Ali, Abdul Kadir
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Konten Instagram Universitas Nuku Tidore terhadap Minat Calon Mahasiswa Baru Ali, Abdul Kadir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mengubah cara perguruan tinggi dalam menarik calon mahasiswa, dengan Instagram sebagai media pemasaran yang efektif bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei siswa SMA/SMK di Kota Tidore Kepulauan untuk mengkaji pengaruh konten Instagram Universitas Nuku Tidore terhadap minat calon mahasiswa baru. Hasilnya menunjukkan bahwa visualisasi konten, konsistensi unggahan, dan relevansi informasi di Instagram berpengaruh positif terhadap minat tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan media sosial yang terarah untuk meningkatkan daya tarik perguruan tinggi swasta di daerah. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi Universitas Nuku Tidore dalam menyusun strategi komunikasi digital yang lebih efektif guna menambah pendaftar baru.
Manajemen Konflik Pasca Pemelihan Kepala Desa Di Desa Aketobatu Kecamatan Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan Elake, Irmayanti; Ali, Abdul Kadir; Kadir, Iriyani Abd
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 1 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis konflik, strategi penanganan konflik, dan hambatan dalam penyelesaian konflik di Desa Aketobatu, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan, pasca pemilihan kepala desa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (penjelasan fenomena alamiah) dengan menggunakan lima (5) informan yang dipilih atas dasar bahwa mereka terlibat langsung dan memiliki pengetahuan tentang isu-isu yang diteliti, yaitu Kepala Desa Aketobatu, Kepala Dusun, mantan anggota panitia pemungutan suara, tokoh masyarakat, dan staf Pemerintah Desa Aketobatu. Informasi dikumpulkan dengan bantuan instrumen seperti observasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada enam kategori konflik yang berbeda: konflik interpersonal, konflik intrapersonal, konflik antara kelompok dan individu, dan konflik antar organisasi. Lebih lanjut, dalam hal manajemen konflik setelah pemilihan kepala desa, (a) Dominasi menegaskan bahwa intervensi pemerintah dalam penyelesaian konflik merupakan bentuk represi dengan memandatkan pengurangan konflik yang timbul. b) Tujuan penyatuan integratif dari perspektif pihak-pihak yang berseberangan adalah untuk mengurangi konflik. c) Kompromi berfungsi sebagai sarana penyelesaian konflik karena memungkinkan semua pihak yang terlibat untuk mengurangi tuntutan dan faktor penentu konflik: Konflik vertikal yang muncul akibat rusaknya komunikasi antara birokrasi dan masyarakat berfungsi sebagai penilaian atas suatu peraturan yang perlu disempurnakan agar masyarakat dapat memahami pedoman pemilihan
Analisis Kualitas Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan dalam Menanggapi Pengaduan Gangguan Pengaliran Air Kepada Masyarakat Mudar, Maharani; Kadir, Iriyani Abd; Ali, Abdul Kadir
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 1 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan yang diinginkan adalah salah satu yang memiliki kualitas terbaik. Kepuasan pelanggan adalah faktor penting dan menentukan dalam perluasan bisnis yang berorientasi pada layanan. penelitian ini dilakukan untuk menilai kualitas pelayanan yang diberikan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tidore Kepulauan dalam menangani keluhan pelanggan terkait gangguan pasokan air dan faktor-faktor yang berkontribusi atau menghambat kemampuan PDAM dalam memberikan pelayanan. Jenis Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, ditentukan bahwa PDAM Kota Tidore Kepulauan memberikan tingkat layanan pelanggan yang sangat tinggi. Meskipun ada beberapa kendala yang menjadi tantangan kecil, namun kepuasan pelanggan terhadap layanan PDAM Kota Tidore Kepulauan sejauh ini tetap tinggi. PDAM Kota Tidore Kepulauan juga mendapatkan dukungan modal setiap tahunnya dari pemerintah daerah untuk membentengi sumber daya keuangan organisasi. Faktor penghambat muncul dari pembagian kerja lapangan.
Implementasi Program Bimbingan Pra Nikah Oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan (Studi Kasus Di Kelurahan Rum Kecamatan Tidore) Saha, Rusmina; Sudin, Idris; Ali, Abdul Kadir; Kadir, Iriyani Abd
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 1 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap warga negara Indonesia memperoleh jaminan suntuk beraktivitas hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk dalam hal menikah sesuai dengan ketentuan agama yang dijalani oleh warga negaranya. Tujuan pernikahan adalah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, baik secara materi maupun spiritual. Suami istri berperan penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Oleh karena itu, program bimbingan pranikah dari Kantor Urusan Agama Kecamatan sangat penting dilakukan sebagai bentuk pembekalan bagi setiap calon pengantin agar dapat membentuk rumah tangga yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi program pra nikah pada calon pengantin Kantor Urusan Agama Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan dan apa saja faktor kendala dalam implemetasi program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian melahirkan kesimpulan: Pertama, Implementasi Program Bimbingan Pranikah di Kelurahan Rum Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, dianalisis berdasarkan model implementasi George C. Edward III, yang terdiri variabel komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi secara umum dapat dikatan terlaksanakan, akan tetapi keberhasilannya belum optimal. Kedua, Faktor pemnghambat yang dihadapi dalam Implementasi Program Bimbingan Pra Nikah ini di kecamatan Tidore Utara adalah masih kurangnya sumber daya manusia; sarana-prasarana penunjang seperti ruangan khusus bimbingan belum tersedia secara memadai: dan masih kurangnya alokasi anggaran operasional pelaksanaan program dibandingkan dengan luas wilayah cakupan pelayanan Kantor Urusan Agama Kecamatan Tidore Utara.
PENGUATAN EKONOMI LOKAL MELALUI SWALAYAN BERBASIS PARIWISATA: DI KELURAHAN MANDATI III KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Rasyid, Abdul; Baharuddin, Ilfan; Ali, Abdul Kadir
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 3 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi konsep swalayan berbasis pariwisata dalam mendukung penguatan ekonomi lokal di Kelurahan Mandati III Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi, berikut mengidentifikasi dan mengetahui apa saja faktor penghambat dan pendukung pengembangan swalayan berbasis pariwisata tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan penyaringan dan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan pengambilan kesimpulan, validitas data diuji dengan metode triangulasi. Kesimpulan dari penelitian ini: Pertama, Masyarakat Wakatobi, telah mengimplementasikan upaya penguatan ekonomi lokal melalui inisiatif strategis, mengembangkan swalayan berbasis pariwisata. Akan tetapi swalayan yang dikembangkan masih perlu untuk melakukan penganekaragaman pasokan produk lokal yang dijual, dengan berperan sebagai etalase dan jembatan bagi UMKM Wakatobi, membuka pasar yang lebih bagi wisatawan. Hal ini dinilai dapat meningkatkan pendapatan pengelola swalayan dan kesejahteraan para pelaku UMKM. Kedua, Terdapat faktor penghambat dan pendukung pengembangan penguatan swalayan berbasis pariwisata di Kabupaten Wakatobi, yaitu masih terjadi inkonsistensi kualitas, kemasan, dan ketersediaan stok produk dari UMKM pada swalayan. Berikut belum ada dukungan eksternal yang signifikan dari pemerintah atau pihak terkait lainnya bagi swalayan, terkait pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas dan standarisasi produk UMKM, promosi pariwisata yang lebih gencar, serta akses permodalan, agar bisa terus dan lebih cepat berkembang.