Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STUDY OF STUDENT SATISFACTION FROM THE MARKETING MIX ASPECT Pardiyono, Ragil
Journal of Business, Management, and Accounting Vol 2 No 1 (2020): March
Publisher : STIE Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2019 Kemenristekdikti [1] had closed 79 PTS, the lack of students was one of the reasons Kemenristekdikti closed private universities (PTS) among a number of other reasons. Higher education is a service industry and service quality is an important determinant of the success of higher education institutions (Landrum et al [2]). Donlagic and Fazlic [3] suggest that service quality is one of the main objectives of the university to attract students and improve institutional processes. In addition, according to Durkin & McKenna [4] universities need to pay attention to marketing principles in order to win the competition, create a brand image and attract prospective students. According to Kotler et al. [5] Instruments that can be used to develop marketing strategies for PTS are 7P marketing mix models with seven dimensions, namely product, price, promotion, place, process, people, physical evidence. Filip [6] recommends that universities use a set of marketing mix variables in designing their marketing strategies. Therefore this study will measure how far the influence of aspects of the marketing mix on student satisfaction. This research was conducted at one private university in the city of Bandung with the number of samples following the Slovin formula. From the results of data processing all the values ??of r-count variable are greater than r-tables. The reliability test results concluded that all research data were feasible to be used to measure the same concept. Based on the data processing, the results show that 73.6% of Student Satisfaction (Y) is influenced by marketing mix variables, namely product (X1), place (X2), price (X3), promotion (X4), people (X5), process (X6), and physical evidence (X7). The partial test results using the t test the result is Y = 0.04 + 0.148X1 + 0.184X2, + 0.098X3 + 0.127X4, + 0.142X5 + 0.171X6 + 0.116X.
EVALUASI RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDS) PADA PEKERJA KELAPA SAWIT Pardiyono, Ragil; Nurhadi, Nurhadi; Suryana, Hendy; Patra, Oviyan; Puspawardhani, Gianti
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 11 No 2 (2023): Inaque Oktober 2023
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v11i2.10122

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada pertanian kelapa sawit merupakan industri yang sedang berkembang beberapa tahun terakhir. Pekerjaan di bidang pertanian merupakan pekerjaan yang menuntut banyak kegiatan fisik pekerja. Evaluasi pada pekerja kelapa sawit menunjukan tingginya risiko MSDs. Banyaknya potensi risiko gangguan musculoskelatal (MSDs) pada pekerja pertanian kelapa sawit maka tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengevaluasi lebih lanjut risiko MSDs dan melakukan perancangan alat yang dapat digunakan pekerja kelapa sawit untuk mengurangai risiko tersebut. Evaluasi menggunakan Quick Exposure Check (QEC) menunjukan bahwa pekerja panen dengan kegiatan mengumpulkan TBS (tandan buah segar) ke TPHS (tempat penampungan hasil sementara) memiliki skor QEC yang paling tinggi dibandingkan jenis pekerjaan lainnya yaitu sebesar 72%. Sedangkan hasil evaluasi menggunakan kuesioner Nordic keluhan yang paling banyak dirasakan pekerja yaitu pada bagian bahu dan punggung bagian bawah yaitu sebesar 75% dan 73%.
Peran Jaringan Inovasi Terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah di Indonesia Pardiyono, Ragil; Jahny Sastradiharja; Gianti Puspawardhani; Oviyan Patra; Hendi Suryana
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam DR KH EZ Mutaqien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34308/eqien.v14i2.2001

