Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Serat Seng Pada Beton Ringan dengan Teknologi Gas Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Modulus Elastisitas Purnawan Gunawan; Wibowo Wibowo; Wachidatun Nikmah
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i2.37219

Abstract

Beton ringan gas dibuat dengan cara menambah aluminium pasta ke-dalam campuran beton, berat berkisar antara 400-1800 kg/m³ Untuk meningkatkan kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas ditambahkan serat seng ke-dalam campuran beton. Penambahan serat diharapkan akan menjadi komposit yang kuat dalam menahan kuat tekan dan kuat tarik beton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas menggunakan silinder 10 cm x 20 cm dengan variasi prosentase serat 0%; 0,25%; 0,5%; 0,75; dan 1% dari berat beton, berjumlah 6 buah per sampel. Benda uji akan diuji setelah berumur 28 hari. Dari hasil penelitian didapat berat jenis beton ringan gas berserat seng rata - rata adalah sebesar 1895,37 kg/m3. Kuat tekan maksimum adalah pada beton ringan gas dengan kadar serat sebesar 0,5% dengan nilai optimum adalah sebesar 13,374 MPa. Kuat tarik belah maksimum adalah pada beton ringan gas dengan kadar serat sebesar 0,5 % dengan nilai optimum adalah sebesar 2,023 MPa. Modulus elastisitas maksimum adalah pada penambahan serat sebesar 0,5% dengan nilai optimum adalah sebesar 16773 MPa.
PEMENUHAN KRITERIA BETON MEMADAT MANDIRI DENGAN VARIASI METAKAOLIN TERHADAP KAJIAN KUAT TEKAN TINGGI DAN MODULUS ELASTISITAS Sains Satria Nurkhasan; Wibowo Wibowo; Endah Safitri
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i1.41518

Abstract

Pemanfaatan beton dalam dunia konstruksi sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sehingga diperlukan inovasi beton untuk meningkatkan mutu dan kualitasnya. Salah satunya adalah beton mutu tinggi memadat mendiri yang dalam rancang campur beton penambahan bahan tambah pada kadar tertentu yang bersifat pozolan dapat menigkatakan kualitas beton. Penelitian ini menggunakan metakaolin yang termasuk bahan tambah yang bersifat pozolan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan metakaolin terhadap parameter SCC, kuat tekan, dan modulus elastisitas beton HSSCC.Penelitian ini menggunakan metakaolin sebagai pengganti sebagian semen portland pada campuran beton untuk memahami pengaruh dari subtitusi semen terhadap workabilitas, kuat tekan, dan modulus elastisitas dari beton tersebut. Kadar metakaolin yang digunakan pada penelitian adalah 12,5%; 15%; 17,5%; 20%; dan 22,5% dengan superplasticizer MasterEase 3029 dengan kadar 1,9%. Pengujian workabilitas pada penelitian ini meliputi uji slump flow untuk mengukur filling ability, uji V-funnel untuk mengukur passing ability, dan uji L-box untuk mengukur segregation resistance. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15cm dan tinggi 30cm. Pengujian dilakukan dengan memberikan dail ring pada selimut beton dan memberikan tekanan aksial ke permukaan beton menggunakan Compression Testing Machine sampai beban maksimum.
KAJIAN PENGARUH VARIASI KOMPOSISI SILICA FUME TERHADAP PARAMETER BETON MEMADAT MANDIRI DENGAN KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI Sherli Pramudhita Hapsari; Wibowo Wibowo; Endah Safitri
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v5i4.36924

