Putri Nahrisah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Penyakit Dalam Wanita (RPDW) Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Putri Nahrisah
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 2: JURNAL EDUKES VOLUME 2 NOMOR 1, EDISI MARET 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v2i1.312

Abstract

ABSTRAK Kepuasan merupakan perasaan senang atau kecewa dari seseorang yang mendapat kesan berdasarkan membandingkan hasil pelayanan kinerja dengan harapan- harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien rawat inap di Ruang Penyakit Dalam Wanita (RPDW). Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang sedang rawat inap di Ruang Penyakit Dalam Wanita (RPDW) Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak selama 2 bulan terakhir jumlah sampel sebanyak 51, teknik sampel secara non accidental sampling. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, ada pengaruh mutu pelayanan dengan kepuasan pasien rawat inap penyakit dalam wanita (RPDW) dengan p-value (Person Chi-Square) 0,000 (p≤0,05), ada pengaruh kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat inap penyakit dalam wanita (RPDW) dengan p-value (Person Chi-Square) 0,000 (p≤0,05) dan ada pengaruh fasilitas dengan kepuasan pasien rawat inap penyakit dalam wanita (RPDW) dengan p-value (Person Chi-Square) 0,000 (p≤0,05). Disarankan kepada RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak untuk melakukan evaluasi terhadap fasilitas pelayanan rawat inap mengenai kebersihan, kebutuhan alat dan melakukan perbaikan kembali jika ada peralatan yang rusak dan tidak memadai serta mengupayakan penambahan fasilitas yang belum ada untuk memenuhi kebutuhan pasien akan sarana dan prasarana kesehatan di pelayanan rawat inap.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL PADA PANDEMI COVID-19 DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ZUBIR MAHMUD KABUPATEN ACEH TIMUR Putri Nahrisah
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i2.362

Abstract

Upaya pencegahan Infeksi Nosokomial atau saat ini disebut dengan Hospital Associated Infections (HAIs) yang harus dilakukan di semua layanan kesehatan terhadap pasien, petugas kesehatan maupun kepada pengunjung di rumah sakit. Tujuan pencegahan infeksi di dasarkan pada keyakinan untuk membatasi dan mencegah bahaya/resiko penularan patogen melalui darah dan cairan tubuh dari sumber yang diketahui maupun yang tidak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang behubungan dengan perilaku kepatuhan perawat dalam pencegahan infeksi nasokomial pada pandemi covid-19 di Ruang Rawat Inap dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Desain penelitian ini menggunakan jenis analytic yang bersifat cross sectional. sampel dalam penelitian ini adalah 53 pasien dengan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pencegahan infeksi nosokomial pada pandemi covid-19 di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur dengan p-value 0,000 (p<0,05), ada hubungan supervisi dengan kepatuhan pencegahan infeksi nosokomial pada pandemi covid-19 di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur dengan p-value 0,000 (p<0,05) dan tidak ada hubungan fasilitas dengan kepatuhan pencegahan infeksi nosokomial pada pandemi covid-19 di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur dengan p-value 1,000 (p<0,05). Peneliti menyarankan kepada pihak menajemen sebaiknya menambah sarana prasarana pencegahan infeksi nosokomial dimana sebaiknya disediakan lebih banyak lagi di tempat-tempat yang strategis selain itu perlu tersedianya fasilitas pencegahan infeksi nosokomial.
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Petugas Cleaning Service terhadap Perilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Putri Nahrisah
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 1, EDISI MARET 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i1.380