Abstract

This study aims to test network innovation. The proven network innovation model is the Kaplan & Winby model, namely associations, suppliers, customers and government. Based on references from several countries, none have discussed network innovation for MSMEs affected by the Covid pandemic. So this study will test the innovation of the role of networks for the revival of MSMEs after the pandemic. Data was taken based on a questionnaire on MSMEs in the Bandung City area. Then the data processing uses the SPSS software application. Based on the results of data processing, the results obtained that partially based on the coefficient values of the association coefficients, suppliers, customers and show a direct influence on the Economic Recovery of MSMEs. Meanwhile, based on t count by taking a significance level of 5%, it is proven that the test is not significant or there is an influence from suppliers on the Economic Recovery of MSMEs. Simultaneously, it was obtained that 57.76% of the Economic Recovery of MSMEs was influenced by the variables of suppliers, associations, consumers and government. So it can be concluded that there is a linear relationship between suppliers, associations, consumers and the government on the Economic Recovery of MSMEs (Y) with a coefficient of determination (R2) = 57.76% or 57.76, this can also be interpreted that the influence of variables outside the model is small, namely 1-R2 = 1-57.76% = 42.24% (error).
Pengabdian Masyarakat Melalui Pelaksanaan Donor Darah Di Kota Bandung Pardiyono, Ragil; Yusriski, Rinto; Puspawardhani, Gianti; Patra, Oviyan; Diah Puspita, Hermita; Arifin, Dadang; Norina, Rida
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 2 (2025): Edisi Juli 2025 - Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i2.1687

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit serta meningkatkan kesadaran sosial mahasiswa dan masyarakat sekitar melalui program donor darah kolaboratif. Kegiatan diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan PMI, sosialisasi kepada calon pendonor, skrining kesehatan, dan pelaksanaan donor darah di kampus. Dari 103 calon pendonor yang mendaftar, sebanyak 80 orang memenuhi syarat kesehatan. Hasilnya, terkumpul 81 kantong darah yang didistribusikan oleh PMI kepada pasien yang membutuhkan. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa dan menjadi sarana pembelajaran dalam manajemen kegiatan serta pengabdian masyarakat. Meskipun terdapat tantangan seperti calon pendonor yang tidak lolos skrining dan keterbatasan waktu, kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi eksternal serta mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan evaluasi berkala, program ini berpotensi menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan dan berdampak luas.
MERANCANG ULANG TATA LETAK GUDANG MENGGUNAKAN METODE SHARED STORAGE DI PT. XYZ Pardiyono, Ragil; Puspawardhani, Gianti
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.101

Abstract

Penelitian ini bermula fenomena pemborosan waktu di PT. XYZ perusahaan yang memproduksi spare part sepeda motor yang berbahan plat. Berdasarkan pengamatan, waktu rata–rata yang dibutuhkan operator untuk mencari produk adalah 7,74 detik/kemasan (100 pcs/kemasan). Sedangkan rata–rata setiap satu kali pengiriman mencapai 3.530 kemasan dengan berat mencapai 3,530 ton, artinya dalam setiap kali pengiriman diperlukan waktu mencari produk ditempat penyimpanan selama 27.322,2 detik atau 455,4 menit setara 7,5 jam. Lamanya waktu pencarian produk akan berdampak pada keterlambatan pengiriman produk dan kepuasan konsumen. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak gudang dan tata cara penyimpanan untuk mengurangi waktu pencarian produk. Metode yang digunakan adalah share storage yaitu metode untuk mengurangi kebutuhan ruang penyimpanan, produk yang berbeda menggunakan slot penyimpanan yang sama. Metode shared storage sangat sesuai untuk produk dengan permintaan yang relatif konstan dan validasi mengunakan promodel. Metode share storage untuk merancang rak, menentukan lokasi penyimpanan, dan diakhiri dengan menghitung jarak dari gudang penyimpanan ke mobil pengiriman. Hasil penelitian telah memberikan usulan dengan mengubah ukuran rak penyimpanan yang dapat menampung produk jadi sebanyak 3.960 kemasan. Setelah melakukan validasi dengan promodel diperoleh kesimpulan bahwa waktu pencarian produk dari 7,74 detik/kemasan menjadi 2 detik/kemasan. Perubahan ukuran rak penyimpanan dari 200 cm x 50 cm x 150 cm yang mempunyai 4 tingkatan dengan tinggi per level 30 cm menjadi 246 cm x 123 cm x 380 cm yang mempunyai 11 tingkatan dengan tinggi perlevel 34 cm. Peningkatan kapasitas rak penyimpanan dari 980 kemasan menjadi 3.960 kemasan yang mampu menampung pesanan produk sebanyak 3.530 kemasan. Perubahan tata letak gudang penyimpanan yang memudahkan mobilisasi pencarian produk yang tidak dihalangi oleh aktivitas pengemasan produk.