Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Academic Physiotherapy Conference Proceeding

Reliability and Validity of The Visual Analogue Scale in Non-Myogenic Low Back Pain Patients Syinta, Ahmada Norma; Komalasari, Dwi Rosella
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2024: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Non-myogenic low back pain is a health issue characterized by the primary complaint of pain in the lower back, extending from the costal area to the buttocks, typically radiating down to the legs. LBP can lead to decreased function, reduced work productivity, and high treatment costs. Non-myogenic LBP is classified into four categories based on its causes: herniated nucleus pulposus, spondylitis, spondylosis, and spondylolisthesis. Objective: To determine the reliability and validity of VAS scales in the case of intra rater and inter rater in non-myogenic LBP patients. Methods: This type of research is an observational study with the approach of methodological research and uses purposive sampling, total samples of 55 people. Visual analogue scale is used to measure the pain scale of non-myogenic lbp patients. Results: Intra- rater or test-retest VAS reliability was very high (Cronbach's alpha: 0.951, ICC: 0.951, 95% CI: 0.916-0.971, p<0.001) and inter-rater VAS reliability was very high (Cronbach's alpha: 0.959, ICC: 0.959, 95% CI: 0.929-0.976, p<0.001). The validity test seemed VAS was valid for intra-rater and inter-rater with p<0.05 and r calculated was higher than r of table (r=0.260). SEM value: 0.19 and MDC: 0.55. Conclusion: The visual analogue scale demonstrates reliability and validity for both intra-rater (test-retest) and inter-rater evaluations as a measurement tool for pain scale in patients with non-myogenic LBP.
Pengaruh Intervensi Mobilization Exercises dan Scar Massage terhadap Kasus Luka Bakar Grade II AB 21,5% pada Anak: A Case Report Syinta, Ahmada Norma; Rahayu, Umi Budi; Hamidah, Nilam Nur
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Luka bakar (combustio) pada anak-anak merupakan kondisi yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan, khususnya bila tidak ditangani secara optimal. Salah satu komplikasi umum adalah terbentuknya kontraktur dan keterbatasan mobilitas, sehingga fisioterapi sejak dini sangat penting untuk mencegah disabilitas jangka panjang.Case Presentation: Seorang anak berusia 2 tahun mengalami luka bakar derajat II seluas 21,5% akibat api, dengan lokasi luka pada ekstremitas atas dan bawah. Pasien menunjukkan keterbatasan fungsi gerak, risiko tinggi kontraktur, dan nyeri pada area luka.Management and Outcome: Penanganan fisioterapi dilakukan melalui latihan range of motion (ROM) pasif dan aktif, latihan aktif-terbantu, latihan berdiri dan berjalan, latihan keseimbangan, serta massage pada jaringan parut. Evaluasi dilakukan menggunakan SWEAT untuk integritas kulit, Vancouver Scar Scale, dan WeeFIM sebelum dan setelah dua sesi intervensi. Hasil menunjukkan belum ada perubahan klinis yang signifikan, namun terdapat perbaikan berupa penurunan nyeri dari 5/10 menjadi 4/10, peningkatan fleksibilitas tungkai kiri, dan munculnya refleks meskipun masih minimal. Skor WeeFIM meningkat dari 60 menjadi 61.Conclusion: Intervensi fisioterapi awal memberikan dampak positif meskipun belum signifikan secara klinis. Lanjutan terapi secara rutin disertai program latihan di rumah sangat penting untuk mencegah kontraktur dan mendukung optimalisasi fungsi motorik pada anak dengan luka bakar.