ABSTRAK Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam menyiapkan generasi muda agar siap menghadapi dunia kerja. Salah satu keterampilan penting yang dibutuhkan adalah kemampuan menyusun Curriculum Vitae (CV) yang profesional sebagai bentuk personal branding. Namun, hasil observasi awal di Karang Taruna Kelurahan Dwi Kora menunjukkan bahwa sebagian besar anggota belum mampu menyusun CV sesuai standar industri. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital, keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris, serta minimnya pelatihan terkait penyusunan dokumen lamaran kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda/i Karang Taruna Kelurahan Dwi Kora, Kota Medan dalam menyusun CV dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan memanfaatkan platform kecerdasan buatan (AI) dan aplikasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan terstruktur yang mencakup pengenalan konsep CV, pengenalan teknologi AI, praktik penggunaan aplikasi berbasis AI, serta penyusunan CV dalam dua bahasa. Mitra sasaran kegiatan ini adalah Karang Taruna Kelurahan Dwi Kora dengan rentang usia 16–35 tahun. Dari total 35 anggota, sebanyak 20 orang terlibat sebagai peserta aktif. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun CV berbasis teknologi AI, meskipun sebagian peserta masih memerlukan pendampingan lanjutan, khususnya dalam penggunaan Bahasa Inggris dan pemanfaatan fitur AI secara optimal. Kata kunci: Pembuatan Curriculum Vitae (CV); Teknologi AI; Karang Taruna; Bahasa Inggris; Bahasa Indonesia. ABSTRACTKarang Taruna, as a youth organization, plays a strategic role in enhancing human resource capacity, particularly in preparing young people to face the world of work. One essential skill required is the ability to prepare a professional Curriculum Vitae (CV) as a form of personal branding. However, preliminary observation at Karang Taruna in Dwi Kora Subdistrict indicates that most members are not yet able to create CVs that meet industry standards. This condition is influenced by low digital literacy, limited English proficiency as well as the lack of training related to job application documents. This Community Service Program (PkM) aims to improve the knowledge and skills of youth members of Karang Taruna in Dwi Kora Subdistrict, Medan City, in preparing CVs in both Indonesian and English by utilizing artificial intelligence (AI) platforms and digital applications. The program was implemented through structured socialization and training activities, including an introduction to CV concepts, AI technology, hands-on practice using AI-based applications, and CV preparation in two languages. The target partner of this program was Karang Taruna Dwi Kora Subdistrict, consisting of members aged 16–35 years. Out of a total of 35 members, 20 participated actively in the program. Evaluation results based on pre-test and post-test scores showed the improvement in participants’ understanding and skills in preparing AI-based CVs. Nevertheless, some participants still require further assistance, particularly in English usage and the optimal use of AI features. Keywords: Creating Curriculum Vitae (CV); AI Technology; Karang Taruna; English; Bahasa