Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Masyarakat Melalui Pendekatan Community Based Tourism Wijaya, Andy Arya Maulana; Indra, Indra; Arifin, Dadang; Risno, Risno
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.25794

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengembangan pariPariwisata berbasis partisipasi masyarakat berkaitan erat dengan pemberdayaan dan pengembangan kepariwisataan yang berkelanjutan. Desa Bahari Tiga menjadi salah satu ikon pariwisata pesisir bagi Kabupaten Buton Selatan, dengan ciri kawasan pesisir, masyarakat yang memegang teguh adat istiadat dan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut mendukung hal itu. Namun, pengembangan pariwisata yang kini dilakukan belum menempatkan masyarakat sebagai subjek kebijakan pengembangan pariwisatanya. Pendekatan Community Based Tourism adalah konsep yang menempatkan partisipasi kelompok masyarakat dalam pengembangan pariwisata, yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan standar kehidupan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk dasar untuk mendefinisikan model pariwisata berbasis masyarakat (CBT) yang terdapat di Desa Bahari Tiga. Dengan begitu, pengabdian masyarakat ini digunakan untuk mendeskripsikan kondisi ekonomi desa, partisipasi masyarakat yang memungkinkan adanya kolaborasi dan penciptaan modal sosial. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat menunjukkan bagaimana model ini dapat digunakan untuk menilai tingkat partisipasi masyarakat terkait pariwisata, dan menyarankan tindakan lebih lanjut yang diperlukan untuk itu. 
Identifikasi Area Kerja Kritis dan Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Kecelakaan Kerja di PT. Gizindo Primanusantara Arifin, Dadang; Suryana, Hendy; Puspawardhani, Gianti
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v8i2.3541

Abstract

This paper contains a methodology for determining work areas with a high risk of work accidents and identifying the leading causes of work accidents in the area as an evaluation material and company policies to prevent work accidents. The research was conducted at a food company, PT Gizindo Primanusantara. This study is quite important, especially for companies carrying out prevention before a fatal accident occurs, as it is an essential resource for the safety and lives of employees. The observation showed that the company had several work areas with a relatively high risk of work accidents, including Workshop/Technique (utility), Boiler, Chiller, Milling, Fluidized Bed Dryer, and Cartoning. On this basis, the company and researchers desire to determine which work areas have the highest risk of accidents and what factors have the most influence on the occurrence of accidents. From the results of this study, the company will be able to determine the priority of prevention for the Environment or physical facilities and those related to the psychological aspects of employees. To determine the level of accident risk in the work area, researchers used the HAZOPs (Hazard and Operability Study) method, while to find out the main factors causing accidents, they used a survey method by distributing questionnaires by exploring several dimensions that could cause work accidents. The analysis shows six workstations with a high level of accident risk, namely in sequence starting from the Workshop/Technique (utility), Boiler, Chiller, Milling, Fluidized Bed Dryer, and Cartoning. In addition, based on the Factor Analysis, it was identified that there were two leading causes of work accidents, namely employee behaviour and work system  factors 66.781%. In contrast, 32.219% came from external factors not identified in the research model. Tulisan ini berisi metodologi untuk menentukan area kerja yang memiliki risiko terjadinya kecelakaan kerja tinggi dan mengidentifikasi faktor yang menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja pada area tersebut sebagai bahan evaluasi dan kebijakan perusahaan dalam rangka pencegahan terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian dilakukan di salah satu perusahaan makanan, tepatnya di PT Gizindo Primanusantara. Penelitian ini cukup penting terutama bagi perusahaan dalam melakukan pencegahan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal terhadap keselamatan dan nyawa karyawan sebagai sumber daya penting bagi perusahaan.   Hasil pengamatan diketahui bahwa perusahaan tersebut memiliki beberapa area kerja yang memiliki risiko kecelakaan kerja cukup tinggi, di antaranya Workshop/Teknik (utility), Boiller, Chiller, Milling, Fulidized Bed Dryer, dan Cartoning. Atas dasar tersebut ada keinginan dari perusahaan dan peneliti untuk menentukan area kerja mana yang paling memiliki risiko kecelakaan tertinggi dan faktor apa saja yang paling berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan. Dari hasil penelitian ini perusahaan akan mampu menentukan prioritas pencegahan baik terhadap lingkungan atau fasilitas fisik maupun yang berkaitan dengan aspek psikologi karyawan. Untuk menentukan tingkat risiko kecelakaan pada area kerja  peneliti menggunakan metode HAZOPs (Hazard and Operability Study) sedangkan untuk mengetahui faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan menggunakan metode survey dengan menyebarkan kuesioner dengan mengeksplorasi beberapa dimensi yang berpotensi menjadi penyebab kecelakaan kerja. Dari hasil analisis diketahui terdapat 6 stasiun kerja dengan tingkat risiko kecelakaan yang tinggi yaitu secara berurutan dimulai dari Workshop/Teknik (utility), Boiller, Chiller, Milling, Fulidized Bed Dryer, dan Cartoning. Selain itu berdasarkan Analisis Faktor teridentifikasi bahwa ada dua penyebab utama terjadinya kecelekaan kerja yaitu perilaku karyawan dan faktor sistem kerja sebesar 66,781 %, sedangkan 32,219% berasal dari faktor luar yang tidak teridentifikasi dalam model penelitian. 
Menentukan Tingkat Produksi dan Distribusi Produk Makanan Tradisional Berumur Pendek Untuk Meminimasi Kekurangan dan Kadaluarsa Arifin, Dadang; Muttaqien, Zaenal
INFOMATEK Vol 25 No 2 (2023): Volume 25 No. 2 Desember 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v25i2.6410

