Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Nursing Arts

Efektivitas Penerapan Model Family Centered Nursing Terhadap Tingkat Kemandirian Keluarga Dalam Penanganan Malaria Pada Anak Di Wiliayah Kerja Puskesmas Sanggeng Manokwari Ivonne Junita Fabanjo; Maria Loihala
Nursing Arts Vol 11 No 1 (2017): NURSING ARTS
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.81 KB) | DOI: 10.36741/jna.v11i1.12

Abstract

Berdasarkan hasil survei riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013 Papua, Papua Barat dan Nusa tenggara timurmerupakan 3 provinsi dengan insiden malaria tertinggi. Salah satu konsep pemberdayaan keluarga yang sesuai dengan teori dan konsepkeperawatan yang dapat diterapkan pada keluarga adalah Family Centered Nursing. Penerapan model Family Centered Nursing inikhususnya pada anak dengan Malaria bertujuan untuk melihat kemandirian keluarga dalam penganan anak dengan malaria, melakukanpendidikan kesehatan pada keluarga, melakukan pembinaan bagi keluarga sehingga keluarga mampu mengatasi masalah kesehatannyakhususnya dalam penaganan malaria.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas dari penerapan model Family Centered Nursing terhadap terhadapKemandirian keluarga dalam penanganan malaria pada Anak di wiliayah kerja Puskesmas Sanggeng Manokwari.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan Pre-Post test Without control Group yang mencariefektifitas atau pengaruh antar variabel dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Orang tua yang membawaanaknya ke Puskesmas Sanggeng yang terdiagnosis malaria tersiana berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium mulai bulan Oktobers/d November 2017. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Instrument penelitian menggunakan kuisioner. Tehnikpengumpulan data yaitu data primer dan sekunder. Analisa Data secara analisa univariat dan bivariat. Data diolah dengan menggunakanProgram SPSS versi 19.Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rerata pengetahuan sebelum dan sesudah penerapan Model Family CenteredNursing mengalami peningkatan sebesar 22,4 dan tingkat kemandirian keluarga mengalami peningkatan sebesar 0,88. Hasil analisis lebihlanjut didapatkan nilai p-Value 0,000 yang berarti adaperbedaan yang signifikan. Skor rata-rata pengetahuan dan tingkat kemandiriankeluarga sebelum dan sesudah diberikan informasi.Kesimpulan bahwa dari hasil penelitian yaitu responden dalam penelitian ini adalah ibu dengan usia antara 24 sampai 46tahun. Responden mempunyai tingkat pendidikan paling banyak dengan tingkat pendidikan SMA dan paling terendah dengan pendidikanSD, dan sebagian besar dari suku Papua, skor pengetahuan keluarga lebih rendah sebelum penerapan model bila dibandingkan dengansetelah penerapan model, tingkat kemandirian keluarga lebih rendah sebelum penerapan model bila dibandingkan setelah penerapanmodel, dan ada peningkatan yang signifikan skor pengetahuan dan tingkat kemandirian keluarga sebelum dan setelah penerapan model.
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN BERDASARKAN HASIL TRY OUT UJI KOMPETENSI PRODI DIII KEPERAWATAN Radeny Ramdany; M Loihala; Yogik Setia Anggreini
Nursing Arts Vol 12 No 2 (2018): NURSING ARTS
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.18 KB) | DOI: 10.36741/jna.v12i2.81

