Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Bagaimana Perceived Challenges Mahasiswa Kedokteran untuk Mencapai Flow Academic? Rizma Fithri; Endang Wahyuni; Nabilah Rizki Amalia
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v16i1.1409

Abstract

Fenomena flow akademik yang menurun di kalangan mahasiswa kedokteran membuat banyak dari mereka kehilangan fokus dan minat belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tantangan yang dirasakan dan flow akademik pada mahasiswa kedokteran. Partisipan dalam penelitian ini adalah 319 mahasiswa kedokteran. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probabilitas dengan metode simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Flow Perceptions Questionnaire (FPQ) untuk menilai variabel flow, dan perceived challenge yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dengan mengikuti dimensi-dimensi teori perceived challenge dari Moneta & Csikszentmihalyi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tantangan yang dirasakan dengn flow akademik. Temuan ini menyiratkan bahwa tantangan yang tinggi dapat membuat mahasiswa lebih terlibat dan memperhatikan kegiatan belajar mereka. Oleh karena itu, penciptaan lingkungan yang membantu siswa menghadapi tantangan dapat meningkatkan pengalaman belajar mereka secara keseluruhan.
KELAS KILAT MEDIA INTERAKTIF: DARI TEKS KE VISUAL PEMBELAJARAN BERBASIS AI DI UPTD SD N 2 SIDOHARJO Dhimas Rinda Adi Puspito; Yunni Arnidha; Endang Wahyuni
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membuka ruang baru dalam dunia pendidikan, terutama dalam praktik pembelajaran sehari-hari di sekolah dasar. Guru, yang selama ini dibebani dengan berbagai tugas administratif dan tuntutan pedagogis, kini memiliki peluang untuk memanfaatkan AI sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan kreativitas, efisiensi, dan kualitas penyampaian materi pelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berupa Kelas Kilat Media Interaktif dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru SD dalam memanfaatkan AI untuk mengubah teks pembelajaran menjadi media visual yang menarik dan mudah dipahami peserta didik. Pelatihan dilakukan secara singkat dalam satu hari, namun terbukti mampu memicu perubahan signifikan pada cara guru memandang dan menggunakan teknologi. Artikel ini menyajikan proses, hasil, dan analisis mendalam dari pelatihan tersebut, serta kontribusinya terhadap peningkatan literasi digital, kreativitas pedagogis, dan ekosistem pembelajaran di sekolah dasar. Temuan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri guru, kemampuan produksi media secara mandiri, serta terbentuknya kolaborasi berkelanjutan antar-guru. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi strategis bagi sekolah, guru, dan lembaga pendidikan tinggi dalam mengembangkan program pelatihan teknologi berbasis kebutuhan nyata.
PERAN BALAI PENYULUHAN KELUARGA BENCANA (KB) SUNGAI AMBAWANG DALAM PELAKSANAAN KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING (STUDI KASUS DI KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG, KABUPATEN KUBURAYA) Haris Mirza Saputra; Ismail Umar; Endang Wahyuni
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i2.1034

Abstract

Sebagai salah satu kabupaten di Kalimantan barat, Kabupaten Kubu Raya merupakan wilayah yang memiliki permasalahan stunting. Kondisi ini dapat dlihat dari hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka stunting di Kalimantan Barat (Kalbar) adalah 24,5%. Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Kubu Raya tahun 2023, jumlah balita stunting (kerdil ) sebesar 25,4% atau berjumlah 17.895 balita. Sedangkan pada Kecamatan Ambawang sebanyak 2.586 balita mengalami stunting ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Dengan Jenis penelitian yaitu penelitian deskriftif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Lokasi pengumpulan data yaitu Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sungai Ambawang dalam Pelaksanaan Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting Studi Kasus di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya . Dengan penekanan pada aspek-aspek peran yang dimiliki organisasi sebagai: fasilitator, katalisator, regulator dan dinamisator. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini secarat teoritis memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan ilmu sosial, khususnya dalam pengkajian implementasi kebijakan publik. Selain itu manfaat yang diharapkan secara praktis yaitu memberikan masukan dan bahan pertimbangan bagi Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) Sungai Ambawang Kab. Kubu Raya.