Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MEDIA SOSIAL MARKETING, BRAND IMAGE, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BELI SKINCARE MS GLOW DI SURABAYA Inggit Gunwan, Kunto; Mataji; Santoso, Sigit
ECONOMOS Vol 3 No 04 (2023): EKONOMI BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial media marketing brand images, persepsi harga berpengaruh terhadap minat beli pada produk skincare MS. Glow. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis data kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel 100 responden pengguna produk skincare Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji-t dan uji-f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel media sosial marketing, brand image, persepsi harga berpengaruh signifikan terhadap minat beli skincare MS GLOW.
ANALISIS PENGARUH PERSEPSI HARGA, KUALITAS LAYANAN, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BAKSO SUGIK KECAMATAN SAMBIKEREP SURABAYA Inggit Gunwan, Kunto; Mataji, Mataji; Santoso, Sigit
ECONOMOS Vol 4 No 01 (2024): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v4i01.1574

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji analisis pengaruh dari variabel persepsi harga, kualitas layanan, dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen pada Bakso Sugik Kecamatan Sambikerep Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli produk dan seluruh konsumen yang datang lebih dari satu kali di Bakso Sugik Kecamatan Sambikerep.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dimana teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 100 responden. Dengan menggunakan perhitungan SPSS versi 26. Hasil dari nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,542 yang artinya besar pengaruh signifikan Persepsi Harga (X1), Kualitas Layanan (X2), dan Kualitas Produk (X3) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 54,2% sedangkan sisanya sebesar 45,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil penelitian ini adalah Persepsi Harga, Kualitas Layanan, dan Kualitas Produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Persepsi Harga (X1), Kualitas Layanan (X2), dan Kualitas Produk (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Bakso Sugik Kecamatan Sambikerep Surabaya.
PEMBERDAYAAN PRODUKSI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA MIKRO KUE TRADISIONAL “ LARIS “ DI MENUR PUMPUNGAN KOTA SURABAYA Inggit Gunwan, Kunto; Mataji, Mataji
ABDIMAS Vol 3 No 06 (2023): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir tahun 2015 seharusnya mendorong keseluruhan pelaku ekonomi tidak terkecuali UKM dan Usaha Mikro untuk berbenah diri dalam rangka meningkatkan kualitas produksi baik barang maupun jasa. Bila tidak dilakukan, maka Indonesia merupakan pasar “empuk” bagi negara Asean lainnya karena Indonesia memiliki penduduk terbesar (population size) di Asean, yakni tidak kurang 270-an juta jiwa penduduk. UKM dan Usaha Mikro yang merupakan pengejewantahan demokrasi ekonomi rakyat, menjadi sangat terpukul bila arus barang dan jasa begitu derasnya dari berbagai Negara Asean menyerbu pasar Indonesia. Menyadari yang demikian melakukan penguatan (empowering) terhadap UKM dan Usaha Mikro adalah sebuah keharusan dan keniscayaan untuk bisa menemukan jati diri bangsa yang memiliki comparative advantage dan competitive advantage. Kegiatan ini diawali dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada dan selanjutnya dicarikan metode pemecahannya, metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan. Hasil yang telah dicapai adalah adanya kemampuan usaha Kue Tradisional yang mengoptimalkan penjulannya dengan menggunakan bahan baku lokal. Dengan demikian Usaha Mikro Kue Tradisional “ laris “ dapat meningkatkan kemampuannya dibidang produksi dan manajmen usaha. Laporan keuangan merupakan hal yang tidak kalah penting dalam membangun usaha karena dengan adanya laporan keuangan yang bagus akan menunjukkan perkembangan usaha yang dapat dilihat dari laba bersih yang diperoleh. Adanya luaran tersebut sebagai indikasi peningkatan pemberdayaan usaha.