Abstract

This paper contains a model to determine the optimal production level in batch size and determine the delivery pattern to minimize shortages and expiration. This paper is part of a case study on traditional tofu small and medium enterprises located in Cianjur, West Java. One of the problems that are often faced is the frequent occurrence of shortages and expiration due to inappropriate daily production levels and the length of time for product delivery to traditional markets in the surrounding area. There are three important steps in this paper, namely 1) determining the optimal daily production level based on cost criteria, 2) determining the order of product distribution to several retailers by considering the savings in distance or travel time, 3) determining the schedule of production and distribution activities taking into account the age of the product, namely one day. The method used to determine the daily production level is to make a mathematical model by considering the costs due to shortages, namely lost sales costs and losses due to expiration (expired costs). The model is validated by numerical method. Meanwhile, to determine the delivery pattern, the saving matrix method (Nyoman Pujawan) is used. From the calculation results, the optimal daily production level is 5000 units which is equivalent to 3.125 batches, with the production start time from 14.00 to 23.00. Product delivery is divided into 3 groups or shipping routes, namely group 1 distribution to retail 1 and 5, group 2 distribution to retail 2 and 3, while the last route is to retail 4. The shipping process uses one fleet starting from 23.00 to 05.00. In this case the company only has one fleet.
Model Optimasi untuk Menentukan Tingkat Produksi Produk Multi Item Berkatagori Cepat Rusak Arifin, Dadang; Muttaqien, Zaenal; Puspawardhani, Gianti
INFOMATEK Vol 26 No 1 (2024): Volume 26 No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v26i1.13659

Abstract

Tulisan ini berisi mengenai model optimasi  untuk menentukan tingkat produksi optimum bagi produk-produk berumur pendek atau produk katagori cepat rusak (perishable products). Pada tahun 2020 penulis telah mengembangkan model optimasi untuk menentukan tingkat produksi optimum untuk produk tunggal (single item) bagi produk katagori umur pendek atau cepat rusak (perishable products). Dalam tulisan ini penulis mengembangkan model tersebut untuk produk ganda atau multi produk (multi item). Variable biaya yang dipertimbangkan dalam model ini sama dengan model  single item yaitu diantaranya, biaya produksi, biaya set-up, biaya penyimpanan dan biaya kadaluarsa (expired cost). Model yang dikembangkan berangkat dari system produksi yang menganut system produksi batch (batch production system). Pada model multi item ini semua produk menggunakan fasilitas yang sama sehingga kegiatan produksi untuk tiap item dilakukan secara bergantian dengan mengikuti ukuran batch tertentu. Model optimasi yang dikembangkan adalah untuk menentukan ukuran batch setiap item dalam tiap putaran produksi sehingga dapat meminimasi biaya total, meminimasi kelangkaan serta mengurangi penumpukan yang berakibat terhadap terjadinya kadaluarsa. Konstrain yang dipertimbangkan adalah kapasitas, demand, dan life time (umur produk). Validasi model dilakukan secara matematis dan empiris. Secara matematis dilakukan dengan menggunakan konsep turunan, sedangkan empiris menggunakan contoh kasus ril di lapangan.Penulis  berharap model ini akan memberikan manfaat praktis bagi para praktisi maupun bagi kalangan akademisi khususnya mahasiswa.
Pengabdian Masyarakat Melalui Pelaksanaan Donor Darah Di Kota Bandung Pardiyono, Ragil; Yusriski, Rinto; Puspawardhani, Gianti; Patra, Oviyan; Diah Puspita, Hermita; Arifin, Dadang; Norina, Rida
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 2 (2025): Edisi Juli 2025 - Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i2.1687

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit serta meningkatkan kesadaran sosial mahasiswa dan masyarakat sekitar melalui program donor darah kolaboratif. Kegiatan diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan PMI, sosialisasi kepada calon pendonor, skrining kesehatan, dan pelaksanaan donor darah di kampus. Dari 103 calon pendonor yang mendaftar, sebanyak 80 orang memenuhi syarat kesehatan. Hasilnya, terkumpul 81 kantong darah yang didistribusikan oleh PMI kepada pasien yang membutuhkan. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa dan menjadi sarana pembelajaran dalam manajemen kegiatan serta pengabdian masyarakat. Meskipun terdapat tantangan seperti calon pendonor yang tidak lolos skrining dan keterbatasan waktu, kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi eksternal serta mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan evaluasi berkala, program ini berpotensi menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan dan berdampak luas.