Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Peningkatan Kemampuan Berhitung Siswa Tunagrahita Ringan dengan Menggunakan Media Dadu Kancing Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SLB Bina Kasih dan SLB YPLAB Wartawan Kota Bandung Bagestra, Andi Mulya; Wasliman, Iim; Karyana, Kakay
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.465 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i3.462

Abstract

Latar belakang penelitian adalah terbatasnya media pembelajaran untuk siswa tunagrahita ringan, membuat guru kesulitan memberikan pembelajaran, sehingga dibutuhkan media untuk membantu siswa tunagrahita ringan belajar berhitung. Siswa tunagrahita ringan masih bisa dilatih dan dikembangkan. Oleh karena itu pembelajaran bagi siswa tunagrahita ringan berfokus pada fungsi fisik, psikologis serta penciptaan benda-benda fungsional yang sesuai, maka diperlukan media pembelajaran yang untuk siswa tunagrahita ringan. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran tentang perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, masalah-masalah dan solusi untuk pembelajaran berhitung. Landasan teori yang digunakan adalah teori manajemen menurut George R. Terry dan teori kemampuan berhitung menurut Susanto. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan data hasil penelitian; (1) pada tahap perencanaan guru telah berhasil, dapat dilihat dari proses penyusunan perencanaan pembelajaran yang diawali dengan menganalisis standar kompetensi lulusan, menganalisis dan mengkaji silabus, membuat analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar yang dikaitkan dengan materi pembelajaran, yang kemudian dijabarkan ke dalam bentuk indikator pencapaian kompetensi. (2) pada tahap pelaksanaan guru telah berhasil namun membutuhkan waktu untuk menyelesaikan kegiatan inti. (3) tahap evaluasi guru telah berhasil dapat dilihat dari evaluasi yang dilakukan tahap tes dan nontes hasilnya sangat baik. (4) tahap masalahmasalah terdapat beberapa masalah seperti siswa yang belum siap belajar, kurangnya waktu untuk memberikan pembelajaran kepada semua siswa dan tidak ada media pembelajaran yang baru. (5) tahap solusi terdapat beberapa seperti siswa harus sering mengulang pembelajaran dirumah agar lebih siap saat disekolah, guru harus memiliki asisten agar tugas pembelajaran dikelas dapat berbagi tugas dan waktu akan lebih efisien, media dadu kancing adalah media yang cocok digunakan untuk pembelajaran dikedua sekolah. Simpulan penelitian, guru telah berhasil melakukan tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, masalah dan solusi.
Implementasi Pembelajaran Melalui Media Compact Disk (CD) Interaktif dalam Meningkatkan Kecerdasan Perkembangan Anak Usia Dini di TK Amanah dan TK Seroja Kabupaten Bandung Setianingsih, Rahadiani Yuriana; Rostini, Deti; Karyana, Kakay
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.702 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v4i5.506

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara lebih mendalam langkah-langkah yang dilakukan guru dalam Implementasi Pembelajaran Melalui Media Compact Disk (CD) Interaktif dalam Meningkatkan Kecerdasan Perkembangan Anak Usia Dini (Studi Kasus di TK Amanah dan TK Seroja  Kabupaten Bandung) serta melihat hasil yang telah dicapai dari langkah tersebut bagi pengembangan kecerdasan perkembangan anak usia dini, dan tak lupa untuk mengetahui kendala atau hambatan yang dihadapi dari penerapan langkah tersebut. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi dengan metode atau pendekatan study kasus (Case study), Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan (1) Perencanaan pembelajaran melaksanakan penyususnan program tahunan, program semesteryang disusun oleh seluruh guru. Sedangkan RPPM dan RPPH disusun oleh masing-masing wali kelas dengan pengkondisian tema yang akan diberikan. (2) Pengorganisasian membuat SK tugas menjar dan jadwal pembelajaran agar setiap guru melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan sistematis. (3) Motivasi Pembelajaran, guru melaksakan dengan tahap pembukaa, kegiatan inti dan penutup. (4) Pengawasan dilakukan guna mengontrol dan mengevaluasi untuk kemudian dijadikan bahan penyusunan perencanaan selanjutnya. (5) Evaluasi pembelajaran, guru melaksanakan penilaian mulai dari penilaian harian, mingguan, hingga semesteran. Simpulan dari penelitian ini, menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Media Compact Disk (CD) Interaktif kecerdasan perkembangan anak usia dini meningkat.
Manajemen Pembelajaran Daring di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan di Kota Bandung Purwanti, Harti; Syaodih, Cahya; Karyana, Kakay
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v4i2.432

Abstract

The change in the learning order from face-to-face to online learning at all levels of education caused by the spread of the Covid-19 virus. The implementation of online learning requires adjustments on the part of teachers, students, and parents. The article was to analyze online learning management at the Community Learning Activity Center (PKBM) to improve the quality of educational services in the city of Bandung. Meanwhile, the specific objectives of this research are to know: (1) Online Learning Planning; (2) Organizing Online Learning; (3) Implementation of Online Learning; (4) Evaluation of Online Learning; (5) Barriers and solutions in the Implementation of Online Learning. Qualitative research approach with descriptive analysis method. The research technique is interview, observation, and document study. The results of the study showed that (1) online learning planning was prepared based on an emergency curriculum adapted to the condition of students who were not yet optimal; (2) Organizing online learning seeks to optimize the role and function of human resources (PKBM) both as leaders, implementers, educators, and external parties, namely students; (3) the implementation of online learning is in accordance with the plan, but the implementation of the learning is still not effective both in delivering material and working on exercises and assignments; (4) The evaluation carried out is not objective in nature and has not been able to reach understanding in the cognitive, affective, and psychomotor domains; (5) Obstacles faced in online learning include human resources for teachers, students and parents, availability of facilities and infrastructure, and cost issues for students who cannot afford, (6) The solutions taken have been able to minimize the obstacles faced but are then faced again on the problems that arise next so that the solutions are not optimal to solve the problems. Keywords: Management Online Learning, Learning at PKBM, Quality of Education Services
Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru SD: Penelitian Kualitatif Di UPTD SDN 8 Nagrikaler Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta Indriani, Rani; Sudrajat, Adjat; Karyana, Kakay
Jurnal Simki Pedagogia Vol 5 No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v5i2.148

Abstract

The teacher is the most important part in the implementation of learning activities so that it can create quality education, of course, in this case the teacher's performance will greatly affect the success of an education implementation. Low teacher performance will reduce the quality of education and vice versa high teacher performance will affect effective learning activities. A careful planning is needed if you want to get good results in learning activities. To find out how much the teacher's performance is, it is necessary to carry out continuous supervision of the principal. The principal is a functional teacher who is given the task of leading the school, including supervising the teachers. Supervision aims to help teachers who find difficulties in the process of learning activities and everything in it. In addition, supervision can also be used as a strategy to find out about the needs of schools that must be owned to support the smooth learning activities. In practice, supervision requires careful planning, so that it can streamline the results of principal supervision activities and improve teacher performance so that the quality of school education itself also increases. The purpose of this study is to understand and analyze: 1) How is the planning of Supervision by the Principal in Improving Teacher Performance at SDN 8 Purwakarta. 2) How is the implementation of academic supervision at SDN 8 Nagrikaler Purwakarta. 3) How is the evaluation of the principal's academic supervision in improving performance elementary School teacher. This study uses a qualitative approach. The data collection method is the approach taken to obtain information through observation, interviews and documentation.