Sanjaya, Rochmad Kris
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN NILAI HEMATOKRIT DAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG MENDAPAT PENGOBATAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI Muslikha, Iza Dwi; Kasimo, Elfred Rinaldo; Savitri, Lisa; Sanjaya, Rochmad Kris
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v4i2.3687

Abstract

Tuberkulosis menjadi penyebab kematian akibat penyakit menular setelah Human Imunnodeficiency Virus (HIV). TB adalah  penyakit yang dipicu oleh basil Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui indikator anemia dan kelainan trombosit terhadap pesien TB paru yang mendapat pengobatan OAT di RSUD Gambiran Kota Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif dengan desainnya cross sectional. Peneilitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2022. Populasi dari penelitian ini ialah seluruh pasien TB paru yang mendapat pengobatan OAT yang ada di catatan rekam medik pada bulan Januari-Desember 2021 sejumlah 43 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik sampling yang dipakai ialah purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah Indikator dari anemia adalah penurunan nilai hematokrit yang disebabkan oleh efek dari terapi OAT. Sedangkan indikator dari kelainan trombosit adalah yaitu terjadinya penurunan (trompositopenia) dan peningkatan jumlah trombosit (trombositosis) yang disebabkan oleh efek dari terapi OAT. Sebagian besar pasien mengalami penurunan nilai hematokrit sebanyak 33 orang (77 %). Sebanyak 25 orang (58 %) memiliki nilai trombosit yang normal, 3 orang (7 %) mempunyai nilai trombosit yang rendah dan 15 orang (35 %) memiliki nilai trombosit yang tinggi.
GAMBARAN MCV DAN MCH PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI Faradita, Firda Fredenna; Kasimo, Elfred Rinaldo; Sanjaya, Rochmad Kris
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v4i2.3693

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan komplikasi. Salah satu komplikasi yaitu anemia, maka dari itu diperlukan pemeriksaan indeks eritrosit Mean Corpuscular Volume (MCV) dan Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) untuk mendiagnosis jenis anemia. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran MCV dan MCH pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Gambiran Kota Kediri. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 76 pasien tuberkulosis paru di RSUD Gambiran Kota Kediri periode Januari-Desember 2021. Sampel berjumlah 43 orang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi (purposive sampling) menggunakan data rekam medis. Hasilnya terdapat 33 orang memiliki nilai MCV rendah (mikrositik) dan 27 orang memiliki MCH rendah (hipokromik). Kadar MCV dan MCH rendah dikarenakan kekurangan asupan zat besi. Zat besi dapat berkurang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobaterium tuberculosis. Bakteri tersebut menyebabkan peradangan yang kemudian menghambat produksi hemoglobin dalam eritrosit. Akibatnya eritrosit tidak berfungsi maksimal untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dan kualitas tubuh menjadi menurun. Pasien tuberkulosis paru di RSUD Gambiran Kota Kediri periode Januari-Desember 2021 sebagian besar mengalami anemia mikrositik hipokromik.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI METFORMIN DENGAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT DIABETES Khotimah, Khusnul; Kadir, Mujtahid Bin Abd; Kasimo, Elfred Rinaldo; Sanjaya, Rochmad Kris
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v2i2.1216

Abstract

People with diabetes mellitus extremely increase every year. Management of diabetes mellitus disease requires appropriate therapy to prevent serious increasing and progressing the disease to be serious complication then the achievement of therapy goals. This study aims to determine the effect of giving a combination of metformin and red dragon fruit peel extract (Hylocereus polyrhizus) on blood glucose levels of diabetic mice.This type of research is an experimental study with a pre-test and post-test design with a control group. As the test animal, Swiss webster male white mice were used. They were grouped into 6 groups, each with 4 tails for each group. As the treatment group by giving of a combination of metformin and red dragon fruit peel extract with various doses of 75 mg/kg body weight for mice, 150 mg/kg body weight for mice, 300 mg/kg body weight for mice, positive control for metformin 65 mg/kg BW for mice, comparative control extracts red dragon fruit peel 150 mg/kg BW of mice and negative control 0.5% Na CMC was given orally once a day for 14 days. Data analysis used the One Way Anova method followed by the Last Significant Difference (LSD) method.The results showed that the percentage of the highest reduction in blood glucose levels was 81% in the combination group with an extract dose of 300 mg/kg BW of mice which was significantly different from the negative control group and the comparison control group.