Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : DIALEKTIKA

Agama dan Masa Depan Kebangsaan Indonesia M Asrul Pattimahu
DIALEKTIKA Vol 13, No 1 (2020): DIALEKTIKA : Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/dj.v13i1.1362

Abstract

Kehidupan kebangsaan di Indonesia adalah suatu realitas multikultural. Fakta itu dibuktikan tidak hanya dengan melihat secara kasat mata bahwa Indonesia dihuni oleh berbagai latar belakang agama dan etnis yang penuh dengan kekayaan budaya. Kebangsaan Indonesia adalah produk dari keragaman etnis dan agama itu sendiri. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis masa depan dan kelanjutan kehidupan kebangsaan Indonesia ditengah kuatnya kompetisi entitas termasuk entitas agama dan kebangsaan. Sebagai bangsa yang lahir dari kesadaran keberagaman, Indonesia harus tetap memupuk pola kehidupan sosial yang menjadi dasar kelahiran bangsanya sendiri dengan menyadari hal-hal sebagai berikut; Pertama, agama dan negara (bangsa) harus tetap diletakkan dalam relasi untuk saling mengisi. Indonesia harus dibangun diatas nilai-nilai luhur keagamaan. Kedua, banga Indonesia harus menyadari bahwa agama dan negara adalah masalah yang telah didamaikan pendiri bangsa sejak awal pembentukkan Indonesia sebagai negara-bansa. Ketiga, moralitas bangsa Indonesia merupakan moralitas yang di produksi dari moralitas agama sehingga kehidupan sebagai bangsa tetap tumbuh dalam kesadaran natural, bukan kasadaran yang dipaksakan. Kata Kunci : Agama, bangsa, keberagaman, moralitas
Integrasi Agama dan Budaya dalam Ritual Hitirima Masyarakat Negeri Pelauw Maluku Tengah M Asrul Pattimahu; Abdul Manaf Tubaka
DIALEKTIKA Vol 14, No 2 (2021): Pemikiran Sosial Keagamaan
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/dj.v14i2.2563

Abstract

The purpose of writing this article is to explain the integration of religion and culture in the implementation of the Hitirima ritual in the Muslim community in the State of Pelauw. How the Hitirima ritual is carried out in the context of religious and cultural relations as a model for the diversity of the Muslim community in Maluku is the main problem in this article. Sources of data were obtained through participatory observations and in-depth interviews with a number of religious leaders, traditional leaders and community leaders in the land of Pelauw. This study confirms that (1) the mono-dualistic cosmology of the Maluku community contributes to the strength of integration between Islamic values and local cultural values. (2) The religious pattern of the Hatuhaha community, especially the Pelauw country, emphasizes the importance of the position of local wisdom values in this case the Hitirima tradition and Islamic values as the construction of religious models of shared social life. (3) there is a strong relationship between religion and culture in the Hitirima ritual which can be seen from the use of attributes where there is a combination of Islamic culture and customs, prayers that are read during rituals, as well as religious values that are internalized from the implementation of the ritual. Keywords: Integration, Religion and Culture, Hitirima Ritual, Pelauw Society