Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ulul Amri

Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak dalam Mewujudkan Mutu Pembelajaran di Kota Batu Yaqien, Nurul; Haikal, Imam Fikri; Maulida, Rizky
Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 3 (2023): Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/uajmpi.v2i3.824

Abstract

Dengan tujuan pemulihan pembelajaran tahun 2022 sampai tahun 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. Pandemi Covid-19 yang menyebabkan berbagai permasalahan dalam proses belajar-mengajar di lembaga pendidikan sehingga memberikan dampak yang cukup signifikan. Kurikulum 2013 sebelum adanya Covid-19 menjadi satu-satunya kurikulum yang diimplementasikan. Masa pandemi Covid-19 yang berawal dari tahun 2020-2021 menyebabkan Kemendikbud Ristek mengeluarkan kebijakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat. Masa pandemi pada tahun 2021-2022 Kemendikbud Ristek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan. Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan menjadi wasilah untuk memperbaiki dan pemulihan proses pembelajaran yang dikeluarkan pada tahun 2021. SMA Negeri 2 dan SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu merupakan sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perencanaan implementasi kurikulum bersifat Merdeka di SMA Negeri 2 dan SMP Muhammadiyah 8 dalam mewujudkan mutu pembelajaran di kota Batu, (2) Implementasi kurikulum bersifat Merdeka di SMA Negeri 2 dan SMP Muhammadiyah 8 dalam mewujudkan mutu pembelajaran di kota Batu, dan (3) Hasil implementasi dari kurikulum bersifat Merdeka di SMA Negeri 2 dan SMP Muhammadiyah 8 dalam mewujudkan mutu pembelajaran di kota Batu. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumenn pengumpulan data adalah peneliti sendiri dengan mengamati secara langsung ke lapangan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa reduksi data dan triangulasi baik sumber metode dan waktu. Hasil penelitian ini adalah, (1) Pada tahap perencanaan Kurikulum Merdeka, kedua sekolah sudah melaksakan sesuai dengan arahan yang diberikan saat pelatihan, yaitu Kurikulum Merdeka harus menerapkan perancangan kurikulum operasional pendidikan, (2) Implementasi Kurikulum Merdeka pada kedua sekolah berjalan dengan baik. Di SMA Negeri 2 dan SMP Muhammadiyah 8 sudah menerapkan proyek penguatan profil pelajar pancasila dan menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, dan (3) Hasil implementasi dari Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Batu adalah peserta didik lebih sigap dan aktif karena kegiatan proyek mengharuskan diterapkan secara berkelompok atau kerja tim. Adapun hasil implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah 8 adalah guru lebih leluasa mengajar dalam hal memberikan materi ajar kepada peserta didik. Antara SMP Muhammadiyah 8 dan SMA Negeri 2 Batu dalam tahapan sekolah penggerak sudah masuk pada tahap 4. Pada tahap 4 ini memuat beberapa poin, seperti berpusat pada siswa, refleksi guru dan perbaikan pembelajaran terjadi, serta guru dan kepala sekolah melakukan pengimbasan. Ke dua lembaga tersebut sudah memusatkan segala kegiatan pendidikan kepada siswa serta guru sudah melakukan perbaikan dalam pembelajaran seperti melakukan penyesuaian pengajaran yang dilihat dari karakteristik siswa.
STRATEGI MANAJEMEN PEMASARAN: SEGMENTING, TARGETING, DAN POSITIONING DALAM MENARIK MINAT MASYARAKAT DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KOTA MALANG Maulida, Rizky
Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2024): Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/uajmpi.v3i1.2689

Abstract

Seiring berkembangnya zaman, persaingan antar lembaga pendidikan semakin ketat. Hal tersebut karena masuknya era globalisasi yang menjadi penyebab persaingan semakin ketat, sehingga dunia tidak mengenal batas-batas negara atau bangsa. Hal ini memberi dampak pada kehidupan masyarakat, begitupun pada dunia pendidikan, yaitu persaingan yang semakin ketat antar lembaga pendidikan. Zaman yang semakin berkembang, mengharuskan lembaga pendidikan untuk berpikir ke depan. Banyak sekolah yang berusaha untuk menawarkan produk unggulan lembaganya. Kebutuhan yang bermacam-macam, sehingga persaingannya pun semakin ketat. Lembaga pendidikan merupakan suatu organisasi yang menghasilkan jasa pendidikan dan digunakan oleh para konsumen (pelanggan pendidikan). Jika lembaga pendidikan yang mengorganisasi jasa pendidikan tidak mampu untuk memberikan kepuasan pada pengguna jasanya sesuai dengan kebutuhan pasar, maka lembaga pendidikan ynng bersangkutan tidak akan bisa untuk terus eksis. Seperti MTsN 1 Kota Malang, bukan hanya diketahui masyarakat lingkup Indonesia, tapi masyarakat dari luar negeri juga tampaknya tertarik dengan MTsN 1 Kota Malang. Hal tersebut terbukti dengan adanya studi banding pejabat pendidikan dari Malaysia, sebanyak 17 orang pada Jumat, 3 Juni 2022. Di MTsN 1 Kota Malang, pejabat pendidikan dari Malaysia mendapat berbagai informasi tentang madrasah. Dengan begitu, besar harapan dapat menjadi perkembangan madrasah. Seperti yang kita ketahui, MTsN 1 Kota Malang juga memfasilitasi ma’had bagi peserta didik yang berasal dari luar daerah atau luar pulau, yang mana dikenal sebagai Ma’had Al-Madani. Bapak Muhammad Kholis Widodo, S.Pd selaku Waka Kurikulum menjelaskan bahwa semua peserta didik tidak diwajibkan untuk tinggal di ma’had. Ma’had diprioritaskan untuk peserta didik yang berasal dari luar daerah atau luar kota. Peserta didik yang berasal dari berbagai daerah (tidak hanya dari Kota Malang) membuktikan bahwa MTsN 1 Kota Malang diminati oleh berbagai kalangan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian dimulai dari bulan Desember 2022-Januari 2023 di MTsN 1 Kota Malang. Pada penelitian kali ini, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengecekan keabsahan data menggunakan uji credibility dan triangulasi. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa, (1) Perencanaan strategi pemasaran di MTsN 1 Kota Malang adalah proses penyusunan perencanaannya dilakukan oleh tingkat manajemen dengan melakukan musyawarah (rapat), diantara tingkat manajemen tersebut yaitu Kepala Madrasah, Waka Kesiswaan,Waka Kurikulum, Waka Humas, Waka Sarana dan Prasarana, dan Kepalan Tata Usaha (KTU), (2) Implementasi strategi pemasaran tersebut yaitu dengan membuka PPDB dengan berbagai jalur. Proses promosi menggunakan Instagram, TikTok, Facebook, Website, Podcast Madrasah, YouTube bahkan WhatsApp, (3) Hasil dari strategi manajemen pemasaran berjalan sesuai rencana, karena selalu diadakan melakukan evaluasi, dan kekurangan-keurangan yang ada diperbaiki serta belajar dari pengalaman sebelumnya. Kata Kunci: Strategi Manajemen Pemaran, Minat Masyarakat