Abstract

Latar Belakang : Sesuai amanah UU No.12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, pemerintah telah menyelenggarakan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi bidang kesehatan, salah satunya adalah penyelenggaraan uji kompetensi secara nasional. Program Studi DIII Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong sejak tahun 2014 sudah melakukan ujian kompetensi, namun tingkat kelulusannya masih rendah yaitu pada tahun 2017 sebesar 64%. Salah satu yang mempengaruhi kelulusan uji kompetensi adalah proses pembelajaran yang dilakukan oleh dosen. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi proses pembelajaran berdasarkan hasil try out uji kompetensi.Metode : Project dilaksanakan pada bulan Oktober 2018. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Evaluasi yang dilakukan meliputi materi ajar, bahan ajar, metode pembelajaran, penilaian hasil belajar dan staf pengajar. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa dan dosen mata kuliah KMB I, KMB II, dan Keperawatan Gawat Darurat sebagai mata kuliah yang memiliki persentase kelulusan tertinggi dan terendah berdasarkan hasil try out uji kompetensi Prodi DIII Keperawatan Sorong periode bulan Februari 2018. Pengumpulan data dilakukan menggunakan studi dokumen dan pedoman wawancara. Validitas data menggunkaan teknik triangulasi dan analisis data menggunakan interaktif reduksi. Hasil : Berdasarkan hasil wawancara dan studi dokumen ditemukan bahwa persentase kelulusan KMB tertinggi pada try out uji kompetensi dipengaruhi oleh materi ajar disampaikan secara tuntas dan jelas, bahan ajar yang menggunkaan referensi dari berbagai sumber, metode pembelajaran yang variatif dan inovatif, penilaian hasil belajar menggunakan soal serupa dengan ujian kompetensi, dan staf pengajar yang sesuai kualifikasi. Hal ini berbanding terbalik dengan mata kuliah Keperawatan Gawat Darurat.Kesimpulan : Rendahnya hasil try out uji kompetensi dipengaruhi oleh proses pembelajaran oleh dosen antara lain materi ajar, sumber belajar, metode pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan staf pengajar.
STUDI FENOMENOLOGI “PERMASALAHAN PASIEN BPJS Maria Loihala; Elisabeth Samaran
Nursing Arts Vol 13 No 1 (2019): NURSING ARTS
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.382 KB) | DOI: 10.36741/jna.v13i1.87

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS adalah lembaga yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011.Masih banyak masyarakat yang belum tahu teknis mendapatkan pelayanan sesuai dengan aturan main BPJS Kesehatan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional terhadap kepuasan pasien rujukan luar Papua di wilayah kerja BPJS kota Sorong Tahun 2018.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Pasien BPJS Di Wilayah Kerja BPJS Kota Sorong. Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel titik jenuh.Hasil penelitian menunujukkan permasalahan pasien BPJSdi wilayah kerja BPJS Kota Sorong yaitu masalah rujukan yaitu rujukan berjenjang yang cukup ribet, ruang inap yang sering penuh, sistem kerja yang lambat yaitu ketidaktahuan sistem informasi online dan antrian panjang akibat sistem kinerja yang lambat, kurangnya sosialisasi, serta lambatnya proses verifikasi klaim yang diajukan fasilitas kesehatan pada BPJS Kesehatan.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI RUMAH SAKIT SELE BE SOLU KOTA SORONG Maria Loihala; Heret Piet Efake; Alva Cherry Mustamu
Nursing Arts Vol 13 No 2 (2019): NURSING ARTS
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.566 KB) | DOI: 10.36741/jna.v13i2.91

Abstract

Katarak merupakan penyebab yang paling sering menimbulkan kebutaan yang dapat diobati diseluruh dunia.Komunikasi teraupetik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Manfaat komnunikasi teraupetik adalah untuk mendorong dan menganjurkan kerja sama antara perawata dan pasien. Mengidentifikasi, mengungkapkan perasaan dan mengkaji masalah dan evaluasi tindakan yangt dilakukan oleh perawat.Kecemasan merupakan suatu perasaan khawatir, perasaan tidak enak atau merasa sangat takut sebagai akibat dari suatu ancaman atau perasaan yang mengancam dan sumber nyata dari kecemasan tersebut tidak dapat diketahui pasti.Jenis Penelitian deskriptif korelasi dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian pasien pre Operatif katarak.Sampel penelitian 37 pasien pre operatif Katarak.Menggunakan lembar Observasi HARS dan Kuesioner Komunikasi Teraupeutik berisi 20 pernyataan.Hasil uji statistik menggunakan uji Spearman rank. Diperoleh nilai p = 0.376 antara komunikasi terapeutik terhadap kecemasan pasien pre operasi katarak.