Riyanti, Yanti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN POWER LENGAN TERHADAP HASIL KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING Riyanti, Yanti; Nur, Hana Astria
Journal of Physical Education and Sport Science Vol 5 No 3 (2023): Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jpess.v5i3.2312

Abstract

Yanti Riyanti ( NIM 182223119 ), Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, 2022, halaman. Tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pembelajaran power lengan terhadap hasil kemampuan tolak peluru gaya menyampingPenelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, dengan desain penelitian pre-ekperimental. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian kali ini adalah siswa siswi kelas 9b SMP NEGERI 2 JALAKSANA yang berjumlah 32 orang . Pada penelitian ini menggunakan instrument menggunakan Meddicine Ball. Produk akhir dari latihan medicine ball adalah siswa dapat melakukan lemparan tolak peluru dengan maksimal. Hasil penelitian ini adalah data tentang nilai pretest dan posttest dengan, menggunakan program SPSS 25 dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian ini menu jukan bahwa nilai rata-rata pretest adalah 3.0750 dan posttest adalah 3.2455. Dengan nilai hasil dari uji test-t adalah 0.000 yang berarti >0,05, yang artinya terdapat pengaruh signifikan dari program latihan yang diberikan. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa model latihan menggunakan medicine ball dapat dikembangkan dan diterapan dalam proses pembelajaran tolak peluru gaya menyamping. Kata-kata kunci :pembelajaran, power lengan, tolak peluru
MODEL BIMBINGAN MELALUI KEGIATAN MELUKIS DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Setiana, Setiana; Riyanti, Yanti; Sahini, Iin
Tunas Siliwangi Vol 9 No 1 (2023): VOL 9 NO 1, APRIL 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v9i1.3433

Abstract

Pasca pandemic covid-19 kreativitas anak usia dini menjadi menurun, diperlukan kegiatan pembelajaran yang mampu meningkatkan kreativitas anak usia dini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perkembangan kreativitas anak usia dini menggunakan model bimbingan melalui kegiatan melukis. Penelitian ini menggunakan model bimbingan dalam pengembangan kreatifitas anak usia dini yaitu dengan menggunakan kegiatan melukis dengan media bahan alam.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa dan  guru  Kober Anggrek Desa Seda Kecamatan Mandirancan Kabupaten Kuningan. Teknik  pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga cara yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian  menunjukkkan model bimbingan yang dilakukan dengan kegiatan melukis dengan media bahan alam dapat mengembangkan kreativitas pada anak usia dini. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model bimbingan yang dilakukan dengan baik dapat membantu terhadap perkembangan kreativitas pada anak usia dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN POWER LENGAN TERHADAP HASIL KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING Riyanti, Yanti; Nur, Hana Astria
Journal of Physical Education and Sport Science Vol 5 No 3 (2023): Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jpess.v5i3.2312

Abstract

Yanti Riyanti ( NIM 182223119 ), Health and Recreation Physical Education Study Program, 2022, page. The purpose of this study is to determine whether there is an effect of arm power learning on the results of sideways style shot put ability. This study used experimental research methods, with a pre-experimental research design. The samples used in this study were students of class 9b SMP NEGERI 2 JALAKSANA, totaling 32 people. In this study using the instrument using the Medicine Ball. The final product of the medicine ball practice is that students can throw a maximum shot put. The results of this study are data about pretest and posttest scores using the SPSS 25 program with a significant level of 0.05. The results of this study indicate that the average value of the pretest is 3.0750 and the posttest is 3.2455. With the value of the results of the t-test is 0.000 which means > 0.05, which means that there is a significant effect of the given exercise program. From the research that has been done, it can be concluded that the training model using medicine ball can be developed and applied in the sideways style shot put learning process. Keywords: learning, arm power, shot put
A Profile of Reproductive Health Awareness Character among Early Adolescents in Primary Education in Bandung City Handayani, Dini Saraswati; Suryadi, Ace; Wahyudin, Dinn; Nurdin, Encep Syarif; Riyanti, Yanti; Megawati, Anita
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i4.99589

Abstract

Reproductive health issues among adolescent girls are a global concern, particularly during early adolescence, a critical phase that significantly influences the quality of future generations. This study aimed to identify changes in growth, development, and knowledge related to reproductive health among girls aged 9–12 years, a period classified as early adolescence. The study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 263 adolescent girls were selected using purposive sampling. The findings revealed that 52.47% of the participants were categorized as underweight, indicating nutritional problems that may have serious implications for reproductive health. Adolescent girls with poor nutritional status are at risk of reproductive function disorders, including irregular menstrual cycles and reduced reproductive health quality. In the long term, this condition may increase the likelihood of giving birth to babies with low birth weight (LBW), a significant factor contributing to stunting in the next generation. These findings highlight the urgent need for multidisciplinary interventions, including reproductive health education at the primary education level, to foster awareness and concern for reproductive health. Developing caring character and promoting reproductive health awareness among adolescent girls are vital as part of a long-term investment in sustainable national development.