Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

APLIKASI SISTEM KEUANGAN SYARIAH PADA ASURANSI Arif Fauzan; yunihsb hsb
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya lembaga keuangan Islam menjadi perhatian khusus bagi masyarakat tak terkecuali oleh umat Islam itu sendiri, berbagai sumbangsih keilmuan terus lahir guna memperkaya pengetahuan terkait bagaimana mengelola sebuah sistem pada lembaga keuangan Islam. Asuransi syariah menjadi sorotan karena menyangkut kejadian yang belum terjadi, tak pelak kehadirannya pun menjadi hal yang di perbincangkan oleh masyarakat, akademisi, praktisi maupun oleh pihak regulasi (pemerintah). Selain untuk menambah literasi tujuan penelitian ini adalah agar masyarakat menjadi paham letak perbedaan antara asuransi konvensional dan syariah sehingga masyarakat bisa lebih memahami dan memilih asuransi yang tepat untuk dijadikan mitra dalam meng klaim polisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian library research (kepustakaan) yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur baik itu buku, catatan maupun laporan dan sumber-sumber data yang empiris. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa pertama, asuransi yang berbasis syariah seperti yang berlaku sekarang ini merupakan hasil dari diskusi pemikiran antara pemahaman terhadap hukum syariat dengan realitas yang terjadi. Kedua, pencantuman istilah syariah pada lembaga perasuransian tentunya bukanlah sekedar label, karena keberadaanya pasti menuntut adanya perubahan yang diawali dengan penerapan akad-akad syariah ke dalam praktik asuransi sebagaimana telah difatwakan DSN-MUI hingga dari aspek regulasinya. Ketiga, pengelolaan dana asuransi syariah menggunakan dua pendekatan, yaitu pengelolaan dana dengan unsur tabungan (saving) yang disebut dana investasi (tijaroh) dan pengelolaan dana dengan unsur non tabungan (non saving) yang disebut dana tabarru’.
PRINSIP TABARRU’ Teori dan Implementasi di Perbankan Syariah Arif Fauzan
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.023 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.1115

Abstract

AbstrakAkad tabarru’ ini adalah akad-akad untuk mencari keuntungan akhirat, karena itu bukan akad bisnis. Jadi akad ini tidak dapat digunakan untuk tujuan-tujuan komersil. Bank syariah sebagai lembaga keuangan yang bertujuan untuk mendapatkan laba tidak dapat mengandalkan akad-akad tabarru’ untuk mendapatkan laba. Bila tujuan kita adalah mendapatkan laba, gunakanlah akad-akad yang bersifat komersil yakni akad tijarah. Namun demikian, bukan berarti akad tabarru’ sama sekali tidak dapat digunakan dalam kegiatan komersil. Bahkan kenyataannya, penggunaan akad tabarru’ sering sangat vital dalam transaksi komersil, karena akad tabarru’ ini dapat digunakan untuk menjembatani atau memperlancar akad-akad tijarah. Pada prinsipnya akad tabarru’ adalah akad nirlaba (not profit transaction) yang tidak mengambil keuntungan dari aktifitas yang dijalankan oleh bank syariah.Kata Kunci : Akad, Tabarru, Muamalah, Bank SyariahAbstract        Tabarru this contract is a contract-for-profit hereafter, because it is not a business contract. So this contract can not be used for commercial purposes. Islamic bank as a financial institution that aims to make a profit can not rely contracts tabarru for a profit. If our goal is profit, use contracts commercial character that tijarah contract. However, that does not mean the contract tabarru absolutely can not be used in commercial activities. A matter of fact, the use of contract tabarru often very important in commercial transactions, because the contract tabarru can be used to facilitate or expedite tijarah contracts. In principle tabarru contract 'is a contract of non-profit (not profit transaction) are not taking advantage of the activities run by the syariah bank. Keywords : Contract, Tabarru, Muamalah, Syariah bank
THE ROLE OF THE MOSQUE IN ECONOMIC EMPOWERMENTAND COMMUNITY WELFARE Arif Fauzan; Zainal Arifin Zakaria; Saparuddin Siregar; Armansya Walian
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 3 (February 2022)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to make mosques economically empowered and able to prosper the community. This analytical descriptive research uses a qualitative approach to library research. The results of the study, God's mosques can be independent and prosperous if the baitul maal and the baitul muamalah function and play a good role.Keywords: Empowerment, Prosperity, Baitul Maal, Baitul Muamalah
ZAKAT AS INSTRUMENTS FOR COMMUNITY ECONOMIC EMPOWERMENT IN THE NEW NORMAL ERA Danil Saputra; Armansyah Walian; Arif Fauzan
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 2 (January 2021)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.364 KB)

