

Abstract

Tujuan: Pembelajaran adalah suatu proses dasar pendidikan, dimana kegiatan pembelajaran merupakan suatu interaksi antara guru dan siswa, baik interaksi secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan sumber belajar dan media ajar. Sumber belajar dapat dibedakan menjadi sumber belajar yang telah tersedia, dan sumber belajar yang dikembangkan atau didesain. Salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan yaitu berupa hasil penelitian. Hasil penelitian pengukuran pertumbuhan batang dan daun tumbuhan tomat merah (Lycopersicum esculentum, L. var commune) dan tomat ungu (Lycopersicum esculentum, L. var indigo rose) dapat dipakai sebagai sumber belajar Biologi SMA Kelas XII materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Metode: Sebelum menganalisis hasil penelitian sebagai potensi sumber belajar, terlebih dahulu dilakukan penelitian eksperimen, yaitu menanam tomat merah dan tomat ungu, kemudian dibandingkan pertumbuhan organ vegetatifnya. Untuk dapat dijadikan sebagai sumber belajar, hasil penelitian dianalisis dari segi kejelasan potensi, kejelasan tujuan, sasaran, informasi yang diungkap, pedoman eksplorasi dan perolehan yang diharapkan. Hasil: Pada penelitian pertumbuhan tomat merah dan tomat ungu ditemukan mekanisme proses pertumbuhan yang terjadi pada organ vegetatif batang dan daun, sehingga telah sesuai dengan materi Biologi kelas XII SMA. Kesimpulan: Potensi sumber belajar biologi pada tomat merah dan tomat ungu ditemukan proses pertumbuhan, yaitu terjadinya penambahan massa dan volume sel pada organ vegetatif batang dan daun.
Budidaya Melon Sweet Honey dengan Teknik Hidroponik Machida pada Kalurahan Argodadi Bantul Hani Irawati; Okimustava; Zuchrotus Salamah; Hadi Sasongko; Yahya Hanafi; Barry Nur Setyanto; Bambang Sudarsono
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.2513

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi oleh warga Kalurahan ArgodadiI adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan budidaya melon secara modern. Sehingga perlu dilakukan pendampingan untuk budi daya melon dengan menggunakan metode yang lebih modern yaitu dengan metode hidroponik Machida. Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk menambah pengetahuan warga Kalurahan Argodadi tentang budi daya melon secara modern dengan memanfaatkan lahan terbatas dengan metode hidroponik Machida. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), di mana warga dilibatkan aktif dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, guna menjamin keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dimulai dengan pelatihan dan dilanjutkan dengan pendampingan budi daya melon. Kegiatan pendampingan dilakukan mulai dari persiapan lahan, pembenihan bibit melon sampai pada penanaman melon. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diperoleh hasil peningkatan pengetahuan warga Kalurahan Argodadi tentang budi daya melon secara modern dengan menggunakan metode hidroponik teknik machida).