This Author published in this journals
All Journal ISTORIA
Cahyani, Rika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PSPB: KURIKULUM SEJARAH 1984 DAN PENGARUH TERHADAP PEMIKIRAN GENERASI MUDA INDONESIA cahyani, rika
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.62952

Abstract

PSPB merupakan materi ajar yang tertuang dalam mata pelajaran sejarah pada kurikulum 1984 masa pemerintahan orde baru. Masa pemerintahan orde baru antara pendidikan dan politik menjadi satu kesatuan erat yang terikat satu sama lain. Untuk mempertahankan kekuasaan, pemerintah mengubah kurikulum dengan menciptakan konten baru dan memasukkannya dalam mata pelajaran sejarah. Konten inilah yang disebut sebagai PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa). Masuknya Konten ini dijadikan sebagai alat legitimasi kekuasaan pemerintah orde baru yang terselubung lewat pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari konteks materinya pada setiap jenjang pendidikan selalu membahas konteks yang sama. Mulai dari jenjang SMP dan SMA "militer dan Pancasila" selalu dikaitkan untuk mendukung pemerintah yang berkuasa saat itu. Militer digunakan untuk mengetahui peran pemerintahan dalam kemerdekaan. Sedangkan Pancasila digunakan sebagai tameng perlindungan dibalik hegemoni pemerintah orde baru. Hal inilah yang menyebabkan pemikiran generasi muda hanya berfokus pada konteks orde baru. Generasi muda tidak dibekali lebih pada era sebelumnya. Dengan itu penulis menggunakan metode penelitian dengan pendekatan sejarah Historiografi, untuk menguak secara dalam terkait hegemoni politik yang tertutup dan tersembunyi dibalik tameng pendidikan, yaitu pada materi pelajaran PSPB. Selain itu, di dalam penelitian ini harapannya dapat memberikan gambaran terkait kurikulum 1984 dan keterkaitannya dengan pemikiran generasi muda Indonesia.