Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STANDARDISASI PARAMETER NON SPESIFIK PRODUK SIMPLISIA BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DARI TOKO JAMU X DI MALANG Yunita Yunita
Hexagon Vol 5 No 1 (2024): HEXAGON - Edisi 9
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v5i1.3177

Abstract

Produk simplisia buah mengkudu banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki khasiat sebagai antioksidan, antitrombolitik, analgesik, antiinflamasi dan aktivitas xanthine oxidase inhibitor. Standardisasi produk simplisia perlu dilakukan untuk menjamin mutu dan keamanan dari produk simplisia buah mengkudu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui standardisasi parameter non spesifik produk simplisia buah mengkudu dari toko jamu X di Malang sesuai dengan syarat Farmakope Herbal Indonesia tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Akademi Putra Indonesia Malang. Tahapan penelitian meliputi pengujian susut pengeringan, kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, dan cemaran mikroba. Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata pengujian susut pengeringan yaitu 9,55 (syarat ? 10%) dan kadar air yaitu 7,10% (syarat ? 10%). Kadar abu total sebesar 6,60% (syarat ? 7,0%) dan kadar abu tidak larut asam sebesar 1,71% (syarat ? 2,0%). Cemaran mikroba diperoleh hasil 1,0 × 106(syarat ? 106). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu produk simplisia buah mengkudu dari toko jamu X di Malang telah memenuhi standar mutu bahan baku yang tercantum dalam Farmakope Herbal Indonesia Tahun 2017.
ADSORPSI GAS NO2 MENGGUNAKAN ZEOLIT TERIMOBILISASI GRIESS SALTZMAN Yulirohyami Yulirohyami; Mela Novianty Badriyah; Yunita Yunita
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 7, No. 01 April (2022) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v7i1.2022.p90-102

Abstract

Telah dilakukan preparasi zeolite terimobilisasi Griess Saltzman sebagai adsorben dalam penentuan gas NO2. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan prosedur penentuan gas NO2 pada udara ambien atau gas emisi dari sumber bergerak dan tidak bergerak. Preparasi dilakukan melalui proses aktivasi zeolit dengan asam, imobilisasi zeolit dengan pereaksi Griess Saltzman, karakterisasi zeolite terimobilisasi Griess Saltzman, dan analisis gas NO2 dengan adsorben zeolite terimobilisasi Griess Saltzman. Hasil analisis gas NO2 dengan menggunakan adsorben zeolit terimobilisasi Griess Saltzman memberikan linearitas yang baik dengan koefisien linearitas dan koefisien determinasi masing-masing 0,9971 dan 0,9943. LoD dan LoQ yang diperoleh 0,09 dan 0,31 mg/mL. Penggunaan 0,25 g adsorben zeolit terimobilisasi Griess Saltzman memiliki hasil uji yang paling mendekati dengan pengujian standar menggunakan 10 mL pereaksi Griess Saltzman, masing-masing dengan konsentrasi 84,20 ± 1,73 mg/Nm3 dan 84,38 ± 1,73 mg/Nm3. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa zeolit terimobilisasi Griess Saltzman dapat digunakan sebagai adsoben untuk analisis gas NO2.
Penyuluhan Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Asam Urat di Desa Tanjung Serang Tahun 2026 Irdan Irdan; Sanjaya Sanjaya; Rahmanda Pranata; Tria Seprina; Putri Handayani; Yelika Tiara Putri Sijabat; Rofif Frari Aggrahi; Chelcia Lumban Toruan; Yunita Yunita; Wanda Miliya Apriliani; Liza Anggraini; Amel Nur Zahara; Bias Sandy Permadi; Taufik Zikki Mar Bun Bun HSB
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i2.1251

Abstract

Gout is one of the non-communicable diseases whose prevalence has increased due to changes in lifestyle and the consumption of foods high in purines. Limited public knowledge can influence efforts to prevent and control this disease. This community service activity aimed to describe the implementation of health education on gout prevention in Tanjung Serang Village in 2026. The method used referred to an action research approach consisting of observation, village community deliberation, implementation of health education, and descriptive evaluation. The educational materials were delivered through lectures, interactive discussions, and educational media covering risk factors, signs and symptoms, as well as preventive measures through a low-purine diet and a healthy lifestyle. The results showed active community participation involving 104 respondents in the health education activity. Participants were able to identify risk factors, types of high-purine foods, and preventive measures for gout through healthy dietary habits and physical activity. In addition, health screening activities such as uric acid and blood pressure checks helped the community better understand their health conditions.