Abstract

Beton mutu tinggi yang mampu memadat mandiri (high strength self compacting concrete-HSSCC) merupakan salah satu inovasi beton yang dapat diaplikasikan pada banyak pekerjaan konstruksi. Penambahan silica fume yang memiliki butiran lebih halus jika dibandingkan dengan semen bertujuan untuk meningkatkan kuat tekan, sedangkan superplasticizer jenis Viscocrete 1003 digunakan untuk memberikan workabilitas yang baik pada beton. Nilai w/b pada penelitian kali ini dijaga konstan sebesar 0,27, kadar superplasticizer adalah 1,7%, dan variasi kadar silica fume sebesar 0%, 8%, 9%, 10% dan 11%. Pengujian beton segar dilakukan dengan 3 metode, yaitu flow table test, l-box test, dan v-funnel test. Dari hasil pengujian tersebut, silica fume dengan kadar 8% memberikan hasil terbaik yang mana memenuhi seluruh persyaratan dari masing-masing metode. Semakin tinggi kadar silica fume maka workabilitas beton semakin berkurang. Hal ini terjadi karena sifat silica fume yang menyerap air. Pengujian beton keras dilakukan pada umur 14 hari dan 28 hari. Hasil kuat tekan terbaik didapatkan pada kadar silica fume sebesar 9% dengan kekuatan 76,02 MPa. Sementara itu dari hasil analisis data menunjukkan bahwa kuat tekan optimum terjadi pada kadar silica fume sebesar 9,34%.
PENGARUH KADAR ACCELERATOR TERHADAP KUAT TEKAN PADA HIGH STRENGTH SELF COMPACTING CONCRETE (HSSCC) BENDA UJI SILINDER UMUR 3, 7, 14, DAN 28 HARI Wibowo Wibowo; Endah Safitri; Wahyu Hapsari
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.026 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i4.36540

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman, perkembangan konstruksi semakin lama semakin meningkat. Salah satu bahan utama yang digunakan dalam konstruksi adalah beton. Oleh karena itu, kebutuhan terhadap beton semakin tinggi. Selain permintaan terhadap beton semakin tinggi, permintaan terhadap beton mutu tinggi juga semakin tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan inovasi-inovasi pada beton. Salah satu inovasi beton yang dapat dilakukan adalah dengan membuat beton mutu tinggi yang dapat memadat sendiri (High Strength Self Compaction Concrete – HSSCC), dengan kuat tekan diatas 41,4 MPa. Dalam penelitian ini, dilakukan inovasi dengan menggunakan bahan tambah berupa superplasticizer dan accelerator. Superplasticizer ditambahkan untuk mencapai workability yang tinggi. Sedangkan accelerator adalah untuk mempercepat proses pengikatan dan mengembangkan kekuatan awal beton. Accelerator juga digunakan untuk memperpendek waktu pengikatan semen sehingga mempecepat pencapaian kekuatan beton. Kadar superplasticizer yang digunakan adalah 0,8%, dan variasi kadar accelerator sebesar 0%, 0,4%, 1,2%, dan 2% dari berat semen.Penelitian dilakukan secara bertahap mulai dari pengujian agregat, pengujian SCC, dan pengujian kuat tekan beton. Pengujian SCC dilakukan dengan 3 metode, yaitu flow table untuk mengetahui parameter fillingability, l-box test untuk mengetahui parameter passingability, dan v-funnel test untuk mengetahui fillingability serta segregation resistance. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm, dimana benda uji ini diuji dengan uji kuat tekan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) pada umur 3, 7, 14, dan 28 hari.Berdasarkan hasil uji SCC pada beton segar, penggantian semen dengan kadar accelerator sebesar 0,4% memberikan hasil yang baik karena mampu memenuhi seluruh parameter SCC dengan standar EFNARC. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan beton yang menggunakan superplasticizer 0,8% dan variasi penambahan accelerator menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan kadar accelerator dan semakin lama umur beton, maka kuat tekan beton yang dihasilkan semakin tinggi. Persentase maksimum kadar accelerator yang dapat digunakan agar dapat mencapai High Strength Self  Compacting Concrete (HSSCC) adalah 0,4%. Dengan nilai kuat tekan sebesar 43,09 MPa, memenuhi standar minimum kuat tekan beton mutu tinggi yang disyaratkan SNI-03-6468-2000.
PENGARUH VARIASI KOMPOSISI SILICA FUME TERHADAP KUAT LEKAT BETON MUTU TINGGI MEMADAT MANDIRI Wibowo Wibowo; Sunarmasto Sunarmasto; Delvi Maulana
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i3.36564

