Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Model Pengembangan 4D Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasi Online Pada Mata Pelajaran Pemrograman Web di SMK Negeri 7 Samarinda Arif Harjanto; Andi Rustandi; Joyce Anasthasya Caroline
Jurnal SIMADA (Sistem Informasi dan Manajemen Basis Data) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal SIMADA (Sistem Informasi dan Manajemen Basis Data)
Publisher : Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30873/simada.v5i2.3412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) implementasi model pengembangan 4D dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis online,2) kelayakan produk pengembangan media pembelajaran berbasis online. Jenis penelitian yang digunakan RD (Research and Development) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, and Disseminate). Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 1 ahli materi, 3 ahli media, dan siswa 33 kelas XI Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim 2 SMK Negeri 7 Samarinda, dan objek penelitian ini adalah kalayakan implementasi model pengembangan 4D dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis online pada mata pelajaran pemrograman web. Implementasi model pengembangan 4D dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis online pada mata pelajaran pemrograman web di SMK Negeri 7 Samarinda diketahui mendapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran pemrograman web, dibuktikan dari hasil ahli materi diperoleh jumlah skor 79 dari skor maksimun 80 sehingga termasuk dalam kategori “Sangat Layak”, hasil penilaian oleh 3 ahli media diperoleh dengan jumlah rata-rata skor 56,7 dari skor maksimun 60 sehingga termasuk dalam kategori “Sangat Layak”, dan kemudian diujikan kepada 33 siswa Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim 2 SMK Negeri 7 diketahui mendapatkan hasil dari penilaian oleh siswa diperoleh dengan skor rata-rata 30,4 dari skor maksimun 35 sehingga masuk ke dalan kategori “Sangat Layak”. Kemudian disimpulkan media pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan oleh siswa dengan perolehan rata-rata skor 58,3 yang di dapat dari hasil penilaian oleh ahli materi,  ahli media, dan siswa. Media pembelajaran yang dikembangkan juga disebarkan luaskan melalui website sekolah https://smkn7-smr.sch.id/media/Kata Kunci : 4D; Lectora Inspire; Pemrograman Web.
Penerapan Model ASSURE dalam Mengembangkan Media Pembelajaran di SMKN 3 Penajam Paser Utara Andi Rustandi; Haeruddin; Darmansyah
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2022): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v8i1.1594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Android pada materi mengenal jenis peralatan dan fungsi di SMK Negeri 3 Penajam Paser Utara.Jenis penelitian yang digunakan adalah Reserch and Development (R & D ) dengan model pengembangan ASSURE yang terdiri dari 6 tahap, yaitu Analyze Learners; State Objectives; Select Methodes, Media, and Materials; Untilize Media and Material; Require Learner Participation; dan Evaluate and Revise. Tahap awal yaitu analisis kebutuhan, kemudian merancang media pembelajaran , selanjutnya pemilihan metode, media dan bahan menghasilkan rangkaian flowchart, dan storyboard. Selanjutnya membuat media pembelajaran dan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan siswa. Selanjutnnya melakukan evaluasi dan revisi ahli materi, ahli media, dan siswa untuk memproleh informasi kelayakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2021. Subjek peneiti yang terlibat 2 dosen di Universitas Mulawarman selaku ahli media, 1 guru ahli materi dan 10 siswa kelas X di SMK Negeri 3 Penajam Paser Utara.Hail dari penelitian ini adalah : 1) Pengembangan media pembelajaran pada pokok bahasan mengenal jenis peralatan dan fungsi dibuat menggunakan Construct 2. 2) Uji kelayakan dapat dilihat pada perolehann hasil angket pengujian oleh 2 ahli media diperoleh jumlah skor 116 dengan kategori “sangat layak”, pengujian ahli materi diperoleh jumlah skor 56 dengan kategori “cukup layak”, pengujian terhadap siswa diperoleh jumlah skor 35,5 dengan kategori “sangat layak”.Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan dari keseluruhan aspek para ahli media, ahli materi dan siswa diperoleh skor 644 dengan presentasi kelayakan 87,62% termasuk dalam kategori “sangat layak”.
Code-switching used by English teachers in teaching EFL students Andi Rustandi; Febriani (Scopus ID 57217300982), R Bunga; Sevia Fauziah
Journal of English Education and Teaching Vol. 7 No. 4 (2023): Journal of English Education and Teaching
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jeet.7.4.1046-1059

Abstract

This study aims to investigate: (1) the types of code-switching used by English teachers in teaching the classroom; and (2) the frequency of code-switching functions used by English teachers in teaching activities. According to Poplack’s theory, there are three types of code-switching: inter-sentential switching, intra-sentential switching, and tag switching. In addition, there are also three functions of code-switching that will be found in classroom activities according to Sert’s theory: topic switch, affective function, and repetitive function. This study was conducted using a qualitative method with a case study approach. The participant in this study was an English teacher at one of the Islamic junior high schools in Ciamis. To determine the participant, the writer used the purposive sampling technique. Data collection in this study was carried out through observation and recording. The writer conducted observation twice, and then recording was used to analyze the data. The results show: (1). The teacher did all the types of code-switching according to Poplack’s theory in her teaching activities, namely, inter-sentential switching, intra-sentential switching, and tag switching. (2). The code-switching function that was dominantly used by English teachers was the topic switch function, with 109 cases, or 82%, while the results of affective and repetitive functions were equal.
Penerapan Model ASSURE dalam Mengembangkan Media Pembelajaran di SMKN 3 Penajam Paser Utara Andi Rustandi; Haeruddin; Darmansyah
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2022): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v8i1.1594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Android pada materi mengenal jenis peralatan dan fungsi di SMK Negeri 3 Penajam Paser Utara.Jenis penelitian yang digunakan adalah Reserch and Development (R & D ) dengan model pengembangan ASSURE yang terdiri dari 6 tahap, yaitu Analyze Learners; State Objectives; Select Methodes, Media, and Materials; Untilize Media and Material; Require Learner Participation; dan Evaluate and Revise. Tahap awal yaitu analisis kebutuhan, kemudian merancang media pembelajaran , selanjutnya pemilihan metode, media dan bahan menghasilkan rangkaian flowchart, dan storyboard. Selanjutnya membuat media pembelajaran dan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan siswa. Selanjutnnya melakukan evaluasi dan revisi ahli materi, ahli media, dan siswa untuk memproleh informasi kelayakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2021. Subjek peneiti yang terlibat 2 dosen di Universitas Mulawarman selaku ahli media, 1 guru ahli materi dan 10 siswa kelas X di SMK Negeri 3 Penajam Paser Utara.Hail dari penelitian ini adalah : 1) Pengembangan media pembelajaran pada pokok bahasan mengenal jenis peralatan dan fungsi dibuat menggunakan Construct 2. 2) Uji kelayakan dapat dilihat pada perolehann hasil angket pengujian oleh 2 ahli media diperoleh jumlah skor 116 dengan kategori “sangat layak”, pengujian ahli materi diperoleh jumlah skor 56 dengan kategori “cukup layak”, pengujian terhadap siswa diperoleh jumlah skor 35,5 dengan kategori “sangat layak”.Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan dari keseluruhan aspek para ahli media, ahli materi dan siswa diperoleh skor 644 dengan presentasi kelayakan 87,62% termasuk dalam kategori “sangat layak”.