Abstract

This study's focus discusses the economic empowerment of people affected by COVID-19 in the new normal era by distributing zakat funds. This research aimed to analyze the role and function of zakat in community economic empowerment, especially those affected by the COVID-19 pandemic. This study employed a qualitative approach with interactive modeling techniques. This study's findings uncover that zakat can be one of the instruments to empower the community's economy in the new era after being affected by COVID-19.Keyword: Zakat, Community Economic Empowerment, COVID-19, New Normal Era
PROGRAM LITERASI KELUARGA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ANAK DI SEKOLAH DASAR Raiya Muhamad Febrian; Arif Fauzan; Ichsan Fauzi Rachman
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Juni
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to evaluate the impact of family literacy programs on elementary school children's academic achievement. Using a quantitative research method with a literature review approach, data were analyzed from various sources such as books, scientific journals, and online resources. The results of the literature review indicate that literacy plays a crucial role in developing children's abilities in reading, writing, and critical thinking. Challenges in improving children's literacy in Indonesia include the influence of rapid technological and informational advancements. Family literacy programs are considered as one of the solutions to enhance children's literacy, with parents playing a significant role in providing literacy stimulation from an early age. Program evaluation is conducted through rewards and sanctions, as well as through a nurturing and wise educational approach. These findings provide a deeper understanding of the importance of family literacy in supporting children's academic achievement in elementary school.
PRINSIP TABARRU’ Teori dan Implementasi di Perbankan Syariah Arif Fauzan
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.1115

Abstract

AbstrakAkad tabarru’ ini adalah akad-akad untuk mencari keuntungan akhirat, karena itu bukan akad bisnis. Jadi akad ini tidak dapat digunakan untuk tujuan-tujuan komersil. Bank syariah sebagai lembaga keuangan yang bertujuan untuk mendapatkan laba tidak dapat mengandalkan akad-akad tabarru’ untuk mendapatkan laba. Bila tujuan kita adalah mendapatkan laba, gunakanlah akad-akad yang bersifat komersil yakni akad tijarah. Namun demikian, bukan berarti akad tabarru’ sama sekali tidak dapat digunakan dalam kegiatan komersil. Bahkan kenyataannya, penggunaan akad tabarru’ sering sangat vital dalam transaksi komersil, karena akad tabarru’ ini dapat digunakan untuk menjembatani atau memperlancar akad-akad tijarah. Pada prinsipnya akad tabarru’ adalah akad nirlaba (not profit transaction) yang tidak mengambil keuntungan dari aktifitas yang dijalankan oleh bank syariah.Kata Kunci : Akad, Tabarru, Muamalah, Bank SyariahAbstract        Tabarru this contract is a contract-for-profit hereafter, because it is not a business contract. So this contract can not be used for commercial purposes. Islamic bank as a financial institution that aims to make a profit can not rely contracts tabarru for a profit. If our goal is profit, use contracts commercial character that tijarah contract. However, that does not mean the contract tabarru absolutely can not be used in commercial activities. A matter of fact, the use of contract tabarru often very important in commercial transactions, because the contract tabarru can be used to facilitate or expedite tijarah contracts. In principle tabarru contract 'is a contract of non-profit (not profit transaction) are not taking advantage of the activities run by the syariah bank. Keywords : Contract, Tabarru, Muamalah, Syariah bank