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi melahirkan inovasi beton mutu tinggi memadat mandiri. Beton ini memiliki kuat tekan tinggi dan dapat memadat tanpa bantuan penggetar. Kuat lekat beton merupakan salah satu sifat penting dalam struktur beton bertulang. Kehilangan kekuatan lekat beton dapat menyebabkan keruntuhan total dalam struktur beton bertulang. Silica fume dalam penelitian ini digunakan sebagai substitusi semen dan material pengisi untuk meningkatkan mutu beton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan parameter yang dikaji adalah karakteristik beton segar beton memadat mandiri dan kuat lekat beton. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus dimensi 15cm x 15cm x 15cm dengan tulangan tertanam baja tulangan berprofil ulir berdiameter 13mm. Berdasarkan penelitian, silica fume meningkatkan kuat lekat beton pada umur 28 hari. Pada kadar silica fume 9% kuat lekat mencapai titik maksimum. Peningkatan kuat lekat beton seiring dengan peningkatan mutu beton. Penambahan silica fume menurunkan workabilitas dan campuran beton menjadi kental, substitusi semen dengan silica fume kadar 8% memenuhi keseluruhan syarat beton memadat mandiri berdasarkan EFNARC.
KAJIAN KUAT DESAK DAN MODULUS ELASTISITAS BETON MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAH SILICA FUME MENGGUNAKAN ANALISIS MIKROSTRUKTUR Wibowo Wibowo; Supardi Supardi; Markus Koko Nur Budianto
Matriks Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v7i3.36501

Abstract

Perkembangan teknologi serta kebutuhan beton yang terus meningkat memicu adanya tantangan untuk menciptakan kualitas beton yang baik, salah satunya adalah beton mutu tinggi. Namun di sisi lain, beton yang memiliki kualitas tinggi akan lebih memerlukan bahan pengikat (binder) yaitu semen dalam komposisi campurannya. Maka dari itu, perlu adanya penelitian-penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan bahan tambah (admixtures) sebagai alternatif pengganti material dalam pembuatan beton mutu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kuat desak, modulus elastisitas beton mutu tinggi dengan bahan tambah silica fume pada kadar maksimum (9%) menggunakan analisis mikrostruktur pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari terhadap beton normal. Benda uji yang berupa silinder dengan diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini meliputi uji kuat desak dan modulus elastisitas menggunakan Universal Testing Machine, serta uji porositas menggunakan alat Surface Area Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan persentase peningkatkan kuat desak beton dengan silica fume terhadap beton normal pada umur ke 7, 14, 21 dan 28 hari adalah -6,614%, 0,577%, 13,739%, 17,539%. Persentase peningkatkan nilai modulus elastsitas pada umur ke 7, 14, 21 dan 28 hari adalah -3,415%, 0,274%, 6,651%, 8,398%. Persentase penurunan nilai volume pori pada umur 7, 14, 21 dan 28 hari adalah 10,345%, 25%, 37,5%, 50%.  
The Effect of Employer Branding, Employee Branding and Job Satisfaction and Engagement as Mediation Variables on the Performance of Nurses in A Hospital Type E Windayanti Windayanti; Wibowo Wibowo; Hamidah Hamidah; Widarto Rachbini
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.4896

Abstract

This study aims to test, review and analyze in order to know, a picture of the influence of employer branding, employee branding, job satisfaction, and engagement as a mediating variable on the performance of hospital nurses type E. The study was conducted with a survey method against three hundred and fifty respondents using a questionnaire. While testing and data analysis were done using the technique of the analysis of Structural Equation Models (SEM) through the program SMART PLS Version 3.0. The results of the research show that Employer branding has a strong influence and positive impact on employee engagement. Employee branding influences the medium and positive impact on employee engagement. Job satisfaction influences the medium and positive impact on employee engagement. Employer branding influences the medium and positive impact on performance. Employee branding influences a weak and positive impact on performance. Job satisfaction has an influence is a weak and positive impact on performance. Engagement mediates the influence of employer branding on performance. Employee engagement mediates the influence of employee branding on performance. Employee engagement mediates the effect of job satisfaction on performance. Thus, engagement is proven to mediate the reinforcement influence on the performance of nurses in a hospital type E.
Peningkatan Potensi Wisata Desa Waginopo dengan Mengoptimalkan Sumber Daya Melalui Program Ekonomi Kreatif Syamsul Hadi; Wibowo Wibowo; Joko Triyono; La Ode Rujunia; La Ode Nasrianto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v9i1.42344

Abstract

Desa Waginopo merupakan salah satu desa di Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Desa Waginopo merupakan salah satu dari pemekaran desa Tindoi Raya yang terletak di kawasan puncak Pulau Wanci, Kabupaten Wakatobi. Desa Waginopo tergolong dalam desa berkembang setelah mengalami kemajuan dari yang sebelumnya berstatus sebagai desa tertinggal. Desa Waginopo memiliki kekayaan berupa sumber daya alam yang amat melimpah. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS Wakatobi bertujuan untuk mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam Desa Waginopo untuk dapat dikelola dengan baik dan meningkatkan sumber daya manusia desa agar dapat mengelola kekayaan alam dengan optimal dengan melaksanakan 20 program berupa 10 program kerja utama dan 10 program kerja penunjang. Program kerja yang dilaksanakan terfokus kepada bidang pariwisata yang memiliki kegiatan berupa Peta Wisata, Toliamba Information Centre, Mural Toliamba, Sosialisasi Inovasi Homestay, dan Explore Wakatobi. Program utama tersebut kemudian didukung program bidang ekonomi kreatif dengan program kerja berupa Made in Toliamba, sosialisasi pemasaran, packaging and labeling, vertikultur serta souvenir made by Toliamba, program bidang lingkungan yang memiliki kegiatan survey gua, penyuluhan pertanian, tadah dan penyaring air hujan serta Waginopo bersih berseri, dan program bidang kemasyarakatan yang memiliki program antara lain Rumah Kreasi, PHBS, Who am i, What is Your name dan Plural is me. Program-program yang disusun dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa serta antusiasme masyarakat dalam berkontribusi untuk program yang dilaksanakan.
Strategi Pemasaran Pt.Xyz Dalam Meningkatkan Penjualan Kabel Listrik Wibowo Wibowo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.557 KB) | DOI: 10.24912/jmbk.v1i2.4785

Abstract

With the growing trend of infrastructure in Indonesia like more high residence buildings, office buildings, and so on, the country needs more energy based on electricity. Within the trends of Indonesia Energy Outlook and statistics 2004 until 2013 the trends is growing fast pace that shows in the ratio, but some countryside of Indonesia was late to upgrade in infrastructure because the government much more concern in the Java-Bali and Madura based on the report, and the other details that said more province will need most electricity than Java. Energy and Human Resource Ministry have deployed 9 strategic initiatives, which one is build 35,000 Megawatt power plant. PT. XYZ as one of the electricity supplier in Indonesia which specialized in electricity cable of NYA, NYM, NYM-HY, NYY and NYAF. Based on growing trend of country infrastructure, we conducting a field research with source from PT. XYZ databased and supported with literature research that they are focusing in the electricity retailers, electricity store and contractors within every province starting with big cities like Medan, Pekanbaru, Jambi, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Tangerang, Bandung, Serang, Bekasi, Bogor, Cikampek, Semarang, Solo, Surabaya, Denpasar, Mataram, Pontianak and Makassar and provide them with good quality product that has SNI brand on it. And implementing that within Marketing Mix (4P’s) that focuses on aluminium cable and audio cable.
ANALISIS PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) : Faktor-Faktor yang Mernpengaruhi dan Kaitannya dengan Kinerja Saham Perusahaan Publik di Indonesia Harry Prihatmoko; Wibowo Wibowo; Murtanto Murtanto
Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Vol. 4 No. 3 (2004): Desember
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.403 KB) | DOI: 10.25105/mraai.v4i3.1808

Abstract

The objective of research is to analysis any factors which its influencing to income smoothing and its correlation to stock performance (return and risk) of public companies in Indonesia.Data of this research were obtained from 30 companies listed in Jakarta Stock Exchange which have been selected using (purposive) judgment sampling method. Samples were classified to be smoother and non smootherusing Eckel's model (1981). Eckel model classification in this research use three object of variable of income : operation income, income before tax, and income after tax. Test of One-Sample Kolmogmv Smimov, Mann-Whitney, t-Test, and Mult4variate Logistics were used for data analysing.The result of this research indicate that the coefficient variation of operating income and income before tax shows that: company size, net profit margin (NPM), industrial sector, and winnernosser stocks are not influencing income smoothing. Based on coefficient of variation of income after tax indicates that company size, net profit margin (NPM), and industrial sector are not influencing income smoothing while winner/losser stocks influence income smoothing. And it also indicated that there are not difference return between smoother and non smoother. The risk also is not different between them.Keywords: income smoothing, return, risk,