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal penting yang harus diterapkan disemua tempat kerja, baik pada sektor formal maupun sektor informal. Terlebih bagi tempat kerja yang memiliki risiko atau bahaya yang tinggi, serta dapat menimbulkan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) atau kecelakaan yang berhubungan dengan hubungan kerja maupun Penyakit Akibat Kerja (PAK) yaitu penyakit yang didapat atau ditimbulkan pada waktu melaksanakan pekerjaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Data yang telah dikumpulkan dianalisa secara univariat dan bivariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas cleaning service yang ada di RSUD dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur sebanyak 47 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pengetahuan petugas cleaning service terhadap perilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan p-value 0,000 (p<0,05) pada interval kepercayaan 99,5% dan ada pengaruh sikap petugas cleaning service terhadap perilaku Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan p-value 0,000 (p<0,05) pada interval kepercayaan 99,5 %. Saran bagi Rumah Sakit untuk memperbaharui wawasan semua petugas cleaning service Rumah Sakit dengan mengadakan sosialisasi serta kedepannya diharapkan dapat merekrut tenaga kerja non medis khususnya cleaning service dengan standar tertentu misalnya membatasi usia produktif dengan standar pendidikan minimal SMA dengan demikian tenaga kerja cleaning service akan lebih mudah mencerna materi sosialisasi yang disampaikan dan bisa menjalankan perilaku K3 tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan baik dan benar disetiap pekerjaannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PERAWAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZUBIR MAHMUD Putri Nahrisah
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i2.413

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi SDM RS pasien, pendamping pasien, pengunjung, maupun lingkungan rumah sakit melalui upaya pencegahan kecelakan kerja dan penyakit akibat kerja di rumah sakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang brhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) perawat pada masa pandemi covid-19 di IGD RSUD dr. Zubir Mahmud tahun 2021.Desain penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua perawat yang bekerja di IGD dr. Zubir Mahmud sebanyak 29 dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 responden.Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Analisis data menggunakan Chi-Squre dan melihat dari Fisher's Exact Test.Hasil penelitian pada uji bivariate menunjukan ada pengaruh yang sginifkan variabel independent yaitu faktor pengetahuan (p-value =0,008), sikap (p-value =0,006), ketersediaan (p-value =0,000) dan pengawasan (p-value =0,001) dan tidak ada pengaruh yang signifikan yaitu faktor pendidikan (p-value =0,622) dan masa kerja (p-value =0,139) dengan variabel dependent yaitu kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) perawat pada masa pandemi Covid-19.Saran dalam penelitian ini yaitu Rumah sakit harus membuat SOP yang jelas tentang penggunaan APD dan meningkatkan kewaspadaan selama masa pandemic.
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PENDAFTARAN DAN SIKAP PETUGAS ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD DR. ZUBIR MAHMUD KABUPATEN ACEH TIMUR Putri Nahrisah
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 2: JURNAL EDUKES VOLUME 2 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v2i2.436

Abstract

Rumah sakit merupakan suatu industri jasa kesehatan. Standar kecepatan pelayanan di rumah sakit khususnya di instalasi rawat jalan adalah waktu tunggu. Kategori jarak antara waktu tunggu dan waktu periksa yang diperkirakan bisa memuaskan atau kurang memuaskan pasien antara lain yaitu saat pasien datang mulai dari mendaftar ke loket, antri dan menunggu panggilan ke poli umum untuk di anamnesis dan diperiksa oleh dokter, perawat atau bidan lebih dari 90 menit (kategori lama), 30-60 menit (kategori sedang) dan ≤ 30 menit kategori cepat). Desain penelitian ini akan menggunakan jenis analytic dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen dan variabel dependen diteliti secara bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan di Ruang Pendaftaran RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur saat penelitian berlangsung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien rawat jalan di Ruang Pendaftaran RSUD dr. Zubir Mahmud dengan p-value (Continuity Correction) 0,000 (p<0,05). Ada hubungan sikap petugas administrasi dengan kepuasan pasien rawat jalan di Ruang Pendaftaran RSUD dr. Zubir Mahmud dengan p-value (Continuity Correction) 0,000 (p<0,05).Saran bagi RSUD dr. Zubir Mahmud, agar petugas ruang pendaftaran harus melayani pasien tanpa memandang status sosial dan bertutur kata yang baik serta menanggapi keluhan pasien, memberikan informasi yang dibutuhkan pasien secara jelas dan menanyai kembali apakah pasien mengerti apa yang